NEWS - Indonesia Maritime News (IMN)

TERDAFTAR: IDM000087670
DEPARTEMEN HUKUM DAN HAK ASASI MANUSIA
DIREKTUR JENDERAL HAK KEKAYAAN INTELEKTUAL
Digitalisasi Logistik Terintegrasi
Tebas Biaya Tinggi


Indonesiamaritimenews.com (IMN),JAKARTA:Pemerintah mengharapkan dukungan semua pihak untuk mewujudkan digitalisasi
logistik terintegrasi yang bisa menebas biaya tinggi logistik sehingga lebih efisien.

"Digitalisasi diyakini mampu meningkatkan efektivitas serta efisiensi biaya logistik. Karena itu upaya digitalisasi sektor ini perlu didukung dalam menghadapi persaingan global,"ungkapkan Direktur Jenderal Perhubungan Laut, R Agus H Purnomo, dalam sambutan tertulis yang dibacakan Kasubdit Sistem Informasi dan Sarpras Angkutan Laut, Sukirno Dwi Susilo, pada pembukaan acara Diskusi Media Peluang dan Tantangan Digitalisasi Logistik yang diselenggarakan Forum Wartawan Maritim Indonesia (Forwami), Selasa (5/3) di Jakarta.

Sebagai regulator, lanjutnya, pemerintah terus bekerja keras untuk mewujudkan sistem logistik yang efektif, transparan dan efisien melalui berbagai upaya baik peningkatan kualitas SDM di pelabuhan maupun pemanfaatan teknologi informasi yang terintegrasi.

Peningkatan teknologi informasi ini menjadi salah satu arah kebijakan Ditjen Perhubungan Laut tahun 2020 sehingga perlu dilakukan modernisasi pelabuhan berbasis teknologi informasi dalam mendukung logistik nasional atau yang sering disebut digitalisasi pelabuhan.

"Salah satu bentuk nyata dari digitalisasi pelabuhan ialah melalui penerapan sistem Inaportnet versi 2.0 dan Delivery Order Online yang diharapkan dapat menurunkan biaya logistik di pelabuhan, meningkatkan kelancaran arus barang, transparansi dan percepatan pelayanan sehingga menjadi lebih mudah dan murah,"paparnya.

Saat ini, Kementerian Perhubungan telah mengembangkan sistem inaportnet di 16 pelabuhan yang menjadi salah satu program Quick Win kemen terian tersebut di tahun 2018.

"Pemerintah berkomitmen mendukung tumbuh kembang industri logistik nasional, memberikan kemudahan kepada pelaku usaha melalui penerapan sistem online yang terintegrasi dan deregulasi peraturan untuk kemudahan usaha serta melakukan perbaikan sistem layanan dan kinerja pelabuhan,"tegasnya.

PELABUHAN PANJANG
Tekad pemerintah melakukan digitalisasi logistik khususnya di pelabuhan, disambut IPC Pelindo II Cabang Panjang. Pelabuhan ini terus berupaya melakukan pembenahan infrastruktur maupun digitali
sasi.

Tahun 2019 ini, Pelabuhan Panjang telah melaksanakan IT Roadmap yang sudah dijalankan dari tahun 2018 dan ditargetkan selesai tahun 2020 yang akan datang.

APLIKASI PENGIRIMAN BARANG
Carmelita Hartoto menjelaskan,
dalam rangka mendorong percepatan digitalisasi, perusahaan pelayaran anggota INSA sektor kontainer, kini tengah mengembangkan sistem aplikasi pengiriman petikemas (booking online).

Sistem ini, menurutnya, sangat efisien dan mendatangkan benefit bagi pengguna jasa karena pelayanan dilakukan 24 jam dalam 7 hari kerja (24/7),untuk reservasi dan kepastian pelayanan.

Namun yang lebih penting dari sistem pelayanan online ialah transparansi harga pengiriman barang dan mempercepat transaksi.

