NEWS - Indonesia Maritime News (IMN)

TERDAFTAR: IDM000087670
DEPARTEMEN HUKUM DAN HAK ASASI MANUSIA
DIREKTUR JENDERAL HAK KEKAYAAN INTELEKTUAL
Evakuasi 54 Jenazah Terhambat Cuaca
Trigana Air Jatuh di Papua



Indonesiamaritimenews.com (IMN),PAPUA: Medan yang sulit ditembus serta cuaca ekstrim yang cepat berubah, membuat evakuasi 54 jenazah korban pesawat Trigana Air IL257 yang mengalami kecelakaan di Gunung Tangok, Oksibilil, Papua, tidak bisa berlangsung cepat.

Hingga Rabu (19/8/2015) malam baru 4 kantong berisi mayat yang berhasil dibawa ke RS Bhayangkara, Jayapura. Sebanyak 30 jenazah lainnya masih dalam perjalanan. Evakuasi melalui jalur darat cukup berat mengingat medan di lokasi jatuhnya pesawat cukup jauh serta sering hujan deras.

Satu jenazah diangkut oleh 10 orang lebih secara bergantian. Waktu tempuh dari lokasi jatuhnya pesawat ke posko sekitar 4,5 jam. Menurut Kepala Badan SAR Nasional, FHB Soelistyo, lokasi jatuhnya pesawat berada di wilayah perbukitan pada ketinggian 8.300 kaki.

Tim DVI (Disaster Victim Identification) Mabes POlri sudah berada di lokasi guna mengidentifikasi jenazah setelah dibawa ke RS Bhayangkara.

Pesawat Trigana Air PK-YRN nomor penerbangan IL257 rute Jayapura-Oksibil dengan Co Pilot Ariadin Falani, menabrak gunung dan jatuh pada Minggu 16 Agustus 2015. Pesawat ini membawa 54 orang terdiri dari 49 penumpang dan 5 awak. Hasil penyelidikan, dari 49 penumpang tersebut ternyata 12 nama tidak terdaftar dalam manifest.

Pesawat tersebut juga mebawa uang tunai Rp6,5 miliar, dana Program Simpanan Keluarga Sejahtera (PSKS) Kementerian Sosial untuk 6.000 warga Kabupaten Pegunungan Bintang. Uang tersebut dibawa oleh empat petugas Kantor Pos Jayapura yang juga menjadi korban. uang tersebut ditemukan sebagian hangus, namun ada yang bisa diselamatkan.



(Arry/Tiva/Oryza/Mar)

Image

Index

Evakuasi 54 Jenazah Terhambat Cuaca

Trigana Air Jatuh di Papua

Sandy Permana Prajurit Terbaik

Kapten Pilot Hercules

Hercules TNI Jatuh

Evakuasi Masih Berlangsung

Pesawat Germanwings Sengaja Dijatuhkan Copilot

Andreas Lubitz Diduga Patah Hati

Merpati Jual 2 Anak Usaha

Untuk membiayai anak usaha baru

Emirates dan Qantas Bermitra

Pelanggan meningkat

Emirates Laba US $ 845 Juta

Tambah 34 armada

Emirates dan Qantas Bermitra

Pelanggan meningkat

Ketum DPP Partai Demokrat

Dari Anas ke SBY

Poll

Subscribe Newsletter