- Tim Ekspedisi Rupiah Berdaulat 2026 Berlayar ke Pulau 3T Papua Barat Daya
- Makan Bareng, Potret Kedekatan Masyarakat Kepulauan Solomon dengan Satgas Port Visit 2026
- Bareskrim Bongkar jaringan Internasional Penyelundupan 12 Boks Benih Bening Lobster, Nilainya Rp5,8 Miliar
- Menaker Minta BPVP Ukur Keberhasilan dari Jumlah Alumni Terserap di Pasar Kerja
- Tangkapan TNI AL di Lampung, Ribuan Cartridge Liquid Vape Yakuza dan Batman Dimusnahkan
- Marinir Indonesia dan Militer Australia Sama-sama Asah Kemampuan Tempur
- KRI SIM-367 dan 3 Kapal Perang Australian Defence Force Uji Ketangguhan di Bali
- Catat, KM Dorolonda Mulai Layani Pelabuhan Donggala 31 Oktober 2026
- Soal Cara Bertahan Hidup di Hutan, Tentara Australia Nyerah, Berguru pada Marinir Indonesia
- Pendekatan Geopolitik, Hukum Laut Internasional, dan Strategi diplomasi
Tim Ekspedisi Rupiah Berdaulat 2026 Berlayar ke Pulau 3T Papua Barat Daya

Keterangan Gambar : Tim Ekspedisi Rupiah Berdaulat (ERB) 2026 wilayah Papua, dilepas secara simbolis di Dermaga Kodaeral XIV, Sorong, Papua Barat Daya, Selasa (20/10/2026). Foto: Dispenal
Indonesiamaritimenews.com (IMN), SORONG: Tim Ekspedisi Rupiah Berdaulat (ERB) 2026 wilayah Papua, dilepas secara simbolis di Dermaga Kodaeral XIV, Sorong, Papua Barat Daya, Selasa (20/10/2026).
Tim ERB yang berlayar menggunakan KRI Layaran-854 dilepas secara simbolis oleh Gubernur Papua Barat Daya, Elisa Kambu, didampingi oleh Komandan Komando Daerah TNI Angkatan Laut (Kodaeral) XIV, Laksamana Muda TNI Djatmoko, S.T., M.M. Hadir pula jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Papua Barat Daya, perwakilan Bank Indonesia (BI), serta perwakilan Staf Operasi TNI Angkatan Laut.
Program ERB Tahun 2026 adalah bentuk sinergi dalam menjaga kedaulatan negara sekaligus memastikan ketersediaan uang rupiah layak edar bagi masyarakat di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T). Program ini dilaksanakan oleh TNI Angkatan Laut bersama Bank Indonesia.
Baca Lainnya :
- Makan Bareng, Potret Kedekatan Masyarakat Kepulauan Solomon dengan Satgas Port Visit 20260
- Marinir Indonesia dan Militer Australia Sama-sama Asah Kemampuan Tempur0
- KRI SIM-367 dan 3 Kapal Perang Australian Defence Force Uji Ketangguhan di Bali0
- Soal Cara Bertahan Hidup di Hutan, Tentara Australia Nyerah, Berguru pada Marinir Indonesia0
- Tugboat Bawa Ribuan Kubik Kayu Log Diamankan TNI AL di Perairan Utara Pulau Buru0
Sebagai upaya pemerintah dalam menghadirkan layanan keuangan negara secara merata hingga ke wilayah kepulauan yang sulit dijangkau, ekspedisi tersebut berlangsung mulai 20-28 Oktober 2026.
TNI AL mengerahkan KRI Layaran-854 yang dikomandani Mayor Laut (P) Dimas Prasetyo dari jajaran Satuan Kapal Patroli (Satrol) Kodaeral XIV Sorong. KRI Layaran-854 mendukung distribusi layanan BI ke sejumlah pulau dan daerah terpencil di wilayah Papua Barat Daya, di antaranya Kaimana, Pulau Namatota, Arguni, Yellu, Waisai, Sawondarek dan berakhir di Manokwari.
Dalam sambutannya, Asisten Operasi (Asops) Kasal Laksamana Muda TNI Dr. Yayan Sofiyan yang dibacakan oleh Laksda Djatmoko, dikatakan bahwa tantangan geografis ini tidak boleh menjadi penghalang bagi pemerataan pembangunan. "Disinilah letak pentingnya sinergitas antara Bank Indonesia dan TNI Angkatan Laut, dengan satu tujuan mulia menjaga kedaulatan negara sekaligus mendukung program pembangunan nasional," ujar Laksda Yayan dalam sambutan tertulisnya.
Dalam sinergitas tugas tersebut, TNI Angkatan Laut menjaga kedaulatan negara dan bangsa serta keutuhan seluruh wilayah perairan indonesia, sementara Bank Indonesia menjaga kedaulatan ekonomi bangsa.
Kedaulatan Negara dan Kedaulatan Ekonomi
Gubernur Papua Barat Daya, Elisa Kambu menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada Bank Indonesia dan TNI Angkatan Laut atas sinergi, dukungan, dan pengabdian dalam menjaga kedaulatan Rupiah, serta memperhatikan kebutuhan masyarakat di wilayah kepulauan Papua Barat dan Papua Barat Daya.
Sementara itu Kepala Kantor Perwakilan BI Provinsi Papua Barat, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen dalam menyediakan uang Rupiah yang layak edar di seluruh penjuru Tanah Air. Selain itu juga memperkuat semangat kebangsaan melalui pemahaman tentang Rupiah sebagai simbol ke kedaulatan negara.
Selain menghadirkan layanan penukaran uang rupiah layak edar, ERB 2026 juga menyelenggarakan berbagai kegiatan edukasi sosialisasi Cinta, Bangga, dan Paham Rupiah kepada masyarakat di lokasi kegiatan. Kegiatan lainnya yaitu menguatkan jiwa dan karakter Pejuang Rupiah melalui berbagi pengalaman dan leadership sharing oleh TNI Angkatan Laut serta penyuluhan kepada masyarakat, dan layanan kesehatan.
Kegiatan tersebut diharapkan dapat meningkatkan literasi keuangan sekaligus memperkuat pemahaman masyarakat terhadap pentingnya penggunaan rupiah sebagai simbol kedaulatan negara. (Arry/oryza)











