NEWS - Indonesia Maritime News (IMN)

TERDAFTAR: IDM000087670
DEPARTEMEN HUKUM DAN HAK ASASI MANUSIA
DIREKTUR JENDERAL HAK KEKAYAAN INTELEKTUAL
Sandy Permana Prajurit Terbaik
Kapten Pilot Hercules

Indonesiamaritimenews.com (IMN),MEDAN: Kapten Pnb Sandy Permana, pilot pesawat Hercules A-1310 yang jatuh di Medan, adalah prajurit terbaik yang dimiliki TNI AU.

Sandy alumni AAU Tahun 2005. Dia juga lulusan terbaik pendidikan Sekkau (Sekolah komando Kesatuan Angkatan Udara) Angkatan ke-97 yang dilantik pada 15 Juni 2015 yang lalu di Halim Perdana Kusuma Jakarta.

Dalam laman TNI AU disebutkan, Kapten Pnb Sandy ikut menerbangkan ratusan prajurit Batalyon 133/YS Padang ke perbatasan di Papua. Ia bahkan melakukan fly past terbang rendah dengan pesawat C-130 Hercules memberikan salam untuk keluarga di atas Markas Batalon 133/Ys.

Sandy dilahirkan di Parattiga, Kabupaten Bangka Barat, Kepulauan Bangka Belitung, dan menyelesaikan SD sampai SMA di Kecamatan Jebus. Ayahnya, Radmojo, asal Pemalanga, Jawa Tengah, adalah pensiunan guru SD di Bangka Belitung.

Sandy meninggalkan seorang istri, dr. Fitriana Hapsari dan dua anak yang masih kecil, Putri (3 tahun) dan Zahirah yang masih berusia 1 tahun. Fitriani bertugas sebagai dokter di lingkungan TNI Udara. Keluarga Sandy selama ini tinggal di Malang, Jawa Timur.

PANDU SETIAWAN PENGANTIN BARU

Banyak cerita mengharukan di balik jatuhnya pesawat Hercules di Medan. Lettu Pnb Pandu Setiawan, Co Pilot yang juga ikut gugur dalam kecelakaan pesawat Hercules, baru menikah dua bulan lalu tepatnya 25 April 2015, dengan Dewi Wulandari, wanita yang bekerja sebagai apoteker.

Pengantin baru ini tinggal di Dusun Patukan, Ambar ketawang, Sleman, Yogyakarta. Sejak khabar musibah kecelakaan pesawat TNI AU di Medan, Sumut, keluarga dan kerabat berkumpul di rumah Sugeng Prayitno, orangtua Pandu, di Sleman.

Di mata keluarga dan kerabat, Pandu adalah pribadi yang baik, sopan dan perhatian pada keluarga. Dewi mengenal Pandu sejak ia duduk di kelas 1 SMA Muhammadiyah Yogyakarta.

Terakhir kali wanita berkerudung ini bertemu suaminya pada awal Ramadhan, tepatnya 19 Juni lalu. ?Saya masih ndak percaya,? ucap Dewi. Ia terkahir kali berkomunikasi dengan Pandu sehar sebelum kecelakaan terjadi, yakni Senin malam (29/6/2015) lewat BBM. ?Dia BBM saya bunyinya "Bunda, mas tidur dulu ya", ucap Dewi sambil menyeka air mata.

Pendu, lanjut Dewi, sejak SMA memang bercita-cita menjadi penerbang. Itu sebabnya ia selalu siap menghadapi risiko, termasuk kematian. ?Dia pernah bilang, jodoh hidup dan mati di tangan Allah, jadi gak usah khawatirin Mas,? ucap Dewi terbata-bata.

Sandy dan Pandu adalah dua dari 12 prajurit TNI AU yang gugur dalam kecelakaan pesawat Hercules di Medan, Sumatera Utara, Selasa (30/62015).
(Mardi/Oryza/war)

Image

Index

Evakuasi 54 Jenazah Terhambat Cuaca

Trigana Air Jatuh di Papua

Sandy Permana Prajurit Terbaik

Kapten Pilot Hercules

Hercules TNI Jatuh

Evakuasi Masih Berlangsung

Pesawat Germanwings Sengaja Dijatuhkan Copilot

Andreas Lubitz Diduga Patah Hati

Merpati Jual 2 Anak Usaha

Untuk membiayai anak usaha baru

Emirates dan Qantas Bermitra

Pelanggan meningkat

Emirates Laba US $ 845 Juta

Tambah 34 armada

Emirates dan Qantas Bermitra

Pelanggan meningkat

Ketum DPP Partai Demokrat

Dari Anas ke SBY

Poll

Subscribe Newsletter