Aksi Sosial Lintas Benua, Satgas Port Visit 2026 Kerja Bakti Gotong Royong di Republik Fiji

By : Indonesia Maritime News 10 Okt 2026, 21:43:59 WIB Hankam
Aksi Sosial Lintas Benua, Satgas Port Visit 2026 Kerja Bakti Gotong Royong di Republik Fiji

Keterangan Gambar : Satgas Terpadu Port Visit 2026 menggelar kegiatan sosial kerja bakti, di Republik Fiji, kawasan Melanesia, Oseania, Sabtu (10/10/2026). Foto: Dispenal


Indonesiamaritimenews.com (IMN), FIJI: Kunjungan Satgas Gabungan Terpadu Port Visit 2026 melalui KRI dr. Wahidin Sudirohusodo-991 (KRI WSH-991) ke Fiji diisi dengan berbagai kegiatan sosial seperti kerja bakti, cek kesehatan gratis dan pemberian bantuan.

Kegiatan ini sebagai wujud kepedulian dan persahabatan Indonesia dengan masyarakat Fiji. Kegiatan bakti sosial dan bantuan sosial digelar di Nakula Methodist Church, Fiji, Sabtu (10/10/2026).

Komandan Satgas Gabungan Terpadu Port Visit 2026, Kolonel Laut (P) Benedictus Hery Murwanto bersama rombongan meninjau langsung pelaksanaan bakti sosial dan menyerahkan bantuan, bersama Duta Besar RI untuk Fiji Dupito D. Simamora serta Atase Pertahanan RI untuk Fiji Kolonel Czi Eko Pur Indriyanto.

Baca Lainnya :

Kegiatan meliputi pengerasan dan pengecoran jalan, perawatan bangunan gereja, serta penyerahan bantuan sosial dan bahan kontak kepada Angkatan Laut Fiji dan pengurus gereja.

Bantuan untuk Fiji Navy diterima oleh Commander Isoa Tokalauvere, berupa semen, tandon air, dan sembako. Sementara itu, bantuan bagi Nakula Methodist Church diterima oleh Ananaisia Cokananto selaku Minister Methodist, berupa sembako, Alkitab, serta peralatan kerja untuk mendukung renovasi dan pengecoran serta perlengkapan kebersihan.

Kepedulian Satgas juga menjangkau komunitas Muslim melalui penyerahan bantuan kepada Mohammad Karim selaku imam Toorak Jame Mosque, Suva. Bantuan tersebut meliputi Al-Qur’an terjemah, Al-Qur’an, karpet masjid, dan sembako.

Penyaluran bantuan lintas komunitas ini mencerminkan semangat saling menghormati dan kepedulian tanpa membedakan latar belakang agama maupun masyarakat yang menerima.

Melalui kegiatan tersebut, Satgas Gabungan Terpadu Port Visit 2026 tidak hanya menjalankan misi diplomasi maritim, tetapi juga menghadirkan manfaat nyata melalui gotong royong, bantuan sosial, dan penguatan hubungan antarmasyarakat. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya mempererat persahabatan Indonesia dan Fiji serta membangun kepercayaan melalui aksi kemanusiaan yang dirasakan langsung oleh masyarakat.

Pelaksanaan bakti sosial ini sejalan dengan arahan Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali untuk memperkuat diplomasi TNI Angkatan Laut melalui pendekatan yang profesional, humanis, dan bermanfaat bagi masyarakat. Kehadiran Satgas di Fiji diharapkan semakin mempererat hubungan persahabatan Indonesia dengan negara-negara sahabat di kawasan Pasifik Selatan.

Misi Perdamaian

Seperti diketahui, TNI AL bersama Kementerian Koordinator Bidang Politik dan Keamanan Republik Indonesia (Kemenkopolkam RI) memberangkatkan Satgas Port Visit 2026 menggunakan KRI dr. Wahidin Sudirohusodo-991 (KRI WSH-991).

Kegiatan ini mengusung misi perdamaian sekaligus upaya mempererat hubungan persahabatan Indonesia dengan negara-negara di kawasan Pasifik Selatan sebagai Kapal Bantu Rumah Sakit. 

Satgas diberangkatkan dari Dermaga 106 Tanjung Priok, Jakarta Utara, Senin (14/09/2026). Pelepasan dipimpin oleh Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Jenderal TNI (Purn) Djamari Chaniago didampingi oleh Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto dan Wakil Kepala Staf Angkatan Laut (Wakasal) Laksdya TNI Edwin serta sejumlah pejabat TNI, Kementerian/Lembaga, serta unsur terkait lainnya.

Satgas Port Visit 2026 yang mengusung tema “Health, Humanity, and Diplomacy dengan semangat Bridging Nations, Serving Humanity”ini dipimpin oleh Komandan Satgas (Dansatgas) Kolonel Laut (P) Benedictus Hery Murwanto selaku Komandan KRI WSH-991. Dalam pelayarannya selama 60 hari, KRI WSH-991  mengunjungi Vanuatu, Fiji, Solomon, dan Papua New Guinea.  Kegiatan ini diikuti oleh 318 personel gabungan dari TNI Polri, kementerian/lembaga, relawan, jurnalis, serta mahasiswa. (Arry/Mar)




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook