- Kapal Perang Australia HMAS Sydney Merapat di Bali, KRI HIU-634 Gelar Operasi Pengamanan
- NYK Layani Perdana Pelabuhan Patimban, Perluas Konektivitas Ekspor Kendaraan
- Pemprov DKI Tambah Kelompok Penerima KLG, Pencari Kerja Wara-wiri Bisa Naik Transjakarta Gratis
- Wow! Talenta Vokasi Indonesia Raih 9 Penghargaan WorldSkills Competition 2026 Shanghai
- Hari ke-17 Pencarian, Penyelam Tim SAR Temukan Lagi 3 Jenazah di Lambung KMP Virgo Transport 8
- 162 Ribu Hektare Laut di Kepala Burung Papua Kawasan Konservasi, KKP Atur Sistem Zonasi
- Tiket PELNI Sudah Bisa Dipesan 60 Hari Sebelum Keberangkatan, Ada 16 Kapal, Ini Daftarnya
- PPN Pengambengan Bali Disiapkan Jadi Pelabuhan Perikanan Kelas Dunia
- UMK Binaan Pelindo Tembus Pasar Global di Malaysia International Halal Showcase 2026
- Pantang Menyerah! Tim Penyelam Kembali Temukan 5 Jenazah Korban KMP Virgo Transport 8
Kapal Perang Australia HMAS Sydney Merapat di Bali, KRI HIU-634 Gelar Operasi Pengamanan

Keterangan Gambar : Kapal Perang Republik Indonesia (KRI) Hiu-634 dikerahkan melaksanakan Operasi Komodo Jaya-26 di wilayah perairan Bali saat kedatangan Kapal perang Australia, HMAS Sydney berlabuh di Dermaga Timur Pelabuhan Benoa, Bali, Minggu (27/9/2026). Foto: Dispenal
Indonesiamaritimenews.com (IMN), BALI: Kapal peran Australia, HMAS Sydney berlabuh di Dermaga Timur Pelabuhan Benoa, Bali, dalam rangka Refuel, Replenishment and Liberty, Minggu (27/9/2026). TNI AL menurunkan KRI Hiu-634 untuk melakukan pengamanan.
Kapal Perang Republik Indonesia (KRI) Hiu-634 dikerahkan melaksanakan Operasi Komodo Jaya-26 di wilayah perairan Bali. Operasi tersebut merupakan bagian dari tugas KRI Hiu-634 sebagai unsur TNI Angkatan Laut dalam menjaga keamanan dan stabilitas wilayah perairan Indonesia, khususnya selama berlangsungnya kegiatan yang melibatkan unsur kapal perang negara sahabat.
Dalam tugasnya, KRI Hiu-634 melaksanakan patroli dan pengamanan sesuai dengan prosedur operasi yang telah ditetapkan dengan tetap mengedepankan profesionalisme, kesiapsiagaan, serta keselamatan personel dan material. Seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan aman, tertib, dan lancar.
Baca Lainnya :
- Dum..! Dentuman dan Asap Tebal Getarkan Penyerahan 12 Ranpur Tank Amfibi AAV M-35 Korps Marinir0
- Ranpur Amfibi AAV M-35 Perkuat Pasukan Marinir, Tidak Ditempatkan di KRI Sriwijaya-100, ini Spesifikasinya0
- Menhan Serahkan 12 Ranpur AAV M-35 Buatan Amerika ke Pasukan Marinir I Cilandak0
- 11 Warga Papua Nugini Terombang-ambing di Samudera Pasifik, Dievakuasi KRI WSH-9910
- Apresiasi Pengabdian Merah Putih Kodaeral IV, TNI AL Raih Dua Penghargaan dari Pemprov Kepri0
Kehadiran KRI Hiu-634 dalam Operasi Komodo Jaya-26 menjadi wujud komitmen TNI Angkatan Laut dalam melaksanakan tugas menjaga keamanan laut, sekaligus mendukung terciptanya situasi yang kondusif dalam setiap kegiatan strategis di wilayah perairan Indonesia.
Seperti diketahui, Kapal perusak rudal milik Angkatan Laut Australia, HMAS Sydney (DDG 42), tiba di Dermaga Timur Pelabuhan Benoa, Bali, pada Minggu (27/9/2026). Kedatangan kapal ini disambut oleh Komandan Lanal Denpasar-Bali, Kolonel Laut (P) Ary Mahayasa serta Atase Laut Australia, Captain Mark Daly.
Kapal sepanjang 147 meter ini adalah jenis kapal perusak kelas Hobart yang dilengkapi dengan sistem tempur Aegis canggih. Kapal ini membawa sekitar 180–200 prajurit.
Kedatangan HMAS Sydney tersebut adalah bagian dari Regional Presence Deployment 2026 Angkatan Laut Australia (Royal Australian Navy) dalam memperkuat kerja sama dan stabilitas maritim kawasan Indo-Pasifik, serta dalam rangka kegiatan Refuel, Replenishment and Liberty atau pengisian bahan bakar, pemenuhan logistik, serta waktu istirahat bagi awak kapal. (Arry/Mar)











