Breaking News
- Menaker: Pelatihan Vokasi, Bekal Hadapi Dunia Kerja
- Indonesia Tuan Rumah Regional Marpolex 2026, Gandeng Filipina dan Jepang Tanggulangi Pencemaran Laut
- Dukung Konektivitas Nasional, PELNI dan BPH Migas Perkuat Tata Kelola JBT
- Presiden Prabowo Luncurkan 11 Proyek Hilirisasi dan Lepas Perdana Ekspor Baterai Kendaraan Listrik
- 800 Pati TNI dan Polri Dikumpulkan di Istana, Ini Taklimat Presiden Prabowo Soal Keadaan Negara
- PELNI Tebar Ribuan Life Jacket, Peduli Keselamatan Masyarakat Pesisir
- Operasi Penyergapan Tengah Malam, Penyelundupan 8,8 Ton Pasir Timah Ilegal Digagalkan TNI AL
- 5 Bulan Disandera Perompak Somalia, 4 ABK Kapal MT Honour 25 Selamat Bisa Kembali ke Indonesia
- Tok! DPR Sahkan UU Ketenagakerjaan, Ini 13 Poin Aturan Baru Lindungi Pekerja
- Tolak Kekerasan, KKP Jamin Keselamatan Awak Kapal Perikanan, Catat Nomor Pengaduan 24 Jam
Tanggap Darurat Karhutla di Jambi, Prajurit TNI AL dan Tim Gabungan Gotong Royong Padamkan Api

Keterangan Gambar : Prajurit Babinpotmar Pos Simpang Tua Lanal Palembang menanggulangi Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Provinsi Jambi, Selasa (25/8/2026). Foto: Dispenal
Indonesiamaritimenews.com (IMN), JAMBI: Prajurit Babinpotmar Pos Simpang Tua Lanal Palembang terus bergerak menanggulangi Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Provinsi Jambi.
Pemadaman kebakaran yang melanda perkebunan sawit warga di Desa Rawasari, Kelurahan Simpang, Kecamatan Berbak, Kabupaten Tanjung Jabung Timur, Provinsi Jambi, dilakukan pada Selasa (25/8/2026).
Peristiwa tersebut pertama kali diketahui sekitar pukul 16.30 WIB saat personel Binpotmar Simpang Tua memantau kepulan asap pekat di arah barat daya Pos TNI AL. Merespons temuan tersebut, personel Babinpotmar langsung berkoordinasi dengan aparat setempat dan meluncur ke lokasi kejadian.
Setibanya di lokasi pada pukul 17.20 WIB, prajurit TNI AL langsung bergabung bersama tim Karhutla daerah, personel Polsek dan warga setempat untuk memadamkan kobaran api yang melalap lahan sawit seluas kurang lebih 4 hektar.
Upaya pemadaman dan isolasi titik api dilakukan secara bergotong royong guna mencegah perembetan api ke area sekitar. Dalam insiden kebakaran lahan tersebut tidak terdapat korban jiwa, sementara untuk total kerugian material serta penyebab pasti munculnya titik api masih dalam proses penyelidikan pihak berwenang.
Aksi tanggap darurat ini merupakan wujud nyata dari arahan Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali agar keberadaan prajurit TNI AL di wilayah pesisir selalu siap sedia memberikan bantuan respons cepat, bersinergi dengan instansi terkait, serta menjadi solusi atas kesulitan masyarakat setempat. (Han/Mar)
Write a Facebook Comment











