- China-ASEAN Expo 2026, Pelindo Perluas Akses Pasar Global UMK Binaan
- Dum..! Dentuman dan Asap Tebal Getarkan Penyerahan 12 Ranpur Tank Amfibi AAV M-35 Korps Marinir
- Ranpur Amfibi AAV M-35 Perkuat Pasukan Marinir, Tidak Ditempatkan di KRI Sriwijaya-100, ini Spesifikasinya
- Menhan Serahkan 12 Ranpur AAV M-35 Buatan Amerika ke Pasukan Marinir I Cilandak
- Kowal Berjaya, Ukir Prestasi di Parimarox 2026
- 11 Warga Papua Nugini Terombang-ambing di Samudera Pasifik, Dievakuasi KRI WSH-991
- Kontaminasi Jenazah dan Arus Laut Jadi Tantangan, Lanal Banjarmasin Prioritaskan Keselamatan Penyelam
- Dikunjungi Mahasiswa India, IPC TPK Paparkan Teknologi Operasional dan Ekosistem Logistik
- Penyelam TNI AL dan SAR Gabungan Kembali Temukan 4 Jenazah di Lambung KMP Virgo Transport 8
- Tinjau Pelabuhan Perikanan Samudera Bungus, Menaker Dukung Penciptaan Lapangan Kerja
Menhan Serahkan 12 Ranpur AAV M-35 Buatan Amerika ke Pasukan Marinir I Cilandak

Keterangan Gambar : Menteri Pertahanan RI, Sjafrie Sjamsoeddin memimpin upacara penyerahan 12 unit Kendaraan Tempur (Ranpur) Amfibi AAV M-35 Korps Marinir TNI AL di Lapangan Apel Brigif I Marinir, Cilandak, Jakarta Selatan, Senin (28/9/2026). Foto: Dispen Korps Marinir
Indonesiamaritimenews.com (IMN), JAKARTA: Menteri Pertahanan RI, Sjafrie Sjamsoeddin memimpin upacara penyerahan 12 unit Kendaraan Tempur (Ranpur) Amfibi AAV M-35 Korps Marinir TNI AL di Lapangan Apel Brigif I Marinir, Cilandak, Jakarta Selatan, Senin (28/9/2026).
Upacara penyerahan rampur tersebut dihadiri oleh sejumlah pejabat utama yang semuanya adalah warga kehormatan Korps Marinir TNI AL. Para pejabat yang hadir antara lain Ketua Komisi I DPR RI Utut Adianto, Penglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto, KSAD Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, Kasal Laksamana TNI Muhammad Ali dan KSAU Marsekal TNI Mohamad Tonny Harjono.
Penyerahan 12 unit Ranpur dilakukan secara simbolis oleh Menhan Sjafrie kepada Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto. Selanjutnya Panglima TNI menyerahkan Ranpur kepada Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Muhammad Ali, kemudian diteruskan kepada Panglima Korps Marinir Letjen TNI (Mar) Endi Supardi.
Baca Lainnya :
- 11 Warga Papua Nugini Terombang-ambing di Samudera Pasifik, Dievakuasi KRI WSH-9910
- Apresiasi Pengabdian Merah Putih Kodaeral IV, TNI AL Raih Dua Penghargaan dari Pemprov Kepri0
- Panglima TNI Pimpin Upacara Peresmian KRI Sriwijaya-100, Dihadiri Chief of Staff Italian Navy0
- TNI AL Perkuat Kerja Sama Keamanan Maritim ASEAN0
- Navy Fair 2026 di Monas: Kopaska, Marinir hingga Dapur Lapangan Makan Gratis Dipadati Pengunjung0
Perkuat Kemampuan Korps Marinir
Keberadaan kendaraan tempur tersebut akan memperkuat kemampuan Korps Marinir dalam melaksanakan operasi amfibi, meningkatkan mobilitas pasukan, daya angkut, perlindungan serta kemampuan manuver dari laut menuju pantai hingga sasaran di daratan.
Kendaraan AAV M-35 merupakan Amphibious Assault Vehicle (AAV) atau Ranpur Amfibi pengangkut personel, varian AAV-7AI buatan Amerika Serikat yang menggunakan sistem penggerak tracked/roda rantai.
Kendaraan ini memilki kemampuan beroperasi di wilayah perairan maupun daratan, serta mendukung pergerakan pasukan dari laut menuju pantai hingga melanjutkan pergerakan menuju sasaran di darat.
Sebanyak 12 unit Ranpur Amfibi AAV tersebut tiba di Indonesia pada Selasa (22/9/2026). Kedatangan tahap pertama merupakan bagian dari pemenuhan kebutuhan 35 unit AAV. Sedangkan 23 unit lainnya akan dipenuhi secara bertahap hingga akhir 2026.
Secara keseluruhan, total Ranpur yang akan didatangkan berjumlah 105 unit. Penempatannya akan dibagi rata di Pasmar I, Pasmar II dan Pasmar III.
Kemampuan dan karakteristik AAV M-35 dapat mendukung kemampuan Korps TNI AL dalam melaksanakan operasi amfibi, khususnya mobilitas pasukan, pendaratan, pengangkutan personel dan perlengkapan, serta manuver dari laut menuju daratan.
Modernisasi Ranpur ini melanjutkan kemampuan kendaraan pendarat amfibi yang sebelumnya diperkuat dengan 15 unit LVT-7A1 dari Korea Selatan pada 7 Desember 2009. Kehadiran AAV M-35 menjadi bagian dari pengembangan kemampuan dalam mendukung kesiapan operasi Korps Marinir. (Riz/Mar)