UNTUNGKAN PENGUSAHA
Kepala Otoritas Pelabuhan Tanjung Priok, Capt Hermanta menilai digitalisasi logistik akan mampu menurunkan biaya sehingga memberikan keuntugan bagi para pengusaha.

"Sekalipun saat ini masih terdapat kendala kemampuan sumber daya manusia dan teknologi, tapi digitalisasi harus terus dilakukan, mengingat sejumlah negara lain sudah menjalankan,"paparnya

Menurut Hermanta,digitalisasi logistik mendorong pengusaha mendapatkan layanan kepengurusan dokumen yang lebih cepat tanpa harus menunggu lama.

Ketua Umum DPP Assosiasi Logistik dan Forwading Indonesia (ALFI) Yukki Nugrahawan Hanafi berpendapat senada, menurutnya, digitalisasi logistik menjadi sebuah kebutuhan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.

Yukki mengatakan, tanpa mengadopsi teknologi yang ada saat ini, sulit untuk berkompetisi dan di kawasan ASEAN.

Indonesia masih tertinggal. Bahkan,bila infrastruktur yang kini dibangun pemerintah selesai dikerjakan, hanya mampu memangkas biaya tidak lebih dari 2,5 persen.

ALFI meyakini, bila infrastruktur pemerintah selesai dikerjakan diikuti implementasi digitalisasi, biaya logistik yang ada saat ini bisa kembali terpangkas hingga menjadi 17 persen dari total GDP,ungkapnya optimistis.

Ketua Umum DPP Asosiasi Keagenan Kapal Indonesia (ISAA) Juswandi Kristanto berharap digitalisasi logistik didukung infrastruktur utama maupun pendukung sehingga proses pelaksanaannya berjalan dengan baik.

"Kami mengharapkan sinergitas dan juga kolaborasi dengan semua pemangku kepentingan di sektor logistik agar program digitalisasi ini berjalan dengan baik,"harapnya.

DIGITALISASI TEBAS BIAYA TINGGI
Ketua Umum DPP Asososiasi Pengusaha Truk Indonesia(Aptrindo) berharap digitalisasi dapat menebas biaya tinggi sehingga menekan biaya logistik dari dan ke pelabuhan di atas 10%, sedangkan penghematan biaya operasional pengusaha truk bisa di atas 25%.

Menurutnya, implementasi sistem digitalisasi dalam bisnis angkutan barang telah menjadi keharusan bagi pengusaha truk mengingat Pelindo II akan mengoperasikan layanan seluruh pelabuhannya dengan sistem otomatisasi secara penuh .

Sejauh ini digitalisasi logistik masih menghadapi sejumlah kendala antara lain dukungan ketersediaan infrastruktur seperti teknologi dan komunikasi, ketersediaan infrastruktur dan jaringan yang handal, terbatasnya jangkauan jaringan pelayanan non seluler, serta kebiasaan menggunakan sistem manual dalam transaksi logistik.

Dia mengusulkan, agar dilakukan pemanfaatkan platform sistem operasi virtual bersama untuk mengatasi hambatan investasi teknologi, serta peningkatan kemampuan SDM. (MAR/IMN)

Image

Index

Digitalisasi Logistik Terintegrasi

Tebas Biaya Tinggi

Hari ini

IPC Pulangkan Pemudik

Inilah Era Digital IPC

Priok Terapkan Auto Gate Pass System

Dirut IPC Lepas Ribuan Pemudik Gratis

"Selamat Jalan... Semoga Selamat Sampai Tujuan"

Terminal Baru Bandara Ahmad Yani

Difungsikan Layani Mudik

Menhub Mohon Maaf Terjadi Lagi Korupsi

Pelaksana Dirjen Hubla ditunjuk Bay

Tersangka Suap Rp20 M

Dirjen Hubla Ditahan KPK

Dermaga Eksekutif

Ada di Merak dan Bakauheni

Pungli di Kemhub Dibongkar Polri

Suap Pengurusan Izin Kapal

Belawan Terapkan Sistem Inaportnet

Memberantas praktik nakal

Poll

Subscribe Newsletter