NEWS - Indonesia Maritime News (IMN)

TERDAFTAR: IDM000087670
DEPARTEMEN HUKUM DAN HAK ASASI MANUSIA
DIREKTUR JENDERAL HAK KEKAYAAN INTELEKTUAL
PTUN Batalkan Izin Reklamasi Pulau G
Kabulkan Gugatan KNTI

Indonesiamaritimenews.com(IMN),JAKARTA : Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Jakarta membatalkan SK Gubernur DKI Jakarta soal izin Reklamasi Pulau G, sekaligus mengabulkan gugatan Koalisi Selamatkan Teluk Jakarta dan Kesatuan Nelayan Tradisional Indonesia (KNTI)

"Mengabulkan, menyatakan batal atau tidak sah Surat Keputusan (SK) Gubernur DKI Nomor 2.238 Tahun 2014 tentang pemberian izin reklamasi Pulau G kepada PT Muara Wisesa Samudra," ujar Ketua Majelis Hakim Adhi Budhi Sulistyo, yang membacakan putusan di Gedung PTUN, Jakarta Timur, Selasa (31/5/2016) sore.
,"Pelaksanaan SK Gubernur ditangguhkan sampai putusan berkekuatan hukum tetap."

Dengan putusan ini, SK yang dikuluarkan oleh Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) batal demi hukum. Ratusan nelayan yang menunggu di halaman depan PTUN, Jakarta Timur langsung meneriakkan shalawat atas kemenangannya. "Allahu akbar!!" seru ratusan nelayan. Mereka mengawal jalannya sidang dan menggelar unjuk rasa di halaman PTUN.

Sebelumnya, Koalisi Selamatkan Teluk Jakarta serta Kesatuan KNTI menggugat SK Pemberian Izin Reklamasi ke PTUN Jakarta Timur pada 15 September 2015 tahun lalu. Mereka
menilai izin reklamasi yang dikeluarkan Gubernur DKI Jakarta selain melanggar sejumlah aturan juga berdampak merugikan nelayan.

Dikabulkannya gugatan dan dibatalkannya SK tersebut, maka reklamasi di Pulau G harus ditangguhkan sampai ada putusan berkekuatan hukum tetap.

TIDAK MASALAH
Sementara itu Gubernur Ahok menyatakan tidak mempermasalahkan putusan menang atau kalah. "Kalau sampai kita kalah, senang saya. Reklamasi mah jalan terus,"ujar Ahok di Balai Kota Jakarta, Selasa (31/5/2016).

Ahok justru merasa beruntung karena pembatalan diputuskan oleh pengadilan. "Saya enggak mau kasih swasta lagi. Karena saya enggak bisa batalkan. Orang cuma dapat 15 persen kok keuntungan. Kalau saya kerja sendiri seratus kali dong. Kalau kamu punya keuangan kerjakan sendiri kamu dapat 100 persen gimana? Sendiri dong," kata Ahok

Menurut Ahok, pembangunan reklamasi tetap berjalan. Sedangkan soal nasib nelayan Teluk Jakarta yang menolak reklamasi, Ahok mengaku akan mengecek kembali apakah benar yang menuntut adalah nelayan.

"Di seluruh dunia ini harus ada reklamasi. Jadi kita bukan menentang reklamasi. Yang dipersoalkan kan kemarin teknis reklamasi yang bermasalah. Kamu kalau enggak mau reklamasi, Jakarta tambah padat mau ke mana? Kamu ngomong aja di dunia mana enggak reklamasi? Itu aja masalahnya," tukas Ahok.
(Arry/Oryza/Mar)

Image

Index

Kredit Perbankan Sektor Maritim Rendah

Padahal, banyak peluang bisa dikembangkan

PTUN Batalkan Izin Reklamasi Pulau G

Kabulkan Gugatan KNTI

3 Pulau Reklamasi di Teluk Jakarta Disegel

Kementerian LHK Pasang Plang

Anggota Polair Hilang Ditelan Ombak

Menyergap Kapal Pencuri Ikan

6 Kapal Indonesia Ada di Perairan Filipina

Menhub: Jangan Pulang Tanpa Dikawal

Inilah Identitas 4 ABK Indonesia

Diculik & Ditawan di Filipina

Pemerintah Stop Reklamasi Teluk Jakarta

Harus Ada Izin Amdal Regional

Lagi, 4 Pelaut Indonesia Disandera

Total 14 ABK Ditawan di Filipina

Hentikan Reklamasi Pantai Jakarta

Kesepakatan Pemerintah & DPR

DPRD Stop Pembahasan

Raperda Reklamasi

Poll

Subscribe Newsletter