NEWS - Indonesia Maritime News (IMN)

TERDAFTAR: IDM000087670
DEPARTEMEN HUKUM DAN HAK ASASI MANUSIA
DIREKTUR JENDERAL HAK KEKAYAAN INTELEKTUAL
9 Perompak Disergap KRI Untung Suropati
Diduga Dikendalikan dari Singapura

Indonesiamaritimenews.com(IMN),SURABAYA : Perompakan kapal MV Hai Soon 12 berbendera Singapura yang di perairan Laut Jawa, Senin, digagalkan oleh KRI Untung Suropati -372 TNI Angkatan Laut, di perairan Laut Jawa.

Sembilan perompak semuanya WNI dibawa ke Markas Komando Armada Timur (Armatim) di Surabaya. Panglima Armatim? Laksamana Muda Darwanto mengaku prihatin pelaku perompakan adalah warga Indonesia.

"Saya prihatin pelaku adalah warga masyarakat kita sendiri," kata Laksamana Muda TNI Darwanto, Selasa (10/5/2016). Komplotan ini mengaku disuruh oleh seseorang dari Singapura dan dijanjikan upah Rp200 juta/orang. Mereka diperintahkan membajak dan mengawal kapal ke Timor Leste.

"Tidak semua pelaku sering melakukan pembajakan, ada yang baru pertama kali. Mereka orang-orang yang bekerja di tambang dan bunker," jelas Darwanto.

DARI SINGAPURA
Awalnya kapal MV Hai Soon 12 dibajak di Selat Karimata. Sejumlah orang mendekati KM Hai Soon 12 mengangkut 200 kilo liter BBM berlayar di perairan Pulau Jawa wilayah Selat Karimata. Tak lama sembilan lelaku menggunakan perahu dan naik serta mengencam kru kapal menggunakan senjata tajam.

Rencananya, sambung Darwanto, kawanan perompak akan memindahkan 200.000 liter minyak dari MV Hai Soon 12 ke kapal MT Marine Gas Oil.

Setelah berhasil melompat ke kapal sasaran, mereka mendapat perintah mengalihkan rute perjalanan ke Timor Leste. KRI Untung Suropati yang dipimpin Mayor Laut (P) I Gede Dharma Yoga itu tengah berpatroli di sekitar Laut Jawa mendapat informasi dari Mabes TNI AL tentang adanya perompakan.

Kapal terdeteksi di wilayah Perairan Tanjung Puting, Kalimantan Selatan, melalui data Automatic Identification System (AIS). Namun, para perompak mengganti nama kapal menjadi KM AISO. KRI Untung Suropati lalu meluncur ke sasaran dari alur pelayaran barat Surabaya.

Perompak baru menghentikan kapal dan bersembunyi setelah aparat TNI AL lepaskan tembakan peringatan kedua dengan meriam 20 mm.? Keesokan harinya, 9 Mei 2016 pukul 09.00, tim Visit, Board, Search, and Seizure Team (VBSS) berhasil memasuki kapal.

?Sekitar pukul 13.52, tim VBSS dapat memastikan 21 anak buah kapal MV Hai Soon dalam keadaaan aman. Sedangkan 9 orang perompak tak melakukan perlawanan,? jelas Darwanto.

Sembilan perompak yang ditangkap yaitu: Mustofa, Alimuddin, Ali, Andika, dan Yanto asal Buton; Anur asal Bugis; M. Nurhadi asal Tanjung Uban; Niko asal Wakatobi; dan Agus asal Aceh.
(Arry/Oryza/Mar)

Image

Index

Dermaga Eksekutif

Ada di Merak dan Bakauheni

Pungli di Kemhub Dibongkar Polri

Suap Pengurusan Izin Kapal

Belawan Terapkan Sistem Inaportnet

Memberantas praktik nakal

Resmikan VTS Distrik Navigasi Kelas I Makassar

Jonan: Keselamatan Pelayaran Terjamin

Tonny Budiono Jabat Dirjen Hubla

Menteri Jonan Lantik 3 Pejabat

9 Perompak Disergap KRI Untung Suropati

Diduga Dikendalikan dari Singapura

Pelni Siapkan 25 Kapal

Hadapi Mudik Lebaran 2016

10 ABK Indonesia Masih Disandera

Filipina Tolak Bantuan TNI

Tahun Depan Pelni Tambah 3 Kapal

Program Tol Laut

Pesawat Batik Air Tabrak TransNusa

Di Runway Halim Perdanakusuma

Poll

Subscribe Newsletter