- Seminar Nasional HPN 2026: Peran Strategis Pelabuhan Banten dalam Sistem Logistik Nasional
- Seminar Nasiona HPN 2026: Pelabuhan Ciwandan Simpul Logistik Berdampak Nyata Bagi Masyarakat Banten
- Seminar Nasional HPN 2026 Membangun Infrastruktur Pelabuhan Ciwandan Go Internasional untuk Banten
- Bantu Petambak Garam Genjot Produksi, KKP Terapkan Teknologi SWSO
- Presiden Prabowo dan PM Albanese Tandatangani Traktat Keamanan Bersama
- Baharkam Polri dan Prancis Jajaki Kerja Sama Teknologi Alutsista Modern
- IPC TPK Dorong Budaya Sadar Keselamatan Warakas Nuansa K3 Nasional 2026
- Seminar Nasional HPN 2026: Bangun Infrastruktur, Transportasi dan Pelabuhan Ciwandan untuk Banten
- Arus Petikemas IPC TPK Pontianak Dinamis Tumbuh 7,47% Sepanjang 2025, Logistik Kalbar Menggeliat
- IPC TPK Implementasi ESG Utamakan Keselamatan Kerja, TKBM Dilatih K3
Cegah Penyelundupan Narkoba, KSOP Cirebon dan BNN Rapatkan Barisan Amankan Pelabuhan

Keterangan Gambar : Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas II Cirebon bersama Badan Narkotika Nasional (BNN) bersinergi memberantas penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika di lingkungan pelabuhan. Foto:ist
Indonesiamaritimenews.com (IMN), CIREBON: Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas II Cirebon bersama Badan Narkotika Nasional (BNN) merapatkan barisan dalam memberantas penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika di lingkungan pelabuhan.
Kedua lembaga tersebut menggelar rapat koordinasi di Aula KSOP Kelas II Cirebon. Acara ini dihadiri oleh perwakilan dari BNN, Kantor Bea Cukai, Stakeholder dan internal KSOP Kelas II Cirebon, serta para pemangku kepentingan sektor maritim lainnya.
Baca Lainnya :
- Dirut Terminal Teluk Lamong: Suara Pengguna Jasa Sangat Penting0
- Idul Adha 1446 H, TPK Koja Salurkan 29 Sapi dan 4 Kambing ke Masyarakat Sekitar Pelabuhan0
- TPS Pastikan Arus Logistik Selama Libur Idul Adha 1446 H Lancar0
- Idul Adha 1446 H, Pelindo Regional 2 Bagikan 115 Sapi Kurban Warga Sekitar Pelabuhan di 12 Cabang0
- Dukung Pelindo Tata Pelabuhan, Walkot Makassar: Objek Vital Harus Diperhatikan Pemda0
Hadir sebagai narasumber yaitu Kepala Bidang Pemberantasan dan Intelijen BNNP Jawa Barat Kombes Pol Wiwin Firta Y, dan Kepala BNN Kota Cirebon Kombes Pol. Tunggul Sinatrio.
Kepala Kantor KSOP Kelas II Cirebon, Ferry Anggoro Hendianto, menegaskan sinergi antarlembaga menjadi kunci utama dalam menangani ancaman narkotika yang menyusup melalui jalur laut.
“Pelabuhan memiliki potensi besar untuk dimanfaatkan sebagai jalur masuk narkotika, karena itu kami merasa penting untuk memperkuat koordinasi lintas sektor dalam membangun sistem pencegahan yang efektif,” ujar Ferry dalam keterangan tertulisnya, Rabu (11/2025).
Lebih lanjut, Ferry menekankan bahwa KSOP tidak hanya berperan dalam aspek keselamatan pelayaran dan pelayanan kapal, tetapi juga turut bertanggung jawab terhadap keamanan maritim secara menyeluruh.
“Kami ingin memastikan bahwa pelabuhan Cirebon bukan hanya efisien dan tertib, tetapi juga bersih dari segala bentuk peredaran gelap narkoba,” tegasnya.
Samakan Persepsi
Dalam kegiatan ini, KSOP Cirebon dan BNN menyamakan persepsi terkait pola pengawasan, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, serta mekanisme pelaporan yang terpadu.
“Kami juga mendorong peningkatan pelatihan kepada seluruh petugas dan stakeholder pelabuhan, agar memiliki pemahaman serta kepekaan terhadap modus-modus peredaran narkoba,” jelas Ferry.
Ia juga menyampaikan pentingnya peran serta masyarakat maritim dalam mendukung upaya ini, termasuk awak kapal, buruh pelabuhan, dan pekerja bongkar muat.
“Kami mengajak seluruh elemen masyarakat pelabuhan untuk berani melaporkan jika menemukan indikasi aktivitas mencurigakan. Ini bukan hanya tugas aparat, tetapi tanggung jawab kita bersama,” tandasn nya.
Melalui kegiatan ini, diharapkan terbentuk kesepahaman dan langkah strategis bersama antara KSOP dan BNN dalam menciptakan kawasan pelabuhan yang aman, tertib, dan terbebas dari penyalahgunaan serta peredaran gelap narkotika. (Bow/Oryza)











