NEWS - Indonesia Maritime News (IMN)

TERDAFTAR: IDM000087670
DEPARTEMEN HUKUM DAN HAK ASASI MANUSIA
DIREKTUR JENDERAL HAK KEKAYAAN INTELEKTUAL
KOP Priok Kombes Pol. Hermanta SH,MM,M.Mar: " Priok Lancar dan Stabil"
"Saya terus bergerak, berinovasi untuk pelayanan lebih baik"

Indonesiamaritimenews.com (IMN):Fajar mulai memancar menyentuh aktivitas Pelabuhan Tanjung Priok. Getar kontainer belum terasa suasana lengang. Para pekerja satu persatu memasuki area pelabuhan. Petugas di Kantor Otoritas Pelabuhan sudah berada di posisinya kendati waktu jam kerja belum dimulai.Mereka mempersiapkan perangkat kerja untuk memulai aktivitas memberikan pelayanan kepada publik.

Tim IMN di pagi sejuk itu, berada di Kantor Otoritas Pelabuhan sesuai janji untuk mendiskusikan kebijakan pelayanan masyarakat di Pelabuhan Tanjung Priok, yang masih bernuansa peringatan hari Kemerdekaan RI ke 74.

Kepala Otoritas Pelabuhan (KOP)Tanjung Priok Hermanta tidak langsung menuju ke ruang kerja saat tiba di kantor, ia langsung menuju pos dan ruang kerja anak buah. Ia bertanya dan mendikusikan . "Pemimpin transformasional,pemimpin masa depan adalah yang melekat dengan anak buah, cari permasalahannya dan selesaikan secara bersama,"ungkapnya di awal perbicanganan dengan IMN,Selasa (20/8/2019) diruang kerja Pelabuhan Tanjung Priok Jakarta.

Tindakan Itu dilakukan Hermanta setiap hari sehingga menjadi kebiasaan.Ia meyakini dengan cara itu ia bisa menggali perbagai persoalan di Pelabuhan yang di nakhodainya dievaluasi dan secepatnya dibuat kebijakan.Baginya menjalankan tugas tidak hanya duduk dibelakang meja, harus bergerak yang akan melahirkan ," inovation every day, creatif every day,building mainset every day, sehingga your dream be come true," katanya bersemangat saat disinggung apa yang dimaksud inovation every day .

Filosopi memotivasi diri untuk mencapai kesuksesan itu bukan hanya dalam lisan, tetapi dibuat di baleho yang terbaca setiap siapa saja yang hendak memasuki ruang. Sehingga siapa pun yang membaca termotivasi meraih impiannya. Ia mengaku filosopi itu adalah Iimu yang didapat dari para guru, dijadikan motivasi dan diimplementasikannya dalam bertugas .

DINAMIS

Dunia dinamis, terus berubah, lanjut Hermanta, lingkungan strategis menuntut kita selalu dinamis, "Sehingga kita paham lingkungan dan berbagai impact dari serangan dunia. Kita adalah bagian dunia yg terus berubah."

Ketidak pastian ekonomi akibat perang ekonomi China-USA, berdampak ke negara sekeliling."Kita mau tidak mau bergerak menghadapi hal itu menjaga stabilitas. Skala terkecil pelabuhan.Apa yang kita buat? Namun tak bisa berbuat di luar sektor kita. Contoh bagaimana pelabuhan meningkatkan ekspor-impor? Pelabuhan bukan tempat konsolidasi produksi tapi tempat konsolidasi alih muat . Fasilitas tetap kita berikan,kecepatan kerja tetap kita tingkatkan dalam 24 jam.Sabtu Minggu pun kita jalan dilapangan.Dunia dalam hal ini indonesia menuntut kita kerja 24 jam memberikan pelayanan ekonomi perdagangan dan itu diberikan Pelabuhan Tanjung Priok. Luar biasa dukungan teman-teman dari Kementerian Pertanian, Bea Cukai dsb,"kata Hermanta memuji.

