- 5 Bulan Disandera Perompak Somalia, 4 ABK Kapal MT Honour 25 Selamat Bisa Kembali ke Indonesia
- Tok! DPR Sahkan UU Ketenagakerjaan, Ini 13 Poin Aturan Baru Lindungi Pekerja
- Tolak Kekerasan, KKP Jamin Keselamatan Awak Kapal Perikanan, Catat Nomor Pengaduan 24 Jam
- Dugaan Penyiksaan ABK, KKP Tangguhkan Izin Operasional KM Maulana 23
- Menaker: RUU Pelindungan Ketenagakerjaan Hadirkan Era Baru Hukum
- Dirut Pelindo Sambangi Mabes TNI AL, Ada Apa ?
- IPC TPK Gelar Cek Kesehatan Gratis dan Bagikan Kacamata untuk 150 Sopir Truk Peti Kemas
- Direktur UKW PWI Pusat Aat Surya Safaat: Jaga Integritas Profesi Wartawan
- Buka UKW Angkatan ke-66 PWI Jaya, Wali Kota Jakpus: Pemprov dan Pers Bergandengan
- RUU Pelindungan Ketenagakerjaan Disetujui Lanjut ke Pembicaraan Tingkat II
TNI AL Perkuat Kerja Sama Keamanan Maritim ASEAN

Keterangan Gambar : Laksda TNI Antonius Widyoutomo (kiri), Sahli Kasal Tk. III bidang Diplomasi, Hukum, Hubungan Internasional dan Intelijen mengikuti forum ASEAN Defence Ministers’ Meeting Plus (ADMM-Plus) di Filipina, Senin (21/9/2026). Foto: Dispenal
Indonesiamaritimenews.com (IMN), FILIPINA: TNI Angkatan Laut memperkuat kerja sama pertahanan dan keamanan maritim kawasan melalui keikutsertaan dalam forum Maritime Security di Filipina.
Forum ASEAN Defence Ministers’ Meeting Plus (ADMM-Plus) Expert Working Group on Maritime Security Joint Cooperative Activity (EWG on MS JCA) dan Future Leaders’ Programme (FLP) Tahun 2026 digelar di Zambales, Filipina, Senin (21/9/2026).
Kegiatan yang diikuti oleh delegasi negara-negara ASEAN dan negara mitra wicara pada kerangka ADMM-Plus tersebut, diawali dengan Opening Ceremony yang dipimpin oleh Chief of Staff Philippine Navy, RADM Edwin M. Nera PN. Acara ini dihadiri sejumlah pejabat tinggi pertahanan dan angkatan laut negara peserta.
Baca Lainnya :
- Misi Diplomasi Maritim, Satgas Port Visit 2026 Lanjut Berlayar Menuju Vanuatu0
- Navy Fair 2026 di Monas: Kopaska, Marinir hingga Dapur Lapangan Makan Gratis Dipadati Pengunjung0
- Kasal Tinjau Kegiatan Kemaritiman di Tanjung Pinang, Marathon Layar Kasal Cup 2026 hingga Surya Bhaskara Jaya0
- Lampung Dipilih Jadi Pangkalan Kapal Induk KRI Sriwijaya-100, Kasal Ungkap Alasannya0
- Kapal Induk ITS Giuseppe Garibaldi Sandar di Tanjung Priok, Menhan Tinjau Keunggulan Operasional0
Keamanan Maritim Bersama
Delegasi Indonesia diwakili oleh Pati Sahli Kasal Tk. III bidang Diplomasi, Hukum, Hubungan Internasional dan Intelijen, Laksda TNI Antonius Widyoutomo, yang hadir mewakili Kepala Staf Angkatan Laut, Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali.
Dalam sambutannya, Chief of Staff Philippines Navy, RADM Edwin M. Nera PN menekankan pentingnya pelaksanaan Joint Cooperative Activity (JCA) sebagai sarana memperkuat interoperabilitas, koordinasi, dan kerja sama praktis antarangkatan laut negara ASEAN dan negara negara mitra wicara dalam menghadapi berbagai tantangan keamanan maritim bersama.
Sementara itu, RADM Terada Hiroyuki JMSDF (Ret.), selaku Co-Chair, menekankan pentingnya kerja sama maritim melalui kegiatan praktis dan interaksi langsung untuk meningkatkan mutual understanding, interoperability, dan confidence building di kawasan Indo-Pasifik.
Selanjutnya, Flag Officer in Command Philippines Navy, VADM Jose Ma. Ambrosio Q. Ezpeleta PN, dalam pengantarnya menyampaikan pentingnya momentum ADMM-Plus EWG on Maritime Security sebagai wadah untuk mempererat kerja sama dan kemitraan antar Angkatan Laut ASEAN dan negara negara mitra wicara. Kerjasama itu melalui interaksi, pertukaran pengalaman, serta kegiatan kerja sama praktis dalam rangka memperkuat keamanan dan ketahanan maritim kawasan.
Sementara itu, Secretary of National Defense Philippines, HON. Gilberto C. Teodoro, Jr., selaku Guest of Honor and Speaker (GOHAS), menekankan pentingnya membangun trust, cooperation, dan networking melalui kerja sama praktis, termasuk kemampuan deteksi, prepositioning, dan respons bersama guna memperkuat keamanan dan ketahanan maritim kawasan serta menjamin keterbukaan jalur komunikasi laut.
Perkuat Kerja Sama Pertahanan
Dalam kesempatan tersebut, GOHAS juga menekankan pentingnya pembelajaran bersama, pertukaran lessons learned, dan best practices sebagai bagian dari upaya meningkatkan kesiapan menghadapi tantangan keamanan maritim di masa mendatang.
Kegiatan ADMM-Plus EWG on MS JCA 2026 diikuti oleh negara-negara ASEAN selain Indonesia, yaitu Brunei Darussalam, Laos, Malaysia, Filipina, Singapura, Thailand, dan Vietnam, serta negara negara mitra wicara meliputi Australia, Prancis, India, Jepang, Selandia Baru, Korea Selatan, Rusia, Amerika Serikat, dan Inggris.
Keikutsertaan Indonesia menjadi bagian dari upaya memperkuat kerja sama pertahanan serta membangun pemahaman dan interoperabilitas dalam menghadapi tantangan keamanan maritim secara bersama.
Selain Opening Ceremony, pada malam harinya rangkaian kegiatan hari pertama juga diisi dengan International Day and Cultural Day yang diikuti seluruh delegasi negara peserta ADMM-Plus VVIP Programme EWG MS 2026. Seluruh rangkaian kegiatan hari pertama berlangsung dengan aman dan lancar serta penuh semangat kebersamaan. (Bow/Mar)











