- Mursyid Thariqah an-Naqsyabandiyyah K.H. Muhammad Rohmat Noor Telah Pergi
- PWI Pusat Rampungkan Draf Penyempurnaan PD/PRT, Atur Mekanisme Pemilihan Ketum
- Kasal Apresiasi Prajurit Marinir, Raih Juara I Lomba Video Pendek dan Konten Kreatif
- Nataru 2025/2026 Arus Kapal dan Penumpang Meningkat, Pelindo Regional 4 Catat Kinerja Positif
- KKP Indentifikasi 30 Ribu Ha Tambak di Aceh Hancur Dihantam Banjir Bandang
- Throughput IPC Terminal Petikemas Tembus 3,6 Juta TEUs, Tumbuh 13,2%
- Buka Tahun 2026, PELNI Lepas Pelayaran Perdana Tol Laut KM Nusantara 3
- Arus Petikemas Naik 6% Teluk Lamong Bukukan 2,8 Juta TEUs Tahun 2025
- Pemprov Banten dan Panitia Matangkan Persiapan HPN 2026
- Dorong Restorasi Pesisir, TPS Bawa Harapan Baru bagi Petani Mangrove
Alhamdulillah... Rumah Sakit Lapangan Marinir TNI AL Jadi Tumpuan Kesehatan Warga Aceh
Pray For Sumatera

Keterangan Gambar : Ratusan warga Aceh yang terdampak bencana banjir mendapat layanan kesehatan di Rumah Sakit Lapangan TNI AL dari Batalyon Marinir. Foto: Dispenal
Indonesiamaritimenews.com (IMN), ACEH: Operasi bantuan kemanusiaan dan penanggulangan bencana yang dilakukan TNI AL di Aceh terus berlanjut secara intensif. Layanan kesehatan juga sudah dilakukan dengan adanya Rumah Sakit Lapangan.
Data terbaru menunjukkan bahwa Rumah Sakit Lapangan (Rumkitlap) dari Batalyon Kesehatan (Yonkes) Marinir telah beroperasi dan memberikan pelayanan kesehatan kepada ratusan warga terdampak.
Dalam siaran resmi TNI AL, Selasa (9/12/2025) dijelaskan Rumkitlap Marinir yang didirikan di lokasi Kuala Cangkoi dan Kuala Kerto, Aceh, hingga saat ini telah merawat sebanyak 348 pasien. Pelayanan medis di fasilitas darurat ini masih terus berlangsung untuk memastikan seluruh masyarakat yang membutuhkan mendapatkan penanganan yang cepat dan tepat.
Baca Lainnya :
- Pangan Biru, Solusi Penuhi Gizi Masyarakat Menuju Indonesia Emas0
- Kasal Resmikan 2 Fasilitas Baru di RS Marinir Cilandak0
- Donor Darah di KRI Teluk Calang 524, Bakti Sosial Prajurit di Ujung Timur Indonesia0
- Teknik Mengolah Ikan Supaya Aman dan Bermutu, Pengelola MBG Diedukasi KKP0
- Cegah Stunting, ASDP Edukasi Ibu Muda di Banyuwangi Soal Gizi dan Anak0
Dalam operasi bantuan bencana alam (Gulbencal) ini, TNI AL telah mengerahkan 4.098 personel yang tersebar di berbagai titik lokasi bencana untuk membantu evakuasi, distribusi bantuan, dan pelayanan kesehatan.
Dukungan aspek kesehatan juga datang dari unsur laut dengan pengerahan KRI dr. Radjiman Wedyodininggrat-992 di wilayah Sibolga-Padang, yang ikut memberikan kontribusi signifikan dalam pelayanan kesehatan di perairan. Kapal ini telah menangani total 39 pasien, dengan rincian 17 pasien umum, 5 pasien rawat inap yang memerlukan operasi, dan 17 pasien gigi.
Sementara itu, KRI dr. Soeharso-990 juga telah sandar di Lhokseumawe, kedatangan KRI ini bertujuan untuk melaksanakan debarkasi atau penurunan bahan kontak (logistik bantuan) serta membuka pelayanan kesehatan bagi masyarakat di wilayah tersebut.
Seluruh kegiatan ini menunjukkan komitmen kuat TNI AL dalam mendukung pemerintah daerah dan masyarakat di wilayah terdampak bencana dalam masa tanggap darurat dan pemulihan pascabencana. Hal tersebut juga merupakan penekanan dari Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali kepada seluruh jajaran TNI AL.
Seperti diketahui, bencana banjir bandang dan tanah longsor melanda Aceh, Sumatera Utara dan Sumatera Barat. Peristiwa ini mengakibatkan 800 lebih warga di 3 provinsi meninggal dunia, sementara ratusan lainnya hilang. (Bow/Mar)











