NEWS - Indonesia Maritime News (IMN)

TERDAFTAR: IDM000087670
DEPARTEMEN HUKUM DAN HAK ASASI MANUSIA
DIREKTUR JENDERAL HAK KEKAYAAN INTELEKTUAL
KM Santika Nusantara Melebihi Manifes
KNKT Lakukan Penyelidikan,Terbakar di Masalembo


Indonesiamaritimenews.com(IMN),JAKARTA:KM Santika Nusantara yang terbakar di perairan Masalembu, Sumenep, Madura, mengangkut penumpang melebihi manifes. Sebanyak 286 penumpang selamat dan 4 lainnya meninggal dunia

Seperti diketahui, Kapal Motor (KM) Santika Nusantara rute Surabaya-Balikpapan terbakar di perairan Masalembu, Sumenep, Madura, Kamis (22/8/2019) sekitar pukul 20.45 WIB. Dalam manifes tercatat 111 berpenumpang, terdiri dari 100 penumpang dewasa, 6 anak, dan 5 bayi. Namun, jumlah penumpang yang dievakuasi oleh Basarnas dan tim gabungan, ternyata jauh lebih banyak.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Jatim, Kombes Pol Frans Barung Mangera mengatakan, data yang diterima kepolisian total jumlah penumpang KM Santika Nusantara adalah 290 orang. Ini berbeda dengan data manifes kapal. "Berdasarkan data terakhir yang dilaporkan pada Sabtu pukul 03.30 WIB, 290 penumpang berhasil dievakuasi. 286 penumpang selamat dan 4 orang meninggal dunia," jelas Kombes Frans, Sabtu (24/8/2019).

Penumpang yang selamat serta meninggal dunia dievakuasi ke tiga pelabuhan. Rinciannya:
1. 64 Orang dievakuasi KM Darma Fery 7 tiba di Jamrud utara.
2. 148 Orang dievakuasi KM Putra Tunggal 8 tiba di Dermaga Kalianget.
3. 23 Orang dievakuasi KM Spiil Citra tiba di Dermaga Berlian Timur.
4. 55 Orang (51 selamat dan 4 meninggal dunia), posisi di Masalembu, dievakuai menggunakan KN Laksamana dari Basarnas dan KN Cindamani dari KPLP.

KNKT LAKUKAN PENYELIDIKAN
Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) mulai melakukan investigasi guna mengetahui penyebab insiden terbakarnya KM Santika Nusantara. Investigator KNKT, Nico Maris mengatakan data-data tengah dikumpulkan seperti keterangan para penumpang, termasuk manifes penumpang.

"Kita cari bukti awal untuk mengungkap penyebab kebakaran KM Santika Nusantara ini lebih dulu," kata dia kepada wartawan.

Beberapa penumpang yang selamat mengungkapkan, api berasal dari di dek bawah tempat truk dan motor parkir. Kobaran api dan asap tebal membuat penumpang sesak nafas dan histeris. Sebagian penumpang menyelamatkan diri menggunakan sekoci, lalu ditolong oleh nelayan.

KNKT juga akan berkoordinasi dengan perusahaan pemilik kapal dan petugas untuk melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).

Sementara itu, Deputi Bidang Operasi dan Kesiapsiagaan Badan SAR Nasional (Basarnas) Mayjend Nugroho Budi Wiryanto mengaku pihaknya masih fokus melakukan pencarian penumpang yang belum ditemukan. Pencarian tersebut, dilakukan di area terbakarnya KM Santika Nusantara di perairan Masalembu, Sumenep, Madura, Jatim.

"Kami ingin memastikan semua terevakuasi jangan sampai ada yang tertinggal di kapal," tukas Nugroho. (Oriz/MAR/IMN)

Image

Index

Maut di Cipularang

Kecelakaan 21 Kendaraan , 9 Tewas

Kemenhub Tingkatkan Kopentensi SDM Kenavigasian

Unggul dan Berdedikasi Tinggi

ITL Trisakti Dapat Award Pemerintah

PTS Sukses Terapkan SPMI

KM Santika Nusantara Melebihi Manifes

KNKT Lakukan Penyelidikan,Terbakar di Masalembo

Kemenhub Gandeng Pemkab Subang

Kelola Patimban Saling dukung dan sinergi

KSOP Kelas III Gorontalo Raih

Salah Satu Akun Medsos Terbaik

Marak Pelanggaran ODOL

E-Jembatan Timbang Diterapkan

Digitalisasi Logistik Terintegrasi

Tebas Biaya Tinggi

Hari ini

IPC Pulangkan Pemudik

Inilah Era Digital IPC

Priok Terapkan Auto Gate Pass System

Poll

Subscribe Newsletter