- Hari ke-18 Pencarian Korban, Penyelam Sisir Badan KMP Virgo Transport 8
- Pelantikan Ketua PWI Jabar, Akhmad Munir dan KDM Ingatkan Independensi Pers
- Aksi Sosial Lintas Negara, Satgas Port Visit 2026 Gelar Bakti Kesehatan di Vanuatu
- Perusahaan Diminta Serap Tenaga Kerja Disabilitas, Menaker: Kami Latih, Kami Siapkan
- Ketum PWI: Pers di Tengah Gempuran Algoritma, Negara Harus Hadir
- Reshuffle ke-7 KMP: 18 Pejabat Baru mulai Menteri-Wamen hingga Kapolri-Wakapolri Dilantik Presiden
- PWI Pusat Luncurkan Website, Konektivitas Informasi 38 Daerah
- Sehari Jabat Kapolri, Suyudi Bongkar Gerbong Polri, 78 Pati Dirotasi, 19 Kapolda Diganti, Siapa Saja ?
- Presiden Prabowo Lantik Suyudi Ario Seto Jadi Kapolri, dan Wahyu Hadiningrat Wakapolri
- DPR RI Setujui Komjen Suyudi jadi Kapolri, Puan Tepis Anggapan Proses Kilat: Sudah Sesuai Mekanisme
Pelabuhan Perikanan Pengambengan Bali Bakal Bertaraf Internasional

Keterangan Gambar : Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Pengambengan, Jembrana, Bali. Foto: KKP
Indonesiamaritimenews.com (IMN), BALI: Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) akan mengembangkan Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Pengambengan, Jembrana, Bali, menjadi pelabuhan terintegrasi bertaraf internasional.
Menteri Kelautan dan Perikanan, Sakti Wahyu Trenggono pada pertemuan dengan para pelaku usaha perikanan di Provinsi Bali mengatakan ia sudah keliling melihat di beberapa negara, pelabuhan perikanannya begitu bersih, industri berkembang dengan baik.
Baca Lainnya :
- KOMPAK Berperan Jaga Kawasan Konservasi di Kepulauan Anabas0
- Optimalisasi Hilirisasi Ikan Kaleng Harus Didukung Semua Stakeholder0
- WWF 2024, Menteri Trenggono Galang Dukungan Global Pengelolaan Perairan Berkelanjutan 0
- Luncurkan PMO 724, Indonesia Targetkan Jadi Champion Urusan Lobster0
- Populasi Terancam Punah, Pengelolaan Ikan Bilih di Danau Singkarak Bakal Diatur KKP0
"Kita akan coba bangun di Pengambengan yang akan jadi sentra di zona 04 penangkapan ikan terukur (PIT)," kata Trenggono dalam keterangan tertulis, Selasa (21/5/2024).
Ia mengatakan, setiap zona PIT akan dibangun minimal satu pelabuhan perikanan yang lengkap fasilitasnya. Mulai dari proses penangkapan ikan, loading unloading, hingga fasilitas industri di belakangnya.
“Kita sudah kerjakan, buat roadmapnya, groundbreaking tahun ini, sehingga tinggal melanjutkan fase-fase berikutnya. Ini cara pemerintah untuk mengutamakan pelaku usaha dalam negeri agar naik kelas dengan menyiapkan fasilitas yang memadai untuk menunjang produktivitas lebih tinggi lagi,” jelas Trenggono.
PROYEK STRATEGIS NASIONAL
Lebih lanjut Trenggono mengatakan Pelabuhan Umum Benoa akan diproyeksikan menjadi lokasi Proyek Strategis Nasional Bali Maritime Tourism Hub (BMTH) dan akan berdampak pada keberadaan kapal perikanan di pelabuhan Benoa.
Untuk itu pihaknya menyiapkan sarana di PPN Pengambengan sebagai pusat perikanan di zona 04 PIT.
PPN Pengambengan akan dikembangkan melalui proyek Integrated Fishing Port and International Fish Market. Dengan prasarana pelabuhan perikanan yang memadai Menteri Trenggono optimis dapat menunjang pelaksanaan transformasi tata kelola perikanan nasional.
Pada kesempatan yang sama Plt. Dirjen Perikanan Tangkap Tb. Haeru Rahayu menyampaikan pengembangan PPN Pengambengan ditargetkan dapat menampung lebih dari 1.600 kapal perikanan skala menengah-besar.
“Kita optimis pengembangan ini dapat menggenjot produksi perikanan tangkap lebih dari 177.000 ton per tahun, menghasilkan perputasan ekonomi lebih dari 8,1 triliun per tahun, dan dapat menghasilkan Pendapatan Negara Bukan Pajak (PNBP) lebih dari 197 miliar rupiah per tahun,” tandasnya. (Arry/Oryza)











