NEWS - Indonesia Maritime News (IMN)

TERDAFTAR: IDM000087670
DEPARTEMEN HUKUM DAN HAK ASASI MANUSIA
DIREKTUR JENDERAL HAK KEKAYAAN INTELEKTUAL
Pelabuhan New Priok Tekan Biaya Logistik
Juli 2016 Siap Dioperasikan

Indonesiamaritimenews.com(IMN),JAKARTA : Pelabuhan New Priok, megaproyek yang dibangun di era RJ Lino saat menjabat Dirut PT Pelindo II, siap dioperasikan Juli 2016 mendatang. Diharapkan pengembangan pelabuhan ini bisa meningkatkan pertumbuhan ekonomi Indonesia hingga 5%.

Beroperasinya New Priok dengan 3 terminal kontainer dan 2 terminal produk di pelabuhan, bisa menekan biaya logistik serta memangkas dwelling time.

PT New Priok Container Terminal One (NPCT1) sudah melakukan uji coba operasi pelayaran internasional, di Pelabuhan Kalibaru atau New Priok, Jumat (28/5/2016).

Uji coba dilakukan, dengan mendatangkan Kapal Sinar Sumba Voy 400 dengan GRT 18 ribu ton. Sedangkan untuk uji coba pelayaran domestik sudah dilaksanakan 27 Januari 2016 lalu.

Setelah melalui uji coba pelayaran internasional, diharapkan operasional NPCT1 bisa dimulai awal Juli 2016 mendatang.

"Trial operation dilakukan untuk melayani kapal internasional. Direncanakan pelaksanaan full commercial operation sekitar akhir Juli 2016," ujar Direktur Komersial dan Pengembangan Usaha IPC, Saptono R. Irianto, di Pelabuhan New Priok.

Pembangunan Pelabuhan New Priok merupakan pengembangan dari Pelabuhan Tanjung Priok yang saat ini lalu lintas peti kemasnya sudah cukup padat. Dengan beroperasinya Pelabuhan New Priok di Juli mendatang, diharapkan sebagian operasional peti kemas dapat beralih, sehingga mengurangi kepadatan Pelabuhan Tanjung Priok.

"Terminal baru ini merupakan bagian dari New Priok secara keseluruhan. Pada 2010 dikhawatirkan Tanjung Priok mengalami bom volume kontainer, oleh sebab itu kita mengusulkan adanya pengembangan Tanjung Priok," terang Saptono.

Pembangunan Pelabuhan New Priok akan terus dikembangkan. Ke depannya pembangunan akan dilakukan pada tahap kedua dengan menambah kedalaman pelabuhan hingga minus 20 meter.

Pada pembangunan tahap pertama ini Pelabuhan New Priok sudah memiliki 3 terminal peti kemas dan 2 terminal produk. Pembangunan akan terus dikembangkan hingga tersedia 7 terminal peti kemas dan 2 terminal produk.

"Tahun berikutnya kita lihat perkembangan ekonomi kita. Untuk bisa membuat cargo yang meningkat itu, secara maksimum bisa kita upgrade dengan terminal baru ini menjadi minus 20 meter," kata Saptono.

Pembangunan Pelabuhan New Priok dimulai pada awal 2013 saat PT Pelindo II dipimpin oleh RJ Lino, dan diresmikan pembangunannya oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Pelabuhan New Priok membentang sepanjang 850 meter dengan lebar 400 meter di sisi utara Tanjung Priok.

Tiga terminal yang disiapkan masing-masing memiliki kapasitas 1,5 juta unit peti kemas. Proyek yang menghabiskan biaya Rp9 triliun dari pendanaan PT Pelindo II tersebut direncanakan bisa beroperasi penuh awal 2017.
(Arry/Oryza/Mar)

Image

Index

SP JICT Secara Sepihak Berhenti Mogok

Namun belum beraktivitas, operasional di kendalikan Koja

SP JICT Mogok

Elvyn: Tak Perlu Kuatir

Dirut IPC, Elvyn G. Masassya:

IPC Ingin Dekat Dengan Semua Lini

Sharing Session MTI

Perusahaan LakukanTransformasi Bisnis

TPK Koja Tingkatkan Performance

Faktor X & ancaman persaingan menghantui

MTI Mendapat Apresiasi

Para Dirut BUMN Peserta ELP

Sekjen DPP INSA Lolok Sudjatmiko:

Lancarkan Tol Laut, Pelindo jalankan no service no pay

Proyek Pelabuhan Patimban Telan Anggaran Rp43 Triliun

Dikerjakan Selama 10 Tahun

IPC Berangkatkan 18.412 Pemudik Gratis

Naik 185 Bus ke 14 Kota

Kemenhub Resmikan 6 Pelabuhan di Sumatera & Bangka

Diharapkan jadi pelopor peningkatan ekonomi daerah

Poll

Subscribe Newsletter