- RIMPAC 2026 di Hawaii, Dubes RI Kunjungi Prajurit Marinir TNI AL
- KKP Dukung Pengembangan Sektor Perikanan di Aceh Besar Pasca-Bencana Alam
- HUT ke- 13 IPC TPK Masyarakat Sekitar Pelabuhan Khitanan Massal Gratis
- Satgas ORRUDA 2026 Dilepas ke Rusia, Asah Kemampuan dengan Russian Navy
- KKP Siapkan 573 Pelatih Manajerial Pengelola Koperasi Nelayan Merah Putih
- Wamenaker: Kepercayaan Publik Dibangun Melalui Pelayanan Cepat dan Transparan
- Baksos di KRI Panah-626, Nelayan Kota Tual Berobat Gratis dan Dibagi Sembako
- Uji Naskah Doktrin TNI AL, Perkuat Landasan Operasi Maritim Adaptif dan Modern
- KRI Siwar-646 Berbagi Kasih di Panti Asuhan Muhammadiyah Lhokseumawe
- Goodbye Manila.. KRI Bima Suci Satlak KJK 2026 Otewe Tanah Air, Pelayaran Muhibah 124 Hari Berakhir
Kapal Perang Singapura Masuki Indonesia, Kapal Rudal KRI Alamang-644 Awasi Ketat

Keterangan Gambar : Kapal perang Angkatan Laut Singapura RSS Valour 89 memasuki perairan Indonesia di wilayah Batam, Sabtu (5/7/2025). Kapal perang Indonesia, KRI Alamang-644 melakukan pengawasan dan pengamanan. Foto: Dispenal
Indonesiamaritimenews.com (IMN), BATAM: Kapal perang Angkatan Laut Singapura RSS Valour 89 memasuki perairan Indonesia di wilayah Batam, Sabtu (5/7/2025). Kapal perang Indonesia sigap melakukan pengawasan dan pengamanan.
Kapal RSS Valour 89, memasuki wilayah perairan Batam pada Sabtu (5/7/2025). Kapal perang Indonesia, KRI Alamang-644 segera melaksanakan pengawasan dan pengamanan (Waspam).
Kapal Singapura tersebut merupakan bagian dari latihan bersama dalam kerangka Defence Cooperation Agreement (DCA) antara Indonesia dan Singapura.
Baca Lainnya :
- Gubernur Kalimantan Selatan dan Forkopimda Jajal Naik KRI RJW-9920
- Diresmikan Kasal di Italia, KRI Brawijaya-320 Fregat PPA Perkuat Pertahanan Maritim, Siap Tempur0
- Latma CARAT 2025 Bukan Cuma Latihan Tempur, Prajurit TNI AL dan US Navy Asah Kepekaan Sosial0
- Latma CARAT 2025, 700 Personel TNI AL dan 240 Tentara US Navy Unjuk Kemampuan di Laut Jawa0
- Asah Naluri Tempur, Prajurit KRI Kapak-625 Latihan Penembakan Meriam di Laut Maluku0
Selama pelaksanaan tugas, KRI Alamang-644 melakukan monitoring dan shadowing pergerakan kapal asing tersebut dengan tetap mengutamakan keamanan material dan keselamatan personel.
Kapal ini dilengkapi sistem persenjataan modern, di antaranya meriam kaliber 30 mm enam laras sebagai sistem pertempuran jarak dekat (CIWS) dan peluru kendali anti kapal C-705 buatan China. Di bagian anjungan belakang kapal terpasang 2 buah meriam 20 mm.
Sebagai catatan, KRI Alamang-644 adalah kapal cepat rudal kelas clurit milik TNI AL. Kapal ini kali pertama diluncurkan pada 2013. Kapal yang memiliki panjang 44 meter, lebar 8 meter, dan sistem propulasi fixed propeler 5 daun ini mampu berlayar dengan kecepatan maksimum 35 knot.
Pengawasan dan pengamanan tersebut yang dilakukan oleh KRI Alamang-644 merupakan implementasi dari perintah harian Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali. Kadal selalu menekankan bahwa Prajurit TNI AL akan selalu meningkatkan kesiapsiagaan, khususnya dalam menjaga kedaulatan wilayah perairan yurisdiksi Indonesia. (Arry/Oryza)











