- Wow! Talenta Vokasi Indonesia Raih 9 Penghargaan WorldSkills Competition 2026 Shanghai
- Hari ke-17 Pencarian, Penyelam Tim SAR Temukan Lagi 3 Jenazah di Lambung KMP Virgo Transport 8
- 162 Ribu Hektare Laut di Kepala Burung Papua Kawasan Konservasi, KKP Atur Sistem Zonasi
- Tiket PELNI Sudah Bisa Dipesan 60 Hari Sebelum Keberangkatan, Ada 16 Kapal, Ini Daftarnya
- PPN Pengambengan Bali Disiapkan Jadi Pelabuhan Perikanan Kelas Dunia
- UMK Binaan Pelindo Tembus Pasar Global di Malaysia International Halal Showcase 2026
- Pantang Menyerah! Tim Penyelam Kembali Temukan 5 Jenazah Korban KMP Virgo Transport 8
- China-ASEAN Expo 2026, Pelindo Perluas Akses Pasar Global UMK Binaan
- Dum..! Dentuman dan Asap Tebal Getarkan Penyerahan 12 Ranpur Tank Amfibi AAV M-35 Korps Marinir
- Ranpur Amfibi AAV M-35 Perkuat Pasukan Marinir, Tidak Ditempatkan di KRI Sriwijaya-100, ini Spesifikasinya
Wow! Talenta Vokasi Indonesia Raih 9 Penghargaan WorldSkills Competition 2026 Shanghai

Keterangan Gambar : Talenta vokasi Indonesia meraih sembilan penghargaan pada WorldSkills Competition (WSC) Shanghai 2026. Posisi ini menduduki peringkat 19 dari 49 negara dan wilayah peserta. Foto: Kemnaker
Indonesiamaritimenews.com (IMN), SHANGHAI: Talenta vokasi Indonesia meraih sembilan penghargaan pada WorldSkills Competition (WSC) Shanghai 2026. Posisi ini menduduki peringkat 19 dari 49 negara dan wilayah peserta.
Sembilan penghargaan tersebut terdiri atas satu medali perak, dua perunggu, dan enam Medal for Excellence. Medali perak diraih Edsel Parama Mustapa pada bidang Software Applications Development. Dua medali perunggu diraih Fatima Rani Al Husna Prameswara pada bidang Restaurant Service dan Rash Asyari Amyris Thalib pada bidang IT Network Systems Administration.
Enam Medal for Excellence diraih Novanda Putra Widya Ardhi (Electronics); Andi Ahmad Yusup (Web Technologies); Galang Zaki Arkana (Industrial Control); Reno Surya Permana dan Rouf Aufa Rifqi (Mechatronics); Togar Andreas Silaban (Refrigeration and Air Conditioning); serta Eka Anwar Fauzi (Automobile Technology).
Baca Lainnya :
- TNI AL Perkuat Kerja Sama Keamanan Maritim ASEAN0
- Workshop Safety Training PT PELNI, Kemenhub Bekali Keselamatan Awak Kapal Hadapi Situasi Darurat0
- TEUs Bersinar KSO TPK Koja Perluas Akses Pendidikan 100 Pelajar0
- Menaker: Mahasiswa Perlu Seimbangkan Keahlian Teknis dan Kemampuan Komunikasi0
- Presiden Prabowo Dorong Konektivitas Langsung Indonesia-Rusia, dari Kapal Laut hingga Pesawat0
Staf Khusus Menteri Ketenagakerjaan, Sukro Muhab menyampaikan bahwa keikutsertaan di WSC menjadi kesempatan bagi talenta vokasi untuk menguji kemampuan secara langsung. "Talenta vokasi kita berkompetisi dengan peserta dari berbagai negara dan menghadapi standar kerja serta penilaian yang berlaku di tingkat dunia," ujar Sukro melalui siaran pers Biro Humas Kemnaker, Selasa (29/9/2026).
WSC ke-48 berlangsung pada 22–27 September 2026 di Shanghai, Republik Rakyat Tiongkok. Kompetisi ini diikuti lebih dari 1.400 peserta.
Indonesia mengirimkan 20 kompetitor pada 17 bidang keahlian. Sebelum berangkat, mereka menjalani seleksi dan pembinaan, termasuk melalui Training Center di sejumlah pusat pelatihan dan institusi pendidikan. Salah satunya di BBPVP Bekasi untuk bidang Refrigeration and Air Conditioning dan Electronics.
Bahan Pembelajaran
Kementerian Ketenagakerjaan melalui Direktorat Jenderal Pembinaan Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (Binalavotas) turut membina kontingen bersama Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, mitra industri, serta lembaga pendidikan.
Menurut Sukro, pengalaman di WSC juga menjadi bahan pembelajaran bagi pengembangan pelatihan vokasi di Indonesia, terutama dalam melihat tuntutan kompetensi, teknologi, presisi, dan kualitas kerja.
Sebagai tindak lanjut, ragam test project dan kriteria penilaian WSC Shanghai 2026 akan diadopsi ke dalam pembaruan Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI). Peralatan workshop di BBPVP/BPVP dan unit sekolah kejuruan juga akan dimodernisasi.
Sukro menyebut, ke depan Kemnaker akan menyiapkan keikutsertaan di WSC secara lebih dini dan matang dengan berkoordinasi bersama Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah. Seleksi tingkat nasional direncanakan berlangsung satu tahun sebelum kompetisi. Kemnaker juga akan berupaya menyelaraskan persiapan WSC dengan selain Training Centre juga Talent Innovation Hub (TIH). (Bow/Mar)











