- Tim SFQR Gagalkan Penyelundupan 5.859 Ekor Benih Bening Lobster di Cilacap
- Ekspor Jambi US$152,9 Juta, Dongkrak Pertumbuhan Arus Peti Kemas IPC TPK Jambi Tumbuh 22,5% Maret 2026
- Harapan Baru Ekosistem Laut Kepulauan Seribu Pelindo Regional 2 Tanjung Priok Kick-off Konservasi Flora dan Fauna
- Sekjen PWI Pusat Zulmansyah Sekedang Tutup Usia, Dunia Pers Indonesia Berduka
- Buka Peluang Kerja Baru Kemnaker Gandeng TikTok, Dorong Talenta Ekonomi Digital
- Petikemas Internasional Dongkrak Kinerja Terminal Teluk Lamong 4,5%
- Transformasi Terminal Dongkrak Arus Peti Kemas di TPK Sorong 10% Pada Triwulan I 2026
- KRI Bima Suci Bawa Taruna AAL dan Cadet Asean Tiba di Colombo, Misi Diplomasi Kartika Jala Krida 2026
- Heboh Pulau Umang di Banten Dijual Rp65 Miliar, KKP: Langsung Kami Segel
- Taklukkan Medan Sulit Samudra Atlantik, KRI Conapus-936 Sandar di Afrika Selatan
Blusukan ke Pasar Sekip Ujung Palembang, Presiden Jokowi: Harga Cabe Melompat

Keterangan Gambar : Presiden Jokowi berdialog dengan pedagang cabe di Pasar Sekip Ujung Palembang, Sumsel. Foto: Setpres
Indonesiamaritimenews.com (IMN),PALEMBANG: Presiden Joko Widodo melakukan kunjungan kerja ke Pulau Sumatera, yakni Lampung dan Palembang. Jokowi meninjau beberapa tempat seperti pasar, sekolah, serta gudang Bulog untuk mengecek persediaan pangan.
Dalam kunjungannya di Sumatera Selatan, Presiden Jokowi blusukan ke Pasar Sekip Ujung, Kota Palembang, pada Kamis (26/10/2023). Presiden ingin untuk mengecek harga komoditas pangan.
Baca Lainnya :
- Bahas Pemetaan Laut, Pushidrosal TNI AL Wakili Indonesia Hadiri Pertemuan IHO di Monaco0
- Anggota PWI Merangkap PNS, Pilih Salah Satu atau Dimundurkan!0
- Buka KTT AIS Forum 2023, Presiden Jokowi Ajak Kolaborasi Atasi Masalah Kelautan0
- Resepsi Diplomatik TNI AL dan KBRI Roma, Atraksi Prajurit Satgas MTF Memukau Tamu0
- KTT AIS Forum 2023, Indonesia Soroti Solidaritas Negara Kepulauan Atasi Krisis Air0
"Di sini saya lihat harga stabil, baik. Inflasi juga 2,28 (persen) juga sangat bagus, inflasinya terkendali,” kata Jokowi.
Kepala Negara menyebut, harga sejumlah komoditas pangan menunjukkan harga yang baik, salah satunya harga beras. "Saya cek dari harga beras tadi masih ada harga yang Rp54 ribu untuk yang 5 kilo juga baik terkendali,” tuturnya.
Meskipun ada komoditas yang mengalami kenaikan, seperti cabai, tetapi Presiden menyebut bahwa secara keseluruhan harga komoditas pangan di daerah tersebut masih terpantau baik.
“Hanya satu barang yang tadi saya lihat cabai yang melompat dari Rp40 ke Rp70 (ribu). Ini yang perlu dicarikan solusi, tetapi secara umum harga baik,” ujar Jokowi didampingi Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko, Pj. Gubernur Sumatra Selatan Agus Fatoni, dan Pj. Wali Kota Palembang Ratu Dewa.
BANTUAN PANGAN
Presiden Jokowi juga meninjau persediaan pangan sekaligus menyerahkan bantuan pangan kepada keluarga penerima manfaat (KPM) di Gudang Bulog Sukamaju, Kota Palembang.
Ia menyampaikan, saat ini pemerintah sedang merancang skema pemberian bantuan pangan cadangan beras pemerintah untuk tahun mendatang.
“Nanti di Bulan Januari, Februari, Maret, 10 kg, 10 kg, 10 kg, setuju enggak? Dengan catatan APBN-nya nanti mencukupi jadi kita berdoa bersama kalau APBN-nya mencukupi nanti Januari langsung, Januari, Februari, Maret,” ucap Jokowi.
Pada akhir tahun 2023, pemerintah juga menyiapkan tambahan bantuan sosial senilai Rp400 ribu kepada para penerima.
“Jadi nanti di bulan November, di bulan Desember, tolong rekening ibu-ibu dilihat ada tambahannya enggak, karena akan kita transfer insyaallah Rp200 (ribu), Rp200 (ribu), berarti Rp400 ribu,” tutur Kepala Negara.
Selain berdialog, Jokowi juga memberikan kuis kepada para penerima manfaat. "Siapa yang hafal Pancasila tunjuk jari? Sebentar saya tunjuk, nah ibu-ibu yang semangat coba,” tutur Presiden.
Seorang ibu menjawab pertanyaan dengan benar. “Pintar banget ibu ini, pintar-pintar ternyata ibu-ibu di Palembang, Sumatra Selatan ini pintar-pintar,” ujar Jokowi disambut gelak tawa ibu-ibu.
Turut mendampingi Presiden antara lain Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko, Kepala Badan Pangan Nasional Arief Prasetyo Adi, Direktur Utama Perum Bulog Budi Waseso, Pj. Gubernur Sumatra Selatan Agus Fatoni, dan Pj. Wali Kota Palembang Ratu Dewa. (Arry/Oryza)











