- Latma Orruda 2026 di Rusia Dimulai, Uji Ketangguhan dan Kesiapan Tempur Prajurit Jalasena
- Edukasi Maritim, PELNI Gelar Lomba Menggambar dan Mewarnai Diikuti 250 Anak-anak
- Perkuat Diplomasi Maritim, Kasal Tinjau Exercise Orruda 2026 di Rusia
- KKP dan BP Batam Kawal Mutu Perikanan di Zona Perdagangan Bebas
- Pelaut Meninggal Dunia di Singapura, Kemenhub Fasilitasi Penyerahan Asuransi ke Ahli Waris
- KKP Pamerkan Kampung Nelayan Merah Putih Lateng ke Delegasi ASEAN-ID Blue
- Perayaan Hari Puisi Indonesia 2026 Dimeriahkan Tokoh Lintas Generasi dan Negeri, Menteri Kebudayaan Fadli Zon Siap Orasi Budaya
- Pelindo Regional 2 Banten Catat Tren Pertumbuhan Operasional Positif Sepanjang Semester I 2026
- Pelabuhan Patimban Layani Impor Peti Kemas Internasional Perdana, Terima Bongkar Muat MV. MSC CARLA III
- KPK Suvervisi Tata Kelola BBM PELNI, Pastikan Transparansi dan Cegah Korupsi
Kementan Minta Waktu Bongkar Beras Impor Dipercepat, Dirut Pelindo Bilang Begini

Keterangan Gambar : Direktur Utama PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau PT Pelindo Arif Suhartono .Foto: Dok.Pelindo
Indonesiamaritimenews.com (IMN), JAKARTA: Pelaksana Tugas (Plt) Menteri Pertanian, Arief Prasetyo Adi yang meminta waktu pembongkaran kapal yang mengangkut beras impor dipercepat. Lalu apa respons Dirut Pelindo Arif Suhartono ?
Direktur Utama PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau PT Pelindo Arif Suhartono mengatakan bahwa soal bongkar muat yang dilakukan PT Pelindo adalah memindahkan dari atas kapal ke bawah. Namun perlu digarisbawahi, bahwa pembongkaran juga tergantung dengan waktu beroperasinya tempat penyimpanan di gudang.
“Maka dari itu kami juga siap bekerja sama dengan Kementerian Pertanian dan juga Perum Bulog, untuk memastikan bahwa yang namanya gudang juga harus beroperasi 24 jam sehari, tujuh hari dalam seminggu,” kata Arif di Jakarta, Selasa (10/10/2023).
Baca Lainnya :
- Ini Perubahan Visi dan Transformasi PELNI, Logo Baru dan Wajah Baru0
- Kegiatan Ekspor Pelayaran Indonesia Meningkat, Kapal Asing Masih Mendominasi0
- Aset Potensi throughput 18.000 TEUs, SPSL Garap Depo Petikemas Pelabuhan Panjang0
- IPC TPK Layanani Sea Horse Service dan Lang Co Service, Tumbuhkan Ekspor Impor ke China & Vietnam.0
- Sindo Pindahkan Kapal ke TPK Koja, General Manager Indra H Sani: Genjot dengan Transshipment0
Dengan demikian, komunikasi yang baik antara perseroan dengan pihak terkait harus dilakukan. Namun, yang penting adalah PT Pelindo selalu beroperasi 24 jam sehari, tujuh hari dalam seminggu. Arif juga meminta agar gudang beroperasi dengan waktu serupa.
“Kira-kira begitu. Mestinya (bisa lebih cepat) seperti itu kan kadang-kadang Pelindo beroperasi mungkin gudang ada tutupnya jadi harus bareng,” sambung Arif.
Sepertibdiketahui, Plt Pertanian Arief Prasetyo Adi mengatakan untuk 270 ton beras sekali shipment atau pengapalan, membutuhkan waktu bongkar hingga 6 hari. Arief mengatakan sudah meminta ke Direktur Utama Perum Bulog Budi Waseso dan Direktur Utama PT Pelindo untuk siapkan ekstra waktu dalam membongkar kapal secepatnya.
“Sehingga unload kapal itu secepatnya akan 8 port yang ada di Indonesia mulai dari atas bawah semua sampai ke Indonesia timur,” ucap Arief.
Dikatakannya, pemerintah telah sepakat membuka kembali keran impor beras dan menambah lagi beras impor sebanyak 1,5 juta ton. Ini dilakukan karena produksi beras di dalam negeri turun akibat fenomena kekeringan El Nino.
Arief yang juga menjabat sebagai Kepala Badan Pangan Nasional atau Bapanas, mengatakan keputusan impor sudah ditetapkan oleh Presiden Joko Widodo. Izin impor beras ini, kata dia, juga sudah dikeluarkan oleh Kementerian Perdagangan. (Arry/Oryza)











