- HUT ke- 13 IPC TPK Masyarakat Sekitar Pelabuhan Khitanan Massal Gratis
- Satgas ORRUDA 2026 Dilepas ke Rusia, Asah Kemampuan dengan Russian Navy
- KKP Siapkan 573 Pelatih Manajerial Pengelola Koperasi Nelayan Merah Putih
- Wamenaker: Kepercayaan Publik Dibangun Melalui Pelayanan Cepat dan Transparan
- Baksos di KRI Panah-626, Nelayan Kota Tual Berobat Gratis dan Dibagi Sembako
- Uji Naskah Doktrin TNI AL, Perkuat Landasan Operasi Maritim Adaptif dan Modern
- KRI Siwar-646 Berbagi Kasih di Panti Asuhan Muhammadiyah Lhokseumawe
- Goodbye Manila.. KRI Bima Suci Satlak KJK 2026 Otewe Tanah Air, Pelayaran Muhibah 124 Hari Berakhir
- Ini Komitmen Pelindo Regional 2 Tanjung Priok Menandatangani Maklumat Standar Pelayanan
- Gerakan Brebes ASRI, Danlanal Tegal Tanam Mangrove Bersama Menteri Lingkungan Hidup
Ini Langkah Pelindo Multi Terminal Perkuat Implementasi Safety Culture di Seluruh Terminal Nonpetikemas

Keterangan Gambar : Direktur Utama Pelindo Multi Terminal Ary Henryanto.Foto: SPM
Indonesiamaritimenews.com (IMN), MEDAN: PT Pelindo Multi Terminal (SPMT), subholding PT Pelabuhan Indonesia (Persero)yang bergerak di bidang operasional terminal nonpetikemas, memperkuat komitmen terhadap keselamatan kerja dan keamanan operasional melalui kegiatan Reinforcing Safety Culture yang digelar secara virtual melalui Zoom Meeting pada Rabu (11/3).
Direktur Utama Pelindo Multi Terminal Ary Henryanto menegaskan bahwa penguatan budaya keselamatan merupakan bagian penting dari upaya perusahaan untuk memastikan operasional terminal berjalan aman, tertib, dan berkelanjutan.
Baca Lainnya :
- Angkutan Lebaran 2026, Pelindo Regional 2 Tanjung Priok Siapkan Layanan Terbaik0
- Angkutan Lebaran 2026, Pelindo Regional 2 Banten Siapkan Pelabuhan Ciwandan Layani Pemudik0
- Ketika Pelaksanaan Bongkar Muat di Pelabuhan Tak Sesuai Perencanaan Teknologi Operasi Kembaran Digital Super Cerdas Hadir Menyelesaikan0
- Arus Mudik Lebaran 2026, Pelindo Perkuat Koordinasi Lintas Sektoral0
- Bappenas Dorong Pembangunan Depo Peti Kemas untuk Perkuat Logistik Papua Selatan0
Ia menekankan bahwa keselamatan tidak hanya menjadi tanggung jawab fungsi tertentu, tetapi harus menjadi budaya yang dijalankan oleh seluruh insan perusahaan di setiap lini operasional.
“Kita ingin memastikan bahwa setiap terminal di lingkungan Pelindo Multi Terminal menerapkan standar keselamatan yang jelas dan terukur. Safety patrol, pengawasan area terbatas, serta kepatuhan terhadap rambu dan prosedur keselamatan harus benar-benar dijalankan, bukan sekadar formalitas,” ujar Ary.
Melalui program Reinforcing Safety Culture ini, perusahaan juga akan melakukan self-assessment terhadap tingkat kematangan (maturity level) penerapan keselamatan di setiap terminal. Penilaian tersebut dilakukan menggunakan sistem checklist yang mencakup berbagai aspek, mulai dari akses masuk terminal, fasilitas keselamatan, rambu dan marka, hingga pengawasan aktivitas di lapangan.
Melalui kegiatan ini, Pelindo Multi Terminal berharap dapat meningkatkan disiplin keselamatan, memperkuat sterilisasi area operasional terminal, serta memastikan setiap fasilitas pendukung keselamatan tersedia dan berfungsi dengan baik. Upaya ini menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam menciptakan lingkungan kerja yang aman sekaligus mendukung kelancaran operasional terminal nonpetikemas di seluruh wilayah kerja perusahaan. (Arry/Oryza)











