Harga BBM Meroket, Massa Buruh Desak DPR Bentuk Pansus

By Indonesia Maritime News 06 Sep 2022, 16:25:11 WIB Nasional
Harga BBM Meroket, Massa Buruh   Desak DPR Bentuk Pansus

Keterangan Gambar : Aksi unjuk rasa massa buruh di depan Gedung DPR/MPR Senayan, Jakarta, Selasa (6/9/2022) bukan hanya menuntut dibatalkannya kenaikan harga BBM. Buruh juga mendesak wakil rakyat segera membentuk Panja (Panitia Kerja) atau Pansus (Panitia Khusus) BBM.Foto: Ist


Indonesiamaritimenews.com ( IMN),JAKARTA : Aksi unjuk rasa massa buruh di depan Gedung DPR/MPR Senayan,  Jakarta, Selasa (6/9/2022) bukan hanya menuntut dibatalkannya kenaikan harga BBM. Buruh juga mendesak wakil rakyat segera membentuk Panja (Panitia Kerja) atau Pansus (Panitia Khusus) BBM.

Ada empat tuntutan yang diusung kalangan buruh. Pertama, menolak kenaikan harga BBM. Kedua, mendesak pemerintah segera mencabut UU Omnibus Law Cipta Kerja. Ketiga, menuntut kenaikan UMK/UMSK, dan keempat mendesak DPR membentuk Panja atau Pansus BBM.

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) menegaskan, DPR tidak boleh diam. "Sudah terlalu lama DPR diam. Saatnya kamu bersuara. Suarakan suara rakyat. Kamu punya hak angket, kamu punya hak interpelasi. Bahkan kamu punya hak untuk impeachment. Gunakan untuk rakyat," tegas Said Iqbal.

Dia mengatakan, kalangan buruh akan terus bersuara lantang. "Aksi ini tidak akan berhenti pada hari ini. Kami mengumumkan secara terbuka kepada seluruh rakyat Indonesia wabil khusus para netizen yang bermain sosial media, anak muda, milenial, dan gen z, masa depanmu sedang terancam," tukas Said Iqbal.

Selama aksi berlangsung, ribuan polisi siaga mengamankan jalannya demonstrasi. Kendaraan taksis juga disiagakan petugas. Aksi tidak hanya dilakukan oleh organisasi buruh, tapinjuga juga diikuti oleh anggota serikat nelayan, buruh migran, organisasi guru honorer, serta petani.

Seperti diketahui, pemerintah menaikkan harga BBM terhitung Sabtu (3/9/2022) pukul 14:30 WIB. Harga BBM jenis solar naik menjadi Rp 6.800 per liter; pertalite naik menjadi Rp 10.000/liter, dan pertamax naik jadi Rp 14.500/liter.

Rinciannya: 

Pertamax Turbo: Rp 15.900 per liter
Pertamina Dex: Rp 17.400 per liter
Dexlite CN 51: Rp 17.100 per liter
Pertamax: Rp 14.500 per liter
Pertalite: Rp 10.000 per liter
Solar Subsidi: Rp 6.800 per liter  ( Arry/Oriz)




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment