- Diikuti 12.128 Peserta, Kemnaker Mulai Gelar Pelatihan Vokasi Nasional Batch 4
- Ekspedisi Rupiah Berdaulat 2026 di Pulau Damer: Kas Keliling, Edukasi Kebangsaan dan Bakti Kesehatan
- TNI AL Gelar Kompetisi Menembak Fun Shooting Diikuti 29 Negara, Ini Juaranya
- Apel Saka Bahari 2026, Membentuk Generasi Muda Bervisi Maritim, Tangguh, Siap Hadapi Disrupsi
- Perkuat Konektivitas Antarpulau, Pelindo dan AMANAIR Jajaki Layanan Seaplane
- KKP Jemput Bola Bantu Urus Izin Usaha Perikanan Tangkap di Kampung Nelayan Merah Putih
- Lanal Lampung Bekali Materi Bela Negara, Tanamkan Displin Siswa SMAN 11 Bandar Lampung
- TPK Koja Pastikan Operasional dan Pelayanan Terminal Tetap Lancar dan Terjaga Saat Pekerja Sampaikan Aspirasi
- 13 Hari Hilang di Laut, Rachmad Ditemukan Terdampar di Pulau Republik Palau
- Menteri Trenggono Pastikan 6 Program Prioritas Bawa Manfaat bagi Masyarakat, Apa Saja ?
Kapal Perang RI Teluk Hading-538 Terbakar, Begini Nasib 119 Prajurit

Keterangan Gambar : KRI Teluk Hading-538. Foto: Dispenal
Indonesiamaritimenews.com ( IMN),JAKARTA: Kapal Perang Republik Indonesia (KRI) Teluk Hading-538 terbakar di perairan Sulawesi Selatan, Sabtu (3/6/2023). Saat insiden terjadi, kapal berjenis Frosch-I/Type 108 ini sedang dalam menjalankan operasi Rutin TNI AL.
Kebakaran terjadi saat kapal berada pada posisi 05 37 853 LS – 120 37 395 BT, sekitar 11 NM Timur Selat Selayar atau 7 NM Tg Selasa, Sulawesi Selatan. Kapal ini merupakan salah satu unsur KRI jajaran Satuan Lintas Laut Militer 1 Jakarta (Satlinlamil 1 Jakarta) Komando Lintas Laut Militer (Kolinlamil).
Kronologis kejadian kebakaran diterima oleh Basarnas Selayar sekitar pukul 14.15 WITA. Jumlah personel yang berada di KRI Teluk Hading-538 saat terjadinya kebakaan total berjumlah 119 prajurit. Seluruhnya selamat.
Baca Lainnya :
DIEVAKUASI
Seluruh personel dievakuasi di TB Bahtera Zalfa yang saat itu melintas di Tempat Kejadian Perkara (TKP). Beberapa kapal yang melintas di sekitar titik lokasi ketika itu dalam posisi standby untuk memberikan bantuan di antaranya MV. Golden Ace dan MV. Green Wave.
Sejumlah unsur TNI AL juga diturunkan untuk melakukan penyelamatan terhadap prajurit KRI Teluk Hading-538. Di antaranya KRI Escolar-871, KRI Sultan Iskandar Muda (SIM)-367, KRI Sampari-628, KRI Terapang-648 dan KRI Tombak-629.
Selanjutnya KRI Teluk Hading-538 diupayakan untuk ditarik menggunakan kapal tunda menuju daratan terdekat. Selanjutnya TNI AL akan menurunkan tim untuk melakukan pemeriksaan penyebab terjadinya kebakaran.
Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Muhammad Ali ditempat terpisah menyampaikan ucapan terima kasih kepada kepada masyarakat, atas laporan cepat yang diberikan kepada pihak terkait terhadap kebakaran yang terjadi di KRI Teluk Hading-538 sehingga dapat ditangani dengan cepat.
Pimpinan TNI AL mengucapkan terimakasih kepada TB Bahtera Zalfa, MV Golden ACE, MV Gren Wave serta semua pihak yang terlibat dalam upaya penyelamatan pada kebakaran di KRI Teluk Hading-538. (Arry/Oryza)











