- Helly VVIP TNI AU Landing di KRI Sriwijaya-100
- Cetak Instruktur Kompeten Generasi Muda Maritim, Pusteral Gelar Kursus Instruktur Saka Bahari Nasional
- Inovasi Daur Ulang Life Jacket, PELNI Raih Penghargaan ESG NOW Leadership Forum & Awards 2026
- Pelindo Regional 4 Peduli Korban Kebakaran di Makassar, Salurkan Bantuan
- Pelindo Indonesia Network Pendulum Diluncurkan, Perkuat Konektivitas dan Efisiensi Logistik Nasional
- KRI Alamang-644 Tebar Kebaikan, Nelayan Tanjung Balai Asahan Dibagi Sembako dan Cek Kesehatan
- TNI AL dan Tentara Australia Asah Kemampuan, Operasi Pendaratan Amfibi di Situbondo
- Senangnya Bocah-bocah TK Dewi Sartika Wonokromo Naik Tank Amfibi 2 Marinir
- Kapolri Suyudi Temui Panglima TNI di Mabes Cilangkap, Ini yang Dibahas
- Misi Kemanusiaan di Fiji Berakhir Sukses, Satgas Port Visit 2026 Lanjutkan Berlayar ke Solomon
Helly VVIP TNI AU Landing di KRI Sriwijaya-100

Keterangan Gambar : Hari keempat pelatihan take off landing Helly TNI AD dan AU di KRI Sriwijaya-100 berjalan aman dan lancar. Foto: Dispenal
Indonesiamaritimenews.com (IMN), JAKARTA: Hari keempat pelatihan take off landing Helly TNI AD dan AU di KRI Sriwijaya-100 berjalan aman dan lancar.
Asops Kasal, Laksda TNI Dr. Yayan Sofiyan, dalam siaran resmi Jumat (16/10/226) menyampaikan bahwa pelatihan ini sebagai bentuk interoperabilitas TNI.
Jauh sebelum KRI Sriwijaya-100 datang dan bergabung dengan TNI AL, pelatihan take off landing di atas platform KRI oleh para penerbang dan Helly TNI AD dan TNI AU telah dilaksanakan.
Baca Lainnya :
- TNI AL dan Tentara Australia Asah Kemampuan, Operasi Pendaratan Amfibi di Situbondo0
- Misi Kemanusiaan di Fiji Berakhir Sukses, Satgas Port Visit 2026 Lanjutkan Berlayar ke Solomon0
- Ekspedisi Rupiah Berdaulat 2026, Menembus Lautan Distribusikan Rp25 Milyar ke Pulau 3T0
- Aksi Sosial Lintas Benua, Bakti Kesehatan Satgas Port Visit 2026 Disambut Antusias Masyarakat Fiji0
- Edukasi Keselamatan Melaut, Posal Sungai Kakap Gelar Penyuluhan Nelayan Kecil0
Adapun pelatihan yang dilaksanakan antara lain: High Recce, Low Recce, Dummy Approach, Touch and Go, Full Stop. Hal tersebut sejalan dengan Perintah Kepala Staf TNI Angkatan Laut, Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali bahwa interoperabilitas TNI harus terus ditingkatkan dalam mengantisipasi era peperangan modern.
Seperti diketahui, KRI Sriwijaya-100 adalah kapal induk pertama yang dimiliki TNI AL. Kapal induk ringan hibah dari Italia ini diresmikan pada Kamis (25/9/2025) dalam upacara yang dipimpin oleh Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto di Tanjung Priok, Jakarta Utara.
Kapal induk ringan yang semula bernama ITS Giuseppe Garibaldi tersebut kini secara resmi menjadi bagian dari kekuatan TNI AL. (Riz/Mar)











