- Laba Pelindo Semester I 2026 Tumbuh 60 %, Transformasi Diperkuat Danantara
- Budidaya Kepiting Soka Binaan Pelindo di Pesisir Indramayu Tembus 958 Kg, Peluang Raup Cuan
- Diskon Tiket PELNI Disambut Antusias, Kuota Terserap 96 Persen
- Paus Bungkuk Terdampar di Pantai Perancak Bali, Tak Kuat Bertahan Hidup
- Penyelundupan 10,9 Ton Pasir dan Balok Timah Rp1,7 M Dibongkar TNI AL di Jakarta Utara
- Penyelundupan 1,9 Ton Pasir Timah ke Malaysia digagalkan Kodaeral IV di Perairan Karimun
- GM Pelindo Regional 2 Panjang: Tren Operasional Semester I Tahun 2026 Positif, Optimistis Kinerja Tumbuh Hingga Akhir Tahun
- Buntut Ucapan Lu Punya Otak Nggak, PWI Seret Hotman Paris ke Jalur Hukum
- Sentil Pernyataan Hotman Paris, PWI Pusat: Hormati Martabat Wartawan dan Kemerdekaan Pers
- Dikejar TNI AL, Mafia Internasional Buang Tas Isi Liqiuid Vape Yakuza ke Laut
Laba Pelindo Semester I 2026 Tumbuh 60 %, Transformasi Diperkuat Danantara

Keterangan Gambar : Pelindo mencatatkan laba periode berjalan sebesar Rp2,57 triliun pada semester pertama tahun 2026. Angka ini meningkat signifikan sekitar 60,44 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Foto: Pelindo
Indonesiamaritimenews.com (IMN), JAKARTA: Pelindo mencatatkan laba periode berjalan sebesar Rp2,57 triliun pada semester pertama tahun 2026. Angka ini meningkat signifikan sekitar 60,44 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Transformasi yang dijalankan PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo di bawah arahan strategis Danantara Indonesia melalui pengelolaan portofolio yang lebih terarah, efisiensi organisasi, dan penguatan bisnis inti terus menghasilkan kinerja positif.
Dalam siaran resmi Pelindo dijelaskan, kinerja keuangan tersebut turut ditopang oleh pertumbuhan aktivitas operasional di pelabuhan. Hingga Juni 2026, arus peti kemas Pelindo mencapai sekitar 9,96 juta TEUs atau tumbuh 7 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Peningkatan volume layanan tersebut menunjukkan bahwa pertumbuhan kinerja Perusahaan berjalan seiring dengan aktivitas ekonomi riil melalui pergerakan barang di pelabuhan.
Baca Lainnya :
- GM Pelindo Regional 2 Panjang: Tren Operasional Semester I Tahun 2026 Positif, Optimistis Kinerja Tumbuh Hingga Akhir Tahun0
- Kunjungi Pelindo, Menteri Transportasi Kerajaan Arab Lirik Investasi Pelabuhan dan Pelayaran0
- Ini yang Dioperasikan, Modernisasi Alat Baru IPC TPK Panjang Berdaya Saing Global0
- IPC TPK Wujudkan Green Port, Fasilitasi Uji Emisi Gratis0
- Ini Komitmen Pelindo Regional 2 Tanjung Priok Menandatangani Maklumat Standar Pelayanan0
Direktur Utama Pelindo, Achmad Muchtasyar, mengatakan bahwa pertumbuhan laba Pelindo terutama didorong oleh peningkatan pendapatan yang sejalan dengan kinerja operasional, serta pengelolaan biaya yang semakin disiplin.
“Pertumbuhan laba Pelindo ditopang oleh kombinasi antara peningkatan pendapatan yang sejalan dengan pertumbuhan kinerja operasional dan pengendalian beban usaha yang lebih disiplin,” ujar Achmad dalam keterangan tertulisnya, Senin (20/7/2026).
Sejalan dengan pencapaian tersebut, Pelindo terus memperkuat transformasi Perusahaan melalui penataan struktur bisnis dan peningkatan efektivitas organisasi sebagai bagian dari agenda transformasi Danantara Indonesia. Salah satu langkah yang sedang dijalankan adalah penyederhanaan struktur korporasi atau corporate streamlining.
“Penyederhanaan struktur korporasi diarahkan untuk membangun tata kelola yang lebih efektif, mempercepat proses pengambilan keputusan, serta mengurangi duplikasi fungsi dan transaksi antarperusahaan di dalam grup. Dengan struktur yang lebih sederhana, setiap entitas dapat semakin fokus pada bisnis inti dan penciptaan nilai,” ungkap Achmad.
Transformasi tersebut juga diikuti dengan penguatan efisiensi dan kualitas layanan kepelabuhanan melalui standardisasi layanan, digitalisasi proses bisnis, peningkatan produktivitas terminal, serta optimalisasi perencanaan dan pengendalian operasi.
Pada saat yang sama, Pelindo terus mengembangkan jaringan pelabuhan berbasis hub and spoke serta mendorong integrasi layanan pelabuhan dengan kawasan industri, pusat logistik, dan berbagai moda transportasi. Upaya tersebut menjadi bagian dari penguatan konektivitas dan efisiensi arus barang dalam ekosistem logistik nasional.
“Melalui pengembangan jaringan dan integrasi layanan tersebut, kami ingin memperkuat peran pelabuhan sebagai simpul utama logistik nasional sekaligus menciptakan konektivitas arus barang yang semakin efisien,” pungkas Achmad. (Arry/oryza)











