- RUU Pelindungan Ketenagakerjaan Disetujui Lanjut ke Pembicaraan Tingkat II
- Mengintip Dapur Pelabuhan! Talenta Muda Peserta MAGENTA Pelindo Tur Eksklusif di IPC TPK
- Insiden Kecelakaan KM Virgo Ttansport 8 Jangan Hanya ABK yang Bertanggung Jawab
- Pelindo Kenalkan ADHARA, Konektivitas Terpadu Ekosistem Maritim Satu Platform Digital
- Presiden Prabowo: TNI Lahir dari Rakyat, Berjuang Bersama Rakyat, Hadir di Tengah Bencana
- HUT ke-81 TNI di Cilangkap, Presiden Prabowo: Terima Kasih atas Kesetiaan dan Pengabdian Para Prajurit
- Buruan Daftar! Pelatihan Vokasi Nasional Batch 6 Dibuka hingga 14 Oktober
- Presiden Prabowo Angkat 26 Anggota Wantimpres, ada Rocky Gerung, Margarito hingga Babah Alun
- Hari ke-18 Pencarian Korban, Penyelam Sisir Badan KMP Virgo Transport 8
- Pelantikan Ketua PWI Jabar, Akhmad Munir dan KDM Ingatkan Independensi Pers
Seruan Pemuda ICMI: Aksi Damai dan Bermartabat, Tolak Anarkisme, Kapolri Mundur

Keterangan Gambar : Pemuda ICMI (Ikatan Cendikiawan Muslim Indonesia) menyampaikan sikap resminya, Minggu (32/8/2025) berkaitan dengan situasi nasional belakangan ini. Foto: ist
Indonesiamaritimenews.com (IMN), JAKARTA: Menyikapi situasi nasional akhir-akhir ini yang diwarnai oleh gelombang demonstrasi di berbagai daerah, Pemuda ICMI (Ikatan Cendikiawan Muslim Indonesia) menyampaikan sikap resminya.
Pernyataan sikap ini sebagai bentuk kepedulian terhadap keberlangsungan demokrasi, keadilan sosial, dan kesejahteraan rakyat. Berikut pernyataan sikap yang disampaikan Ketua Umum Pemuda ICMI, Ismail Rumadhan dan Sekjen Alfian Arif, Minggu (31/8/2025).
Pertama, mendukung sepenuhnya aksi penyampaian aspirasi dari berbagai elemen masyarakat. Demonstrasi adalah bagian dari hak demokrasi warga negara, yang seharusnya menjadi sarana perbaikan tata kelola pemerintahan agar lebih transparan, akuntabel, dan berpihak pada rakyat.
Baca Lainnya :
- Dari Thailand, KRI Bima Suci Lanjut Berlayar ke Brunei Darussalam0
- Jabat Kepala Badan Otorita Pengelola Pantai Utara, Didit Herdiawan: Fokus Bangun Tanggul Laut0
- Presiden Prabowo Lantik 8 Dubes LBBP RI, Kepala dan Wakil Kepala Badan0
- KRI Bung Tomo-357 Manufer Sailing Pass Disaksikan Pimpinan Angkatan Laut ASEAN0
- Kasal se-ASEAN Kumpul, Tanam Pohon di Bukit Penang Hill0
"Kedua, kami menolak keras segala bentuk tindakan anarkis yang justru merugikan masyarakat sendiri, seperti perusakan fasilitas umum, penyerangan, maupun tindakan provokatif lainnya. Aspirasi rakyat akan lebih kuat bila disampaikan dengan damai dan bermartabat," tegas Ismail.
Ketiga, mendesak Kapolri untuk segera mengundurkan diri sebagai bentuk pertanggungjawaban moral dan institusional atas peristiwa meninggalnya seorang driver ojek online dalam aksi demonstrasi. Peristiwa tragis tersebut menjadi tamparan keras bagi aparat penegak hukum dalam menjalankan tugasnya secara profesional, humanis, dan sesuai prinsip demokrasi.
"Keempat, kami meminta Presiden Republik Indonesia untuk segera mengevaluasi kebijakan-kebijakan yang terbukti menimbulkan dampak buruk bagi kesejahteraan rakyat. Pemerintah harus lebih peka mendengar aspirasi masyarakat, serta mengedepankan dialog dan partisipasi publik dalam setiap pengambilan keputusan strategis," sambung Ismail.
Pemuda ICMI percaya bahwa bangsa Indonesia mampu melewati situasi ini bila semua pihak mau mengedepankan jalan damai, dialog, dan tanggung jawab moral demi terciptanya Indonesia yang adil, sejahtera, dan demokratis. (Ril/Oryza)











