- Helly VVIP TNI AU Landing di KRI Sriwijaya-100
- Cetak Instruktur Kompeten Generasi Muda Maritim, Pusteral Gelar Kursus Instruktur Saka Bahari Nasional
- Inovasi Daur Ulang Life Jacket, PELNI Raih Penghargaan ESG NOW Leadership Forum & Awards 2026
- Pelindo Regional 4 Peduli Korban Kebakaran di Makassar, Salurkan Bantuan
- Pelindo Indonesia Network Pendulum Diluncurkan, Perkuat Konektivitas dan Efisiensi Logistik Nasional
- KRI Alamang-644 Tebar Kebaikan, Nelayan Tanjung Balai Asahan Dibagi Sembako dan Cek Kesehatan
- TNI AL dan Tentara Australia Asah Kemampuan, Operasi Pendaratan Amfibi di Situbondo
- Senangnya Bocah-bocah TK Dewi Sartika Wonokromo Naik Tank Amfibi 2 Marinir
- Kapolri Suyudi Temui Panglima TNI di Mabes Cilangkap, Ini yang Dibahas
- Misi Kemanusiaan di Fiji Berakhir Sukses, Satgas Port Visit 2026 Lanjutkan Berlayar ke Solomon
Gotong Royong, TNI AL dan Masyarakat Bangun Tanggul Penahan Abrasi di Tapal Batas

Keterangan Gambar : TNI AL dalam hal ini Satgasmar Pam Ambalat XXX membangun tanggul penahan abrasi di Pantai Indah, Sei Bajau, Desa Tanjung Aru, Sebatik, Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara. Jumat (10/1/2025). Foto: Dispenal
Indonesiamaritimenews.com (IMN), NUNUKAN: TNI AL dalam hal ini Satgasmar Pam Ambalat XXX membangun tanggul penahan abrasi di Pantai Indah, Sei Bajau, Desa Tanjung Aru, Sebatik, Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara. Jumat (10/1/2025). Kegiatan ini sebagai bagian dari tugas dalam menjaga kedaulatan negara serta stabilitas lingkungan di masyarakat.
Prajurit Pasmar 2 Korps Marinir yang tergabung dalam Satgasmar Pam Ambalat XXX bergotong royong bersama masyarakat wilayah 'tapal batas' dalam proses pembuatan tanggul. Seperti diketahui, Nunukan adalah wilayah yang berbatasan langsung dengan Malaysia.
Kegiatan diawali dengan menyusun karung-karung berisi pasir di sepanjang garis pantai sehingga membentuk tanggul. Tumpukan karung pasir ini berfungsi sebagai penahan gelombang pasang dan ombak besar sehingga dapat mencegah abrasi yang berpotensi merusak permukiman warga dan infrastruktur di sekitar Pantai Indah.
Dansatgasmar Pam Ambalat, Kapten Marinir Oki Prabowo mengatakan, kegiatan ini menjadi langkah nyata prajurit TNI AL dalam menjawab tantangan lingkungan yang berdampak langsung pada kehidupan masyarakat khususnya yang berada di pesisir.
Kegiatan seperti ini menjadi bentuk nyata sinergi yang kuat dalam menghadapi tantangan di wilayah perbatasan, sekaligus mempererat hubungan baik antara prajurit TNI AL dan masyarakat.
"Sejalan dengan peran tugas TNI AL yang tidak hanya menjaga laut sebagai wilayah kedaulatan, tetapi juga memastikan bahwa masyarakat pesisir dapat hidup aman dan sejahtera," ujarnya.
Kolaborasi antara TNI AL dan masyarakat dalam menjaga kelestarian lingkungan ini sejalan dengan penekanan Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali bahwa kehadira TNI AL di tengah masyarakat diharapkan dapat memberikan solusi atas berbagai permasalahan termasuk yang berkaitan dengan lingkungan. (Arry/Oryza)











