Kontaminasi Jenazah dan Arus Laut Jadi Tantangan, Lanal Banjarmasin Prioritaskan Keselamatan Penyelam
Operasi Evakuasi KMP Virgo Transport 8

By Indonesia Maritime News 27 Sep 2026, 02:03:07 WIB News
Kontaminasi Jenazah dan Arus Laut Jadi Tantangan, Lanal Banjarmasin Prioritaskan Keselamatan Penyelam

Keterangan Gambar : Danlanal Banjarmasin, Kolonel Laut (P) Galih Nurna Putra menyampaikan, evakuasi korban KMP Virgo Transport 8 di Perairan Laut Jawa terus dilakukan dengan mengedepankan keselamatan para penyelam. Foto: Dispenal


Indonesiamaritimenews.com (IMN), BANJARMASIN: Memasuki hari ke-14 operasi evakuasi korban tenggelamnya kapal KM Virgo Transport 8, Lanal Banjarmasin menegaskan komitmen untuk menjaga keselamatan para penyelam di tengah kondisi bawah laut yang ekstrem.

Danlanal Banjarmasin, Kolonel Laut (P) Galih Nurna Putra menyampaikan rasa duka cita mendalam kepada keluarga korban. Di sisi lain ia juga menekankan bahwa kesehatan fisik dan mental tim SAR merupakan prioritas mutlak. 

Dalam operasi kemanusiaan yang mendukung Basarnas ini, TNI AL menyiagakan tiga kapal perang yaitu KRI Spica, KRI I Gusti Ngurah Rai, KRI Sultan Iskandar Muda, serta menerjunkan 45 penyelam gabungan dari Satkopaska dan Dislambair.

Baca Lainnya :

"Penyelam kita sudah bekerja hampir dua minggu di kedalaman. Tantangan utamanya adalah tekanan air, arus bawah laut yang sangat keras, hingga risiko kontaminasi biologis dari jenazah korban," ujar Kolonel Laut Galih di Pelabuhan Trisakti Banjarmasin, Sabtu (26/09/2026).

Tim Medis Khusus

Untuk memitigasi risiko fatal seperti Penyakit Dekompresi (Decompression Sickness) dan infeksi bakteri, TNI AL mendatangkan tim medis khusus beserta peralatan chamber (ruang udara bertekanan tinggi) portable dari Lembaga Kesehatan Kelautan TNI Angkatan Laut (Lakesla). 

Setiap kali naik ke permukaan, para prajurit wajib menjalani prosedur sterilisasi ketat serta protokol terapi oksigen hiperbarik selama kurang lebih 2 jam guna memulihkan kondisi fisik mereka. Hingga saat ini, seluruh penyelam dilaporkan dalam kondisi baik dan tetap mematuhi SOP keselamatan yang ketat.

Diberitakan indonesiamaritimenews.com sebelumnya, Kapal Virgo Transport 8 rute Surabaya-Banjarmasin yang membawa 243 orang hilang di Laut Jawa, Minggu (13/9/2026) dinihari. Sebelum hilang kontak, kru kapal sempat melaporkan cuaca buruk.

Kapal itu hilang kontak pada posisi terakhir di koordinat 4°31'51.82"S 114° 2'6.88" E Heading 203.94° dengan jarak sekitar 80 nautical mile dari Dermaga SAR Basirih Banjarmasin, dan waktu tempuh sekitar 5 jam. Minggu sore kapal ditemukan terbalik di perairan Laut Jawa. Korban yang ditemukan selamat berjumlah 108 orang.

Penyelam Evakuasi Jenazah

Pada hari ke-12 operasi pencarian, prajurit TNI AL dan Tim SAR gabungan berhasil mengevakusi 4 jenazah dari lambung kaal. Seluruh jenazah dievakuasi menggunakan KRI I Gusti Ngurah Rai-332 untuk proses penanganan lebih lanjut oleh tim DVI.

Sehari sebelumnya, pada operasi pencarian hari ke-13 operasi pencarian dan evakuasi korban KM Virgo Transport 8, Jumat (25/9/2026) Tim Penyelam TNI AL bersama tim SAR gabungan berhasil mengevakuasi lima jenazah.

Sedangkan hari ke-12 operasi pencarian korban tenggelamnya KM Virgo Transport 8, penyelam TNI AL (Satkopebba dan Satkopaska) yang tergabung dalam Tim SAR Gabungan juga berhasil menemukan dan mengevakuasi 14 jenazah.

Adapun tantangan yang dihadapi ar penyelam antara lain ombak yang besar dan arus bawah laut yang cukup ekstrem sehingga keselamatan para penyelam harus menjadi prioritas. (Arry/Mar)




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook