- Tim QR Kodaeral I Bongkar Dugaan Sindikat Pengoplos Gas Elpiji di Deli Serdang
- Tugboat Bawa Ribuan Kubik Kayu Log Diamankan TNI AL di Perairan Utara Pulau Buru
- Operasi Amfibi Keris Woomera 2026, Marinir Gempur Pantai Panongan
- Pelayaran Misi Diplomasi Kemanusiaan, Satgas Port Visit 2026 Disambut Hangat di Solomon
- Helly VVIP TNI AU Landing di KRI Sriwijaya-100
- Cetak Instruktur Kompeten Generasi Muda Maritim, Pusteral Gelar Kursus Instruktur Saka Bahari Nasional
- Inovasi Daur Ulang Life Jacket, PELNI Raih Penghargaan ESG NOW Leadership Forum & Awards 2026
- Pelindo Regional 4 Peduli Korban Kebakaran di Makassar, Salurkan Bantuan
- Pelindo Indonesia Network Pendulum Diluncurkan, Perkuat Konektivitas dan Efisiensi Logistik Nasional
- KRI Alamang-644 Tebar Kebaikan, Nelayan Tanjung Balai Asahan Dibagi Sembako dan Cek Kesehatan
Tugboat Bawa Ribuan Kubik Kayu Log Diamankan TNI AL di Perairan Utara Pulau Buru

Keterangan Gambar : KRI Posepa-870 mengamankan kapal Tugboat (TB) Marina 2238 yang menarik Pontoon (TK) Marine Power 3039 bermuatan ribuan kubik kayu log di perairan utara Pulau Buru, Maluku, Sabtu (17/10/2026). Foto: Dispenal
Indonesiamaritimenews.com (IMN), PULAU BURU: KRI Posepa-870 mengamankan kapal Tugboat (TB) Marina 2238 yang menarik Pontoon (TK) Marine Power 3039 bermuatan ribuan kubik kayu log di perairan utara Pulau Buru, Maluku, Sabtu (17/10/2026).
Dalam keterangan resmi Dispenal disebutkan, TNI AL menunjukkan komitmen kuat dan ketegasannya dalam menjaga kedaulatan serta penegakan hukum di perairan yurisdiksi nasional.
Penangkapan ini berawal dari operasi patroli keamanan laut yang rutin dilaksanakan oleh unsur TNI AL pada Sabtu (17/10). Saat itu KRI Posepa-870 menghentikan dan memeriksa TB. Marina 2238 / TK. Marine Power 3039 dengan tujuan pelayaran sesuai Surat Persetujuan Berlayar (SPB) menuju Belawan.
Baca Lainnya :
- Operasi Amfibi Keris Woomera 2026, Marinir Gempur Pantai Panongan0
- Pelayaran Misi Diplomasi Kemanusiaan, Satgas Port Visit 2026 Disambut Hangat di Solomon0
- Helly VVIP TNI AU Landing di KRI Sriwijaya-1000
- TNI AL dan Tentara Australia Asah Kemampuan, Operasi Pendaratan Amfibi di Situbondo0
- Misi Kemanusiaan di Fiji Berakhir Sukses, Satgas Port Visit 2026 Lanjutkan Berlayar ke Solomon0
Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, kapal tersebut diketahui mengangkut muatan Kayu Log sebanyak 8.388,51 M³. Dari hasil simulasi harga patokan kayu, muatan tersebut diperkirakan memiliki nilai ekonomi sekitar Rp 2,60 miliar hingga Rp 5,79 miliar (nilai pasti menyesuaikan jenis kayu, diameter, dan lokasi).
Namun, dari hasil pemeriksaan dokumen dan fisik kapal secara mendalam, petugas mendapati sejumlah dugaan pelanggaran hukum di laut, seperti kapal tidak dilengkapi dokumen-dokumen resmi serta AIS (Automatic Identification System) tidak terbaca/tidak berfungsi dengan baik.
Sebagai tindak lanjut dari temuan pelanggaran tersebut, setelah dilakukan pemeriksaan fisik muatan secara menyeluruh, kapal beserta seluruh ABK dan muatannya dibawa menuju Kodaeral IX guna proses penyelidikan dan proses hukum lebih lanjut sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku.
Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali menyampaikan bahwa TNI AL senantiasa terus meningkatkan kesiapsiagaan dan pengawasan di seluruh alur laut kepulauan Indonesia guna mencegah segala bentuk pelanggaran hukum, penyelundupan, maupun aktivitas ilegal di laut demi kedaulatan dan keamanan negara. (Bow/Mar)











