NEWS - Indonesia Maritime News (IMN)

TERDAFTAR: IDM000087670
DEPARTEMEN HUKUM DAN HAK ASASI MANUSIA
DIREKTUR JENDERAL HAK KEKAYAAN INTELEKTUAL
Belawan Terapkan Sistem Inaportnet
Memberantas praktik nakal

Indonesiamaritimenews.com(IMN),JAKARTA : Sistem informasi kepelabuhanan secara online dan real time yang dinamakan Inaportnet, akan diluncurkan di beberapa pelabuhan besar di Indonesia. Tujuannya, memberantas praktik nakal dan mempercepat pelayanan.

Dalam rangka menuju launching penerapan sistem Inaportnet pada tanggal 1 Juli 2016 di Pelabuhan Utama Belawan, Direktorat Jenderal Perhubungan Laut, Kemenhub telah menyelenggarakan acara soft launching penerapan sistem Inaportnet khusus untuk Pelabuhan Utama Belawan, Selasa (28/6/2016).

Acara ini dihadiri Direktur Lalu Lintas dan Angkutan Laut, Adolf R. Tambunan, Kepala Pusat Teknologi Informasi dan Komunikasi Kementerian Perhubungan, Bambang S. Ervan beserta para pejabat di lingkungan Direktorat Jenderal Perhubungan Laut dan stakeholder terkait lainnya.

Acara soft launching penerapan sistem Inaportnet ini merupakan tindak lanjut dari penandatanganan pakta integritas khusus Pelabuhan Belawan yang telah dilakukan pada 12 Juni 2016 di kantor pusat Kemenhub.

Pelabuhan Utama Belawan menjadi pelabuhan kedua setelah Pelabuhan Utama Makassar, yang siap menerapkan sistem Inaportnet dengan mengaplikasikan sistem informasi kepelabuhanan dalam rangka memberikan pelayanan kepada pengguna jasa.

HARUS DIDUKUNG
Adolf meminta semua pihak baik regulator, operator maupun pengguna jasa layanan lainnya di pelabuhan dapat mendukung dan melaksanakan pelayanan kapal dan barang melalui Inaportnet. Saya percaya apabila Inaportnet sukses diterapkan di setiap pelabuhan maka pelayanan akan lebih efektif dan efisien yang pada akhirnya dapat mendorong pertumbuhan ekonomi nasional dari sektor pelayaran," kata Adolf, dalam keterangan tertulisnya, Rabu (29/6/2016).

Penerapan sistem aplikasi Inaportnet di Pelabuhan Belawan ini dilakukan berdasarkan Peraturan Menteri Perhubungan Nomor PM 192 Tahun 2015 tentang perubahan atas Peraturan Menteri Perhubungan Nomor PM 157 Tahun 2015 tentang penerapan Inaportnet untuk pelayanan kapal dan barang di pelabuhan. Selain itu Instruksi Menteri Perhubungan Nomor IM 3 Tahun 2016 tentang penerapan Inaportnet untuk pelayanan kapal dan barang di Pelabuhan Makassar, Belawan, Tanjung Perak, dan Tanjung Priok.

Direktorat Jenderal Perhubungan Laut segera menindaklanjuti instruksi tersebut dengan menerbitkan Peraturan Dirjen Hubla Nomor HK.103/3/11/DJPL-2015 tentang tata cara pelayanan kapal dan barang menggunakan Inaportnet di pelabuhan.

Penerapan sistem Inaportnet juga sudah terintegrasi dengan sistem pelayanan Surat Persetujuan Syahbandar (SPS) secara online sehingga pada acara soft launching kali ini sekaligus dapat menerbitkan Surat Persetujuan Berlayar (SPB) secara online yang dapat memudahkan pelayanan pelayaran.

SPS online diterbitkan berdasarkan Peraturan Menteri Perhubungan Nomor PM 154 Tahun 2015 bertujuan untuk meningkatkan pelayanan Surat Persetujuan Syahbandar yang efektif, efisien dan transparan.

DIBERLAKUKAN DI 16 UPT
Pelayanan SPS online diberlakukan di 16 UPT Ditjen Hubla yaitu Kantor Kesyahbandaran Utama (Belawan, Tanjung Priok, Tanjung Perak dan Makassar), Kantor Pelabuhan Kelas I Batam, KSOP Kelas I (Panjang, Banten, Dumai, Semarang, Banjarmasin, Balikpapan, Bitung, Ambon dan Sorong) serta KUPP Kelas I (Manggar dan Tanjung Uban).

Pelayanan ini terdiri atas pelayanan surat persetujuan kapal masuk (clearance in), surat persetujuan olah gerak kapal di pelabuhan dan surat persetujuan berlayar (clearance out / port clearance).

Kantor Otoritas Pelabuhan Utama Belawan telah menyelenggarakan pelatihan penggunaan aplikasi Inaportnet bagi para agen perusahaan pelayaran, Jasa Pengurusan Transportasi (JPT) dan Perusahaan Bongkar Muat (PBM) pada 15 Juni-17 Juni 2016.

"Sejalan dengan kegiatan pelatihan tersebut, dilakukan juga registrasi pendataan perusahaan pada aplikasi Inaportnet dan sampai dengan saat ini sebanyak 65 perusahaan telah berhasil diregistrasikan," ujar Kepala Otoritas Pelabuhan Utama Belawan, Abdul Azis.

Sebelumnya, Menteri Perhubungan Ignasius Jonan menginstruksikan agar pelayanan kapal dan barang dengan sistem Inaportnet dapat diterapkan secara penuh di empat pelabuhan yaitu Pelabuhan Makassar, Pelabuhan Belawan, Pelabuhan Tanjung Perak, dan Pelabuhan Tanjung Priok.
(Adkr/Oryza/Mar)

Image

Index

Dermaga Eksekutif

Ada di Merak dan Bakauheni

Pungli di Kemhub Dibongkar Polri

Suap Pengurusan Izin Kapal

Belawan Terapkan Sistem Inaportnet

Memberantas praktik nakal

Resmikan VTS Distrik Navigasi Kelas I Makassar

Jonan: Keselamatan Pelayaran Terjamin

Tonny Budiono Jabat Dirjen Hubla

Menteri Jonan Lantik 3 Pejabat

9 Perompak Disergap KRI Untung Suropati

Diduga Dikendalikan dari Singapura

Pelni Siapkan 25 Kapal

Hadapi Mudik Lebaran 2016

10 ABK Indonesia Masih Disandera

Filipina Tolak Bantuan TNI

Tahun Depan Pelni Tambah 3 Kapal

Program Tol Laut

Pesawat Batik Air Tabrak TransNusa

Di Runway Halim Perdanakusuma

Poll

Subscribe Newsletter