TURUN KE BAWAH

Lelaki "Wong kito" ini tak segan turun langsung ke bawah berbaur dengan anak buahnya di lapangan mengatur lalu lintas bahkan sampai Jam 11 malam."Bila aku turun anak buahku semuanya turun jadi semuanya berjalan lancar. Kita harus sisipi yang begini karena dengan dukungan mereka kita berbuat tanpa dukungan mereka tidak bisa, demi kepentingan bangsa yang lebih baik. Ini arahan Pak Menteri dan Pak Dirjen agar melakukan arahan seperti itu."

Kadang kala, "Menurut kita baik belum tentu baik bagi orang. Namun walau pun tidak baik nenurut orang tetapi menurut kita baik tetaplah lakukan demi kebaikan bersama. Orang melihat dari satu sisi berbeda neuro linguistic program. Itu pilosofi yang baik supaya tidak ada pertentangan,hati,pemikiran dan tindakan," ungkap Hermanta

Ia mengakui walau pun sudah bekerja sampai jauh malam ada saja kritikan, "Untuk apa? Kan ada jam kerja. Biarkan saja tetaplah bekerja dan berbuat baik,nanti masyarakat mendoakan kita dan tuhan memberikan keberkahan, kesehatan umur panjang dan bimbingan hingga tenang semua.Bila ada masalah teman-teman pun membantu."

MEMECAHKAN MASALAH DENGAN SOFT

Menurut Hermanta menyelesaikan masalah tidak perlu dengan kekerasan sehingga menimbulkan gesekan."Saya berbuat tetapi bagaimana kita bisa memecahkan masalah dengan soft.Misalnya soal truk yang parkir sembarangan,kita punya batu kita beri batu ditempat itu. Sekarang tidak ada lagi parkir disitu.Kendati itu bukan daerah saya di seberang. Sebelah pun kawan kita tetap kita selesai tanpa menyalahkan siapa pun."

Hermanta mencoba berlapang dada menghadapi situasi tugas yang dihadapinya.Dia yakin, "Kalau kita bekerja dengan hati orang pun melihat. Itu saya tamamkan pada anak buah . Bila kita lakukan serius orang pun melihat keseriusan kita. Anak buah melihat saya berkerja tak pernah mengada- ada loyal, dedikasih pada masyarakat pelayanan publik. Bila kita kerja untuk masyarakat ridhonya datang dari langit hingga terselesaikan masalah."

"Bila saya bilang pada bawahan ada masalah bilang saya. Saling menyalahi, bahaya!.Kita tidak tahu yang dibawah bagaimana ?Bila ada under preser bahaya, mental pasukan menurun. Sebelum terjadi cepat kita atasi.Seperti misalnya parkir kita selesaikan secara teknis, selesai,"jelas Hermanta seraya mengajak minum kopi dan singkong rebus yang tersedia.

Ia tak hanya dibelakang meja terus bergerak merangkul semua stakeholder di pelabuhan. Ia menyadari butuh dukungan semua pihak,'"Kehadiran saya disini berdampak global kendati kegiatan lokal yang saya lakukan. Saya datangi teman-teman di Pol Air tempat lama saya bertugas, Angkatan Laut, Lantamal, Kolinlamil.Ketika kita merasa asing lakukan banyak komunikasi hingga kita tidak merasa asing lagi bagi mereka.Kecenderungan kita ketika kita merasa asing, menghidar itu yang tak boleh. Datangi masyarakat hadir ditengah mereka sehingga kita tak asing lagi,"ucap Hermanta mengutip perkataan Gurunya Brian T.

PERIOK SEKARANG LEBIH BAIK

Pada lima tahun 2005 yang lalu, lanjut Herman, betapa macetnya Pelabuhan Priok. Ia waktu itu mengatakan pada teman asosiasi, "Bila saya jadi KSOP di priok saya punya strategi dan sekarang berjalan lancar seperti di Domestik kendati ada cemohan tetap kta lakukan demi kebaikan dan memudahkan teman-teman di asosiasi . Walau ada dinamisasi,ada perawatan penggantian oli,per rusak dan scring. Tetapi dari segi volume jauh (meningkat-red)) bisa dibuktikan dan kemacetan jauh ( menurun-red)."

