NEWS - Indonesia Maritime News (IMN)

TERDAFTAR: IDM000087670
DEPARTEMEN HUKUM DAN HAK ASASI MANUSIA
DIREKTUR JENDERAL HAK KEKAYAAN INTELEKTUAL
Hanya 3 Kapal Tol Laut Diluncurkan
Pelni Gagal Dapat Kucuran PMN


Indonesiamaritimenews.com (IMN),JAKARTA: PT Pelni gagal mendapat kucuran modal dari pemerintah sehingga hanya mampu mengoperasikan 3 kapal trayek tol laut.

Pengoperasian 3 dari 6 trayek tol laut yang ditetapkan oleh Kemenhub pada tahun anggaran 2015, diresmikan oleh Menhub Ignasius Jonan dan Menteri Perdagangan Thomas 'Tom' Lembong, di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Rabu (4/11/2015).

Ketiga kapal 115 TEUs tersebut akan berlayar secara berjadwal ke 3 trayek di Indonesia Timur dan Barat. Kemenhub sendiri memberikan subsidi Rp30 miliar kepada

PT Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni) sebagai pemilik kapal, dalam periode dua bulan, November dan Desember 2015.

Sekditjen Hubla Kemenhub, Budhi Setiajid menjelaskan penyediaan trayek liner non komersial itu dalam rangka tindaklanuti program Tol Laut, sesuai program Presiden Jokowi. Kemenhub tindaklanjuti trayek liner non komersial ditugaskan ke Pelni. Maka Pelni diberi PSO (Public Service Obligation/PSO)," jelas Budhi.

Semula Kemenhub merencanakan 6 trayek sesuai Keputusan Dirjen Perhubungan Laut No. AL.108/6/2DJPL-15 tentang jaringan trayek penyelenggaraan kewajiban pelayanan publik untuk angkutan barang dalam rangka pelaksanaan tol laut tahun anggaran 2015.

Tiga rute yang dilayani adalah:

1. Tanjung Perak-Tual- Fakfak, Kaimana - Timika - Kaimana - Fakfak - Tual - Tanjung Perak (Dioperasikan oleh KM Caraka Jaya Niaga III-32)

2. Tanjung Priok - Biak - Serui - Nabire - Wasior - Manokwaro - Wasior - Nabire - Serui - Biak - Tanjung Priok (Dioperasikan oleh KM Caraka Jaya Niaga III-22)

3. Tanjung Priok - Kijang - Natuna - Kijang - Tanjung Priok (Dioperasikan oleh KM Caraka Jaya Niaga III-4).

TAK ADA BARANG TETAP BERLAYAR

Sementara itu Menhub Ignasius Jonan menyatakan kapal-kapal tersebut tetap berlayar meski tak ada barang yang diangkut. "Seperti busway, ada penumpang atau nggak, dia jalan," kata Jonan. Operator kapal tidak akan merugi karena Pelni telah menerima subsidi atau Public Service Obligation (PSO) untuk menutup biaya operasional.

Kapal angkutan barang akan melayani rute-rute non komersial yang jarang atau tidak dilayani kapal niaga komersial. Sehingga angkutan logistik di pulau kecil ataupun Indonesia Timur bisa diturunkan. "Studi kami di daerah, pedagang di sana nggak tahu kapal datang atau pergi. Akibatnya, harga ditentukan oleh tinggi gelombang, ada kapal datang atau nggak,? ungkap Jonan.

Tahun 2015, Kemenhub mengalokasikan dana Rp257 miliar untuk subsidi operasional kapal Tol Laut. Namun, dana subsidi yang bisa tersalurkan sampai akhir 2015 senilai Rp30 miliar, karena keterbatasan waktu dan keterbatasan ketersediaan armada milik Pelni. Evaluasi akan dilakukan setiap akhir tahun untuk mengetahui tingkat kepuasan konsumen.

Jika rute pelayaran sudah mulai dilalui oleh kapal niaga komersial swasta secara berjadwal, Kemenhub akan memindahkan trayek subsidi ke trayek lain.

PELNI GAGAL DAPAT MODAL

PT Pelni adalah satu dari 25 BUMN yang batal mendapat suntikan Penyertaan Modal Negara (PMN) yang dianggarkan sebesar Rp500 miliar di APBN Perubahan 2015. Imbasnya, 3 trayek kapal Tol Laut batal dioperasikan.

"Kami operasikan 3 kapal Pelni sendiri, 6 lagi dikasih PMN namun PMN 2015 belum keluar," jelas Direktur Utama Pelni, Elfien Goentoro yang juga hadir di Tanjung Priok. Alokasi PMN itu sedianya untuk pengadaan 6 kapal bekas, yang mendukung program angkutan barang berkapasitas 300 TEUs, tapi masih tertahan di Kementerian Keuangan.

Seperti diketahui, 25 BUMN akhirnya batal memperoleh suntikan modal setelah hasil rapat paripurna DPR pada Jumat (30/11/2015) menolak rencana pemerintah menyuntik modal PMN. Soal PMN dikembalikan kepada komisi terkait yakni Komisi VI dan Komisi XI DPR. Dalam usulan ke DPR, jumlah PMN untuk Pelni sebesar Rp564,8 miliar.

Menurut Elfien, bila dana telah cair Pelni akan membeli 6 unit kapal usia 5 sampai 10 tahun bekas sehingga total kapal Tol Laut yang dioperasikan ada 9 unit.


(Arr/yasmin)

Image

Index

SP Mogok, 14 Kapal Pindah Terminal

Diperkirakan 25.870 TEuS atau Rp 70 M Lost dari JICT

Industri Pelayaran Kian Terpuruk

Dihantam Krisis Ekonomi Global

10 ABK Indonesia Akhirnya Dibebaskan Abu Sayyaf

5 Pekan Ditawan di Filipina

Pelaut Demo Damai di Depan Istana

Tuntut Standarisasi Gaji Sesuai ILO

10 ABK Indonesia Akan Ditebus

Abu Sayyaf ancam akan bunuh sandera

Kapal Malaysia Dibajak 3 ABK Indonesia Dilepas

Di Pulau Ligitan

Indonesia Ekspor Kapal Perang Ke Filipina

Buatan PT PAL, Diluncurkan Di Surabaya

KM Marina Karam, 70 Penumpang Hilang

Di Teluk Bone Sulawesi Selatan

SertifikasiI KM Komponen Kapal

Pemerintah Bantu Fasilitas Pembiayaan

Hanya 3 Kapal Tol Laut Diluncurkan

Pelni Gagal Dapat Kucuran PMN

Poll

Subscribe Newsletter