NEWS - Indonesia Maritime News (IMN)

TERDAFTAR: IDM000087670
DEPARTEMEN HUKUM DAN HAK ASASI MANUSIA
DIREKTUR JENDERAL HAK KEKAYAAN INTELEKTUAL
Resmikan VTS Distrik Navigasi Kelas I Makassar
Jonan: Keselamatan Pelayaran Terjamin

Indonesiamaritimenews.com(IMN),MAKASSAR : Menteri Perhubungan, Ignasius Jonan meresmikan Vessel Traffic Service (VTS) Distrik Navigasi Kelas I Makassar, Jumat (1/7/2016).

Peresmian VTS dilakukan Jonan sekaligus kunjungan kerja ke Pelabuhan Makassar. Menurut Jonan, pembangunan VTS bertujuan mewujudkan keselamatan dan keamanan pelayaran di perairan Indonesia khususnya di wilayah Makassar yang cukup padat.

"Dengan dibangunnya VTS Makassar maka keselamatan pelayaran dapat lebih terjamin di mana lalu lintas kapal di dalam wilayah cakupan VTS menjadi aman, efisien dan tidak membahayakan lingkungan" kata Jonan seperti dilansir Humas Hubla.

Kementerian Perhubungan telah memiliki 21 VTS yang tersebar di seluruh Indonesia, salah satunya adalah VTS Makassar. Pembangunan gedung VTS Makassar dimulai tahun 2011 dengan anggaran Rp3,97 miliar dan mulai dioperasikan pada Desember 2013. Sedangkan luas bangunannya 25 Meter x 13 Meter, tinggi gedung 45 Meter, dan luas ruang operator 10 Meter x 10 Meter.

BANTU INDUSTRI PELAYARAN
Direktur Jenderal Perhubungan Laut, A. Tonny Budiono dalam laporannya menyampaikan pembangunan VTS bertujuan membantu industri pelayaran dalam perairan yang sibuk dan mempunyai tingkat risiko yang tinggi.

Pemberlakuan pungutan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) Jasa di VTS Makassar dilakukan sejak 14 April 2016 sesuai Peraturan Pemerintah Nomor 15 Tahun 2016 tentang Jenis dan Tarif atas Jenis PNPB.

"Diharapkan dengan diberlakukannya pungutan PNBP jasa kenavigasian tersebut, VTS Distrik Navigasi Kelas I Makassar dapat lebih meningkatkan pelayanan kepada kapal-kapal yang masuk maupun keluar pelabuhan di wilayah kerja VTS Makassar" kata Tonny.

Kepala Distrik Navigasi Kelas I Makassar, Supardi menyampaikan pada bulan April 2016 jumlah PNBP yang diterima atas jasa VTS adalah sebesar Rp33 juta dengan jumlah kapal 202 unit. Sementara pada Mei 2016 penerimaan PNBP meningkat menjadi Rp59,6 juta dengan jumlah kapal 361 unit.

"Bulan Juni terhitung sampai tanggal 29 Juni besaran PNBP yang diterima sebesar 53,9 Juta Rupiah dengan jumlah kapal sebanyak 355 kapal," tambah Supardi.

PELAYANAN LALU LINTAS PELAYARAN
Vessel Traffic Service adalah pelayanan lalu lintas kapal di wilayah yang telah ditetapkan yang saling terintegrasi, dan memiliki fungsi antara lain memonitor lalu lintas pelayaran dan alur lalu lintas pelayaran, meningkatkan keamanan lalu lintas pelayaran, meningkatkan efisiensi bernavigasi, perlindungan lingkungan, pengamatan, pendeteksian, dan penjejakan kapal di wilayah cakupan VTS, dan membantu kapal-kapal yang memerlukan bantuan khusus.

Sedangkan jenis pelayanan mendasar yang harus disediakan oleh setiap stasiun VTS yaitu Pelayanan Informasi (Information Service), Pelayanan Bantu Navigasi (Navigation Assistence Service), dan Pelayanan Pengorganisasian Lalu Lintas (Traffic Organization Service).

Mengingat pentingnya peran VTS dalam menunjang keselamatan pelayaran agar kapal-kapal yang berlayar di wilayah Distrik Navigasi Kelas I Makassar aman sampai tujuan, setiap tahun Direktorat Jenderal Perhubungan Laut terus melakukan pengembangan dan upgrade peralatan mengikuti perkembangan teknologi informasi.
(Adkr/Oryza/Mar)

Image

Index

Dermaga Eksekutif

Ada di Merak dan Bakauheni

Pungli di Kemhub Dibongkar Polri

Suap Pengurusan Izin Kapal

Belawan Terapkan Sistem Inaportnet

Memberantas praktik nakal

Resmikan VTS Distrik Navigasi Kelas I Makassar

Jonan: Keselamatan Pelayaran Terjamin

Tonny Budiono Jabat Dirjen Hubla

Menteri Jonan Lantik 3 Pejabat

9 Perompak Disergap KRI Untung Suropati

Diduga Dikendalikan dari Singapura

Pelni Siapkan 25 Kapal

Hadapi Mudik Lebaran 2016

10 ABK Indonesia Masih Disandera

Filipina Tolak Bantuan TNI

Tahun Depan Pelni Tambah 3 Kapal

Program Tol Laut

Pesawat Batik Air Tabrak TransNusa

Di Runway Halim Perdanakusuma

Poll

Subscribe Newsletter