Hermanta membuat terobosan di domestik, auto gate. Tujuanya memudahkan supir truk, "Mereka punya hp, bikin group di whatsapp dan bila perlu bikin informasi di buffer area. Berapa banyak antrean truk.Dunia berubah kita cepat lakukan perubahan bila tidak menjadi kelompok- kelompok usang. Hal itu sekarang dalam persiapan, butuh informasi, input data,sinkronisasi antara terminal dan truk data serta terdata kontainer yang cocok dengan si pengguna jasa . Selama 24 jam semingu sudah running, kelancaran lalu lintas sudah bagus dengan auto gate sistem,"urai Hermanta.

Sistem Informasi digital truk terus dipersiapkan, sehingga pengguna jasa mudah mengakses, nama supir truk, kondisi truk,tujuan,nama perusahan, kelengkapan administrasi. "Data ini bisa digunakan teman-teman asing,agar datang ke sini,"kata Hermanta. Membangun trust tidak mudah,lanjutnya, ketika barang yang miliaran rupiah diangkat oleh truk dengan biaya 2 sd 6 juta rupiah dengan resiko yang ditanggung si pemilik barang maka jasa yang diberikan truk tersebut harus sesuai .

Hermanta menyinggung tentang permintaan asosiasi agar angkutan bisa beroperasi penuh, dilakukan sehari dari pagi sampai sore. Selama ini terbentur batasan jam orang masuk kantor dan sekolah dari jam 06.00 s/d 09.00 Wib. Pemerintah akan memberi solusi dengan membuat jalur khusus namun truk harus layak."Pemerintah dalam hal ini menteri Perhubungan terus memikirkan. "

BAHAGIA

Lelaki yang gemar belajar ini, berprinsip kerja dengan senang hati,"Aku kerja dengan baik kulakukan dengan bahagia maka impact akan baik pada lingkungan. Jangan pernah kita berpikir ini adalah tugas, lakukan ini sebagai kesenangan hingga kita bisa bekerja secara optimal,"akunya.

"Kita bekerja mengeluarkan energi,jangan buat tugas sebagai beban,dan tekanan tapi lakukan sebagai kesenangan sehingga kita bisa melakukan dengan baik, memberikan pada masyarakat demi nusa dan bang. Selalu komit untuk nelakukan excelent thing, inovation, creatif every day, growing mindset every day, your dream will be come true,"katanya mengutip nasehat gurunya mencapai mimpi, motivator ulung Anthony Robbins penulis Buku laris Awaken The Giant Within & Unlimited .

Ia memegang nasehat gurunya agar berhati-hati dengan ucapan karena akan memperngaruhi pikiran dan akan mempengaruhi keputusan lahir sebagai prilaku,"Bila terus menerus dilakukan akan menebal menjadi habit,kebiasaan."Demikian halnya kalau ingin sukses, ngin mencapai cita-cita katakanlah yang baik, buat komunikasi sukses hingga Habit kita menjadi sukses."

" Untuk menjadi sukses siapa pun anda,ras apapun anda ketika meniru orang sukses dan masuk ke lingkungan sukses maka anda mencapai tujuan yang sama dengan orang sukses tersebut. You this can be,harus bisa mencacah, meyakini kata kata yang baik. Untuk menjadi orang sukses dream came true tadi anda harus creatif, turunannya bergerak, how to make inovation caranya creatif , kalau kita kreatif ya bergerak maka dunia dan wawasan akan terbuka, "ucap Hermanta untuk mencapai kesuksesan menyadur Brend Resi.

