- Pelatihan Vokasi Jangan Hanya Mengejar Sertifikat, Menaker: Bangun Portofolio
- Arus Barang Melonjak 8,2% Tembus 2,8 Juta TEUs, IPC TPK Dorong Efisiensi Logistik Nasional
- Pelindo Perkuat Peran Indonesia di Jalur Pelayaran Internasional, Kembali Layani Ship-to-Ship di Nipa
- Wamenaker: Sertifikasi Kompetensi Pekerja BUMN Bukan Sekadar Formalitas
- Pelindo Regional 2 Tanjung Priok Kucurkan Beasiswa untuk 50 Siswa SD hingga SMA
- Presiden Prabowo Lantik Kepala BNPB, Kepala-Wakil Kepala BPGMN dan 4 Wakil Menteri
- Teken MoU, PWI-Lemhannas Komitmen Jaga Ketahanan Nasional
- Tukar Jabatan, Maruli Simanjuntak Jabat Wakil Panglima TNI, Tandyo Budi Revita Jadi KSAD
- Kemnaker Buka Pendaftaran Seleksi Administratif Calon Hakim Ad Hoc PHI, Catat Tanggal dan Syaratnya
- Aksi Sosial Lintas Benua, Satgas Port Visit 2026 Kerja Bakti Gotong Royong di Republik Fiji
Ini Terobosan TPK Koja Mencapai Target Laba 2024
Random Video
- Pengasuh MILBoS Ustad M.Rizki Akbar,SE Tadaburi Surah Al-
- Bunda Indah Ketua RKLA Dukung Prabowo Presiden RI, Ajak Rakyat Indonesia Doa Bersama Amankan Negeri
- Kenangan di Pol Damri Tanjung Karang, Lampung
- Pameran otomotif, IIMS 2026!
- Dituding Curang Relawan Pecinta Prabowo Gibran Menjawab, Apa Kata Mereka?
Indonesiamaritimenews.com (IMN),JAKARTA: Sukses TPK Koja meraih kinerja tahun 2023 dengan throughput hampir mencapai satu juta TEUs dengan laba selisih Rp 1 Miliar dari anggaran semakin memacu awak perusahaan ini, untuk mencapai target tahun 2024 yang lebih tinggi dari tahun sebelumnya sebesar Rp 228 Miliar.
TPK Koja menggeliat, melakukan berbagai terobosan untuk mencapai target tersebut.
Langkah yang dilakukan TPK Koja, mereka berkolaborasi dengan Anak perusahaan PT.Pelabuhan Indonesia lainnya, bersama meningkatkan kinerja mencapai target laba perusahaan.
TPK Koja kemudian, merangkul pelayaran dan pemilik barang. Salah satunya Meratus Line.
Langkah itu dilakukan, untuk memajukan fungsi pelabuhan pasca merger PT Pelabuhan Indonesia.
Meratus Line sebagai pelayaran berkomitmen untuk mendukung Pelabuhan Tanjung Priok sebagai International Hub Port.
Upaya itu dilakukan agar, Petikemas Indonesia tidak lagi lari ke Singapura dan Port Klang.
TPK Koja mendorong Koneksitas pelabuhan. Pelabuhan kecil membawa muatan ke Hub port. Kemudian dibawa dan di lepas di Terminal TPK Koja sebagai ekspor Indonesia
PELUANG KEMBANGKAN PELABUHAN dan PENDAPATAN
Budi Muljono Rahman, Chief Trade Officer Meratus Line berpendapat, Pelabuhan Tanjung Priok dengan segala fasilitas yang dimilikinya, berpotensi untuk ditingkatkan menjadi International Hub Port.
Budi memaparkan, sejalan dengan semangat perusahaannya menjadi pelayaran penggerak konektivitas logistik nasional, Meratus telah melayani rute pelayaran transhipment tersebut.
Dia mencontohkan rute pelayaran Jakarta – Surabaya – Kupang – Dili (Timor Leste) – Matukea (Papua Nugini) – Lae (Papua Nugini) – Jakarta.
Rute internasional, Meratus telah melayani rute pelayaran ke Malaysia, Singapura, China dan India. Rute itu memicu perkembangan pelabuhan khususnya TPK Koja sekaligus meningkatkan pendapat.
PERALATAN
Pemilik perusahaan TPK Koja , PT. Pelabuhan Indonesia (Pelindo) pemilik 51 persen saham dan PT Hutchison Port Indonesia (HPI) 49 persen, sudah merespon hal itu. 'TPK Koja akan membeli berbagai peralatan baru," ungkap Indra.
Publikasi Korporasi pun ditingkatkan.TPK Koja mengadakan Media Gathering dengan Forum Wartawan Maritim (Forwami), di Bogor, belum lama ini. Mereka mengundang perwakilan pelayaran Meratus Line untuk menyampaikan paparan agar dapat bersinergi memajukan TPK Koja dan memajukan pelayaran itu sendiri.
TPK Koja berharap awak media mendukung dengan pemberitaan positif mewujudkan harapan mereka.(Arry/Oryza).
