- Kapal Perang KRI Teluk Parigi-539 Angkut Genset, Beras hingga Rendang, Bantuan untuk Korban Gempa NTT
- Relawan Bakti BUMN Batch IX, Pelindo Semai Harapan di Langowan
- Forum ASEAN di Bangkok, Menaker Bawa Agenda Penguatan Keterampilan dan Perlindungan Pekerja
- KKP Salurkan Bantuan untuk Warga Terdampak Bencana Gempa Bumi di NTT
- Pelindo Regional 2 dan BNN Jakut Edukasi Bahaya Narkoba di SMAN 13 Jakarta
- Cegah Karhutla, Presiden Prabowo Tekankan Tindakan Dini, Edukasi, dan Penegakan Hukum
- Presiden Prabowo Cek Langsung Karhutla di Kubu Raya, Pastikan Penanganan Optimal
- Penyelundupan 30.789 Ekor Benih Bening Lobster Digagalkan di Bandara Juanda, Pelaku Kabur
- Kampung Nelayan Merah Putih Mulai Menggeliat, Sudah Pasarkan 273 Ton Ikan
- Kemenhub Perkuat Budaya Keselamatan Pelayaran, Safety Training di Atas Kapal PELNI
Buka Indonesia Maritime Week 2025, Menteri AHY: Jadikan Sektor Kelautan Penggerak Utama Ekonomi

Keterangan Gambar : Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan (IPK), Agus Harimurti Yudhoyono melihat-lihat maket kapal di satu stand saat membuka ajang Indonesia Maritime Week (IMW) 2025 di Jakarta International Convention Center (JICC), Senin (26/5/2025). Foto: ist
Indonesiamaritimenews.com (IMN), JAKARTA: Indonesia memiliki potensi luar biasa di sektor kemaritiman. Karenanya industri maritim sangat penting dalam mendukung pertumbuhan ekonomi nasional.
Hal ini ditegaskan oleh Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan (IPK), Agus Harimurti Yudhoyono saat membuka ajang Indonesia Maritime Week (IMW) 2025 di Jakarta International Convention Center (JICC), Senin (26/5/2025).
Baca Lainnya :
- Forum LME Athena Ke-24, Indonesia Angkat Capaian Program PIK dan Program Nelayan Kecil0
- Indikasi Geografis Dongkrak Daya Saing Global, Produk Kelautan Indonesia Kian Berkilau0
- Lindungi Ekosistem Laut Pandeglang, KKP Ajak Masyarakat Lepasliarkan Penyu dan Ikan Badut0
- Tampil di SEG 2025 Barcelona, Tuna Ramah Lingkungan Hasil Laut Indonesia Bidik Pasar Dunia0
- Awas Eksploitasi Brutal, Trenggono: 65% Coral Triangle di Indonesia, Jaga 2.000 Spesies Ikan0
"Indonesia memiliki potensi luar biasa di sektor kemaritiman. Ajang IMW 2025 ini menjadi momentum kita bersama untuk membangun konektivitas, memperkuat keberlanjutan, dan mengadopsi digitalisasi di seluruh rantai nilai industri maritim," ujarnya, di JCC Senayan, Senin (26/5/2025).
"Masa depan Indonesia sangat bergantung pada kemampuan kita dalam mengelola dan mengoptimalkan kekayaan maritim yang kita miliki," kata AHY. "Termasuk di dalamnya adalah investasi pada ketahanan pelabuhan dan infrastruktur, pengembangan kapal rendah karbon, perlindungan keanekaragaman hayati laut, serta pelatihan generasi muda untuk.menjadi pelaut andal dan profesional maritim," sambung AHY.
Ke depan, pemerintah akan meningkatkan efisiensi logistik nasional sekaligus mendukung Asta Cita Presiden Prabowo. "Kita juga akan memperkuat kerjasama dengan komunitas internasional untuk memastikan domain maritim Indonesia tetap aman, terbuka dan berkelanjutan," tandasnya.
AHY mengapresiasi terselenggaranya acara IMW yang mencerminkan semangat untuk menjadi yang terdepan sebagai negara maritim. Sebagai negara kepulauan yang memiliki lebih 17.000 pulau, sambung AHY, sudah sepantasnya Indonesia mejadi sektor kelautan dan kemaritiman sebagai penggerak utama ekonomi, yang membuka potensi-potensi baru demi kemajuan dan kesejahteraan rakyat.
Sektor Potensial
Sementara itu Wakil Menteri Investasi dan Hilirisasi, Todotua Pasaribu menilai industri maritim sangat penting bagi perekonomian nasional. Industri maritim adalah satu sektor potensial dalam menarik investasi, sehingga bisa mengejar pertumbuhan ekonomi 8% dengan nilai investasi Rp1.900 triliun dalam lima tahun ke depan.
Industri maritim Indonesia, sambung Todotua Pasaribu, berkontribusi dalam realisasi investasi sebesar Rp136,3 triliun dari total realisasi investasi di kuartal I-2025 yang mencapai Rp465 triliun.
Hal senada juga diungkapkan Sekretaris Jenderal Kementerian Perhubungan, Captain Antoni Arif Priadi. Ia mengatakan sektor maritim memiliki kontribusi dan potensi yang besar terhadap perekonomian nasional, yakni sekitar 7% dari PDB Indonesia.
Letak geografis dan sumber daya yang mumpuni menjadi modal besar untuk terus mengembangkan industri maritim nasional, serta memperkuat posisi Indonesia sebagai hub maritim yang penting di kawasan.
Ia percaya kegiatan Indonesia Maritime Week 2025 akan menjadi sebuah awal mula yang baik sekali sekaligus sebagai sebuah inisiatif dan kerja sama yang lebih erat.
Gelaran acara IMW 2025 diselenggarakan oleh Kementerian Perhubungan (Kemenhub), PT Pelindo (Persero), Pertamina International Shipping (PIS), dan Indonesian National Shipowners Assosiation (INSA). IMW 2025 diikuti oleh berbagai asosiasi pelayaran dunia, serta dihadiri pula oleh Sekretaris Jenderal International Maritime Organization (IMO) Arsenio Dominguez (Arry/Oryza)