Dalam bahasa Religi Hermanta mengulas, "Kau mau surga selalulah mencintai tuhanmu, cara kau dicintai tuhanmu selalu minta ampun padaNya, apa yang kau lakukan selama 24 jam,sederhananya astargfirullah. Bertanya pada diri adakah langkah ucapan dan perbuatanku salah hingga menimbulkan keputusanku yang salah. Bila Allah cinta kita akan masuk surga paling tidak kita dibimbingnya."

INTEGRASI

Dalam suasana masih memperingati hari kemerdekaan RI ke 74, Hermanta menyampaikan kepada seluruh stakeholder pelabuhan di Tanjung Priok berja tetap semangat, "Tetapi semangat saja tidal cukup harus terintegrasi sehingga kita solid memberi pelayanan terbaik pada masyarakat pada sektor-sektor mana pun yang anda kuasai seperti yang ditanamkan pejuang kita memberikan pelayanan terbaik."

"Mencapai cita cita kita yang baik,tidak bisa hanya punya do saja, harus punya belive,need dan,had. Kalau ingin sukses, bergerak,melihat lingkungan sehinga muncul kreatifitas dan inovasi. Ini memudahkan kita menyelesaikan masalah. Misalnya, pelayanan pelabuhan maka akan muncul inovasi yang menjasi solusi pelayanan, kemacetan buat inovasinya sebagai solusi kemacetan,masalah parkir munculkan inovasi perparkiran," kata Hermanta mengaris bawahi.

Langkah yang dilakukan Hermanta untuk menyelesaikan masalah mesimplikasikan masalah dan menyederhanakannya. Ia mengutif kata Albert Enstein,"Jika kita tidak bisa mengimplikasikan suatu masalah secara simplify maka belum menguasai masalah tersebut,orang pintar membuat masalah besar menjadi sederhana,"katanya berbinar.

Hermanta melangkah dan terus melangkah memadukan didikan dari kesatuannya di Polri dan mengemban tugas sebagai ujung tombak dari Kementerian Perhubungan di Pelabuhan Tanjung Priok dituntut bisa mengendalikan pelabuhan dalam situasi apapun dengan berbagai keilmuan akademis yang dikuasainya, meracik mulus antara ketentuan di Kepolisian, melaksanakan kebijakan Kemenhub dan menghamba pada Sang Khalik secara religi.

Ia bergerak dan terus bergerak mengggali masalah,kemudian ia petakan menjadi sederhana, lalu lahirlah kreatifitasnya membuahkan inovasi sebuah kebijakan sebagai Kepala Otoritas Pelabuhan Tanjung Priok, sehingga pelabuhan berhasil memberikan pelayanan terbaik, berjalan lancar dan stabil seperti yang diharapkan semua stakeholder dan pengguna jasa. (M.Arifin Mukendar)



(-)

Image

Index

Ketua Forwami Ire Djafar

Membawa Harapan Baru

Haryanto CS TPK Koja "Tak masalah siapapun pemenang"

Farudi terpilih Ketua SP

GM Pelabuhan Priok Perhatian

Sidak Ruang Wartawan Forwami

KOP Priok Kombes Pol. Hermanta SH,MM,M.Mar: " Priok Lancar dan Stabil"

"Saya terus bergerak, berinovasi untuk pelayanan lebih baik"

Rizal Ariansyah:Qurban Membangun Solidaritas

IPC Bagikan 245 Sapi dan 21 Kambing

IPC Sunda Kelapa Bagikan 10 Sapi

Qurban Lambang Persaudaraan

Priok Libur Lebaran Pertama

Besok Kembali Melayani

Mudik Gratis IPC TPK

Turunkan 14 Bus Tujuan Jogyakarta

Elvyn G Masassya: Kesolehan Korporasi Melayani, Mewujudkan

IPC Pelabuhan Kelas Dunia sebagai Trade Fasilitator Dan Berbagi

IPC Lepaskan Ribuan Mudik Gratis

Pemudik Memasuki Kapal Senyum Sumringah

Poll

Subscribe Newsletter