- Buka Peluang Kerja Baru Kemnaker Gandeng TikTok, Dorong Talenta Ekonomi Digital
- Petikemas Internasional Dongkrak Kinerja Terminal Teluk Lamong 4,5%
- Transformasi Terminal Dongkrak Arus Peti Kemas di TPK Sorong 10% Pada Triwulan I 2026
- KRI Bima Suci Bawa Taruna AAL dan Cadet Asean Tiba di Colombo, Misi Diplomasi Kartika Jala Krida 2026
- Heboh Pulau Umang di Banten Dijual Rp65 Miliar, KKP: Langsung Kami Segel
- Taklukkan Medan Sulit Samudra Atlantik, KRI Conapus-936 Sandar di Afrika Selatan
- Layanan Pelindo Masa Angkutan Lebaran 2026 Tembus 2,6 Juta Penumpang, Meningkat 24 %
- PELNI dan Meratus Line Perluas Kerja Sama Strategis Program Tol Laut
- Kapal Perang Fregat Angkatan Laut Thailand Singgah di Surabaya, Ini Kekuatannya
- Yuhuu... 441 Riders Cilik Bersaing Ketat di Kejurnas Push Bike Race Kapten Morgan Tahun 2026
497 Unit Kendaraan di Kapal MV Serasi I, Jadi Harta Karun di Dasar Laut

Keterangan Gambar : Evakuasi ABK KM Serasi I di Perairan Bangka. Foto. ist
Indonesiamaritimenews.com ( IMN),BANGKA: Sebanyak 497 unit kendaraan di lambung Kapal MV Serasi I kini jadi ‘harta karun’ tenggelam di dasar lautan Perairan Selat Bangka, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Tak ada satu pun yang bisa diselamatkan pasca insiden tabrakan dengan Kapal MV Batanghari Mas.
Seperti diketahui, Kapal MV Serasi I yang membawa muatan 497 unit kendaraan karam di Perairan Selat Bangka, pada Kamis (1/12/2022) dini hari sekitar pukul 00.30 WIB. Kapal tersebut tenggelam setelah bertabrakan dengan Kapal MV Batanghari Mas.
Setelah menabrak MV Serasi I, Kapal MV Batanghari Mas yang membawa Kontainer tetap melanjutkan pelayaran ke Tanjung Priok, Jakarta Utara. Sedangkan Kapal MV Serasi I yang mengalami kebocoran, tenggelam dengan posisi menungging bersama muatan di dalamnya. Sebanyak 17 anak buah kapal (ABK) bisa diselamatkan.
Baca Lainnya :
- Astagfirullah... Bus Pariwisata Terjun ke Jurang, 7 Wisatawan dari Manyaran Semarang Tewas0
- Awas! Semeru Muntahkan Awan Panas, Radius 8 Kilometer Daerah Terlarang0
- 6 Satker BKIPM, Sabet Penghargaan dari Kementerian Kelautan dan Perikanan0
- Indonesia Koordinir 11 Negara Sepakati Program Perikanan Berkelanjutan0
- 3 Jenazah Jatuhnya Helikopter Polri Ditemukan, Kapolri: Almarhum Gugur Dalam Tugas0
Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas IV Muntok, I Made Suartama, menyatakan Kapal MV Batanghari Mas yang menabrak KMV Serasi I di titik lokasi sekitar 60 Nautical Mile (NM) dari pelabuhan Tanjungkalian.
Kapal MV Batanghari Mas dengan rute dari Tanjung Api-api Palembang Tujuan Tanjung Priok, Jakarta, melanjutkan perjalanan.
Sedangkan Kapal MV Serasi I rute Pelabuhan Patimban, Provinsi Jawa Barat, menuju Belawan Provinsi Sumatera Utara bermuatan kendaraan, tenggelam. Kapal ini membawa 497 unit kendaraan, diantaranya sebagai berikut, kendaraan roda empat ada 496 unit, dua unit alat berat dan satu unit sepeda motor.
“Setelah kejadian mereka langsung pergi ke Pelabuhan Tanjung Priok. Kami sudah komunikasi untuk mengamankan kapal dan muatannya," jelas I Made. Soal kerugian, sambung I Made, sudang pasti dialami KMV Serasi I. Karena selain kapalnya karam, ratusan kendaraan yang diangkut juga tertimbun menjadi ‘harta karun’ di dasar laut. (Arry/Oryza))











