NEWS - Indonesia Maritime News (IMN)

TERDAFTAR: IDM000087670
DEPARTEMEN HUKUM DAN HAK ASASI MANUSIA
DIREKTUR JENDERAL HAK KEKAYAAN INTELEKTUAL
100 Kapal Pencuri Ikan Ditenggelamkan 2016
Target Menteri Susi

Indonesiamaritimenews.com (IMN),JAKARTA : Menteri Kelautan dan PerikananSusi Pudjiastuti memasang target menenggelamkan 100 lebih kapal pencuri ikan sebelum 2016. Kapal-kapal itu kini masih dalam proses di pengadilan. Menteri Susi mengatakan sudahmemerintahkan Satgas 115 dan Direktorat Jenderal Pengawasan Sumber Daya Kelautan danPerikanan (PSDKP) KementerianKelautan dan Perikanan untuk menginventarisir kapal-kapal yang masih dalamproses pengadilan supaya segera mendapat keputusan tetap (inkracht). ?Saya ingin mulai 2016 sudah tidak adalagi kapal yang dalam proses di pengadilan.," kata Susi di kantorKementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), Kamis (10/12/2015). Dijelaskan Susi,saat ini masih ada 100 kapal lebih yang masih dalam proses di pengadilan. Selama setahun lebih menjabatsebagai menteri, Susi sudah menenggelamkan lebih rai 120 kapal asing pelakuillegal fishing. Peledakan dan penenggelaman kapal dilakukan bersama aparat TNIAL. 2 KAPAL DITANGKAP Sementara itu aparat Ditjen PSKD kembali menangkapdua kapal tanpa bendera yang mencuri ikan di perairan Indonesia. Kapal berbobot30 Gross Ton (GT) tersebut ditangkap Wilayah Pengelolaan Perikanan (WPP) 717 sebelahutara Maluku dan Papua di posisi 02.01'.825 N- 131.29'.304 E. Dua kapal ituditangkap oleh kapalpatroli Hiu Macan Tutul 01 patroli milik Ditjen PSDKP. Kapal pertama berkodeF/B.ca‎ RGJ, membawa 25 ABK warga negara asing mengangkut lebih dari 100 ekorikan tuna. Kapal kedua berkode F/B.ca GREEN MILE, ?membawa 24 ABK warga negara asing, mengangkutsekitar 200 ekor ikan tuna. Kedua kapal dibawa ke Pelabuhan Sorong, Papua. Kapal Pencuri Ikan Ditenggelamkan 2016 TargetMenteri Susi ? Indonesiamaritimenews.com (IMN),JAKARTA : Menteri Kelautan dan PerikananSusi Pudjiastuti memasang target menenggelamkan 100 lebih kapal pencuri ikan sebelum 2016. Kapal-kapal itu kini masih dalam proses di pengadilan. Menteri Susi mengatakan sudahmemerintahkan Satgas 115 dan Direktorat Jenderal Pengawasan Sumber Daya Kelautan danPerikanan (PSDKP) KementerianKelautan dan Perikanan untuk menginventarisir kapal-kapal yang masih dalamproses pengadilan supaya segera mendapat keputusan tetap (inkracht). ?Saya ingin mulai 2016 sudah tidak adalagi kapal yang dalam proses di pengadilan.," kata Susi di kantorKementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), Kamis (10/12/2015). Dijelaskan Susi,saat ini masih ada 100 kapal lebih yang masih dalam proses di pengadilan. Selama setahun lebih menjabatsebagai menteri, Susi sudah menenggelamkan lebih rai 120 kapal asing pelakuillegal fishing. Peledakan dan penenggelaman kapal dilakukan bersama aparat TNIAL. 2 KAPAL DITANGKAP Sementara itu aparat Ditjen PSKD kembali menangkapdua kapal tanpa bendera yang mencuri ikan di perairan Indonesia. Kapal berbobot30 Gross Ton (GT) tersebut ditangkap Wilayah Pengelolaan Perikanan (WPP) 717 sebelahutara Maluku dan Papua di posisi 02.01'.825 N- 131.29'.304 E. Dua kapal ituditangkap oleh kapalpatroli Hiu Macan Tutul 01 patroli milik Ditjen PSDKP. Kapal pertama berkodeF/B.ca‎ RGJ, membawa 25 ABK warga negara asing mengangkut lebih dari 100 ekorikan tuna. Kapal kedua berkode F/B.ca GREEN MILE, ?membawa 24 ABK warga negara asing, mengangkutsekitar 200 ekor ikan tuna. Kedua kapal dibawa ke Pelabuhan Sorong, Papua. (Arry/Yasmin/Mar )

Image

Index

Kapal TNI Tangkap Kapal China

Di Laut Natuna

100 Kapal Pencuri Ikan Ditenggelamkan 2016

Target Menteri Susi

Indonesia-Jepang Kerjasama Bidang Kelautan

Bentuk Forum Maritim

Pejabat Dishub DKI

Ditahan Kejaksaan Agung Tersandung Korupsi Kapal

Pejabat Dishub DKI

Ditahan Kejaksaan Agung Tersandung Korupsi Kapal

Indonesia Punya UU Kelautan

Setelah 69 tahun merdek

Indonesia Punya UU Kelautan

Setelah 69 tahun merdek

Kapal Tanker MT Cilacap Terbakar

Bawa 4.500 kiloliter BBM

Pemilu Jurdil dan Berkualitas Terus Diperjuangkan

Agar pemimpin terpilih mendapat legitiminasi

Konsep Ocean Governance Policy Di Indonesia

Wujudkan Negara Kepulauan Mandiri

Poll

Subscribe Newsletter