NEWS - Indonesia Maritime News (IMN)

TERDAFTAR: IDM000087670
DEPARTEMEN HUKUM DAN HAK ASASI MANUSIA
DIREKTUR JENDERAL HAK KEKAYAAN INTELEKTUAL
Pintu Otomatis Rp1,3 Triliun di Tanjung Priok
Beroperasi Juni 2016

Indonesiamaritimenews.com,(IMN),Jakarta: Proyek kerjasama Jakarta International Container Terminal (JICT) dengan TPK Koja membangun 'Pintu Otomatis' di Pelabuhan Tanjung Priok yang menelan anggaran Rp1,3 triliun, hampir selesai.

Pintu otomatis terintegrasi yang diberi nama JlCT-Koja Joint Autogate tersebut diharapkan dapat memangkas waktu bongkar muat barang atau dwelling time dan mempercepat arus ekspor dan impor. Targetnya, pintu otomatis ini bisa beroperasi Juni 2016.

Hal ini dikatakan Vice President Director JlCT Riza Erivan saat meninjau JlCT-Koja Joint Autogate di Tanjung Priok, Jakarta Utara, Jumat (27/5/2016). Menurut dia, target waktu bongkar muat bisa mencapai 3 hari."Kalau untuk jadi dua hari kita lihat ke depan,"ungkapnya.

Fasilitas gate baru JICT-Koja memiliki luas 6,5 hektar dilengkapi jembatan Weight-In-Motion dan ini pertama ada di Indonesia. "Ada 20 gate di mana 10 gate untuk JICT, 6 untuk TPK Koja sedangkan 4 buffer kalau misalnya penuh peak season kita buka tergantung kebutuhan," jelas Riza.

Proyek joint venture JICT dan Teminal Peti Kemas (TPK) Koja ini dikerjakan selama 2 tahun menelan dana US$ 100 juta atau sekitar Rp1,3 triliun.

TERINTEGRASI
Pintu otomatis ini terintegrasi dengan berbagai sistem dan teknologi canggih, antara lain timbangan weight in motion yang terpasang di bawah dekat loket ketika truk melintas.

Timbangan kontainer dilengkapi dengan sensor infra merah guna mendeteksi rangkaian truk yang lewat. Pengemudi truk akan mendapatkan tagihan berupa tiket yang terintegrasi dengan kartu dan akan tercatat sebagai tagihan perusahaan.

Sebelum melewati pintu otomatis, truk kontainer akan diperiksa oleh tim inspeksi (checker) guna mengecek kelengkapan dokumen ekspor ataupun impor barang. Kendaraan selanjutnya melewati timbangan (weight in motion) di bawah yang terhubung dengan sensor infra merah.

Data mengenai bobot barang yang dibawa truk kontainer akan muncul di layar loket pengemudi mengambil e-billing atau tagihan tiket, lewat cara menempelkan kartu yang berisi informasi perusahaan eksportir di mesin elektronik. Proses transaksi terintegrasi yang cepat ini diharapkan dapat mengurangi waktu bongkar muat barang.
(Arry/Oryza/Mar)

Image

Index

SP JICT Secara Sepihak Berhenti Mogok

Namun belum beraktivitas, operasional di kendalikan Koja

SP JICT Mogok

Elvyn: Tak Perlu Kuatir

Dirut IPC, Elvyn G. Masassya:

IPC Ingin Dekat Dengan Semua Lini

Sharing Session MTI

Perusahaan LakukanTransformasi Bisnis

TPK Koja Tingkatkan Performance

Faktor X & ancaman persaingan menghantui

MTI Mendapat Apresiasi

Para Dirut BUMN Peserta ELP

Sekjen DPP INSA Lolok Sudjatmiko:

Lancarkan Tol Laut, Pelindo jalankan no service no pay

Proyek Pelabuhan Patimban Telan Anggaran Rp43 Triliun

Dikerjakan Selama 10 Tahun

IPC Berangkatkan 18.412 Pemudik Gratis

Naik 185 Bus ke 14 Kota

Kemenhub Resmikan 6 Pelabuhan di Sumatera & Bangka

Diharapkan jadi pelopor peningkatan ekonomi daerah

Poll

Subscribe Newsletter