NEWS - Indonesia Maritime News (IMN)

TERDAFTAR: IDM000087670
DEPARTEMEN HUKUM DAN HAK ASASI MANUSIA
DIREKTUR JENDERAL HAK KEKAYAAN INTELEKTUAL
Jero Wacik Ditahan KPK
Minta Dibantu Jokowi, JK, SBY

Indonesiamaritimenews.com (IMN),JAKARTA:Jero Wacik, mantan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Selasa (5/5/2015) ditahan KPK atas dugaan korupsi di Kementerian ESDM. Atas penahanan tersebut ia minta bantuan Presiden Jokwi, Wapres Jusuf Kalla serta mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.

"Saya mohon Pak Presiden Jokowi. Bapak mengenal saya dengan baik. Saya merasa diperlakukan tidak adil," kata Jero saat keluar dari ruang pemeriksaan di Gedung KPK, Jakarta, usai diperiksa. Jero yang mengenakan rompi oranye seragam tahanan KPK, merasa diperlakukan tidak adil.

"Pak Wapres, Pak JK, lima tahun saya di bawah Bapak. Pak SBY juga, Pak Presiden keenam. Karena saya diperlakukan seperti ini, saya mohon dibantu," sambung Jero. "Saya tidak tahu apa yang mesti dilakukan. Saya merasa ini ketidakadilan. Seharusnya, warga negara semua sama diperlakukan," tutur Jero.

Wakil Sekjen Partai Demokrat ini juga menolak menandatangani berita acara penahanan karena merasa tidak memenuhi alasan untuk ditahan. Selain ?curhat? minta bantuan pada Jokowi, JK dan SBY, ia juga minta doa kepada seluruh keluarga besar serta rakyat Indonesia.

"Untuk istri dan anak-anak, keluarga di Bali, masyarakat Indonesia umumnya yang mengenal saya, mohon doanya agar saya tabah dan tawakal," tuturnya. Tak lupa ia juga menyapa kalangan pers. "Kepada awak media, terima kasih anda sudah saya ajak bergaul sekian puluh tahun," tukasnya sebelum dibawa ke Rutan Cipinang.

DUA KASUS

Jero jadi tersangka dalam dua kasus yaitu penyalahgunaan wewenang saat menjabat Menteri Kebudayaan dan Pariwisata periode 2008-2011, terkait penggunaan anggaran. Dia dituduh memperkaya diri sendiri hingga negara dirugikan Rp7 miliar.

Kasus kedua, ketika menjadi Menteri ESDM tahun 2011-2013. Jero dan mantan Sekretaris Jenderal ESDM Waryono Karno, dituduh memeras sejumlah rekanan pengadaan barang di Kementerian ESDM. KPK mensinyalir kerugian negara mencapai Rp9,9 miliar.

SKK MIGAS DIGELEDAH

Sementara itu pada saat yang sama tim Bareskrim Polri menggeledah kantor SKK Migas terkait kasus dugaan korupsi yang merugikan negara Rp2 triliun.

Sebelumnya, Kabareskrim Komjen Budi Waseso berjanji polisi akan membongkar kasus dugaan korupsi dalam penjualan kondensat yang dilakukan SKK Migas ke PT Trans Pacific Petrochemical Indonesia (TPPI) yang dinilai merugikan negara Rp2 triliun.

Penggeledahan dilakukan di dua tempat masing-masing di Mid Plaza, Jl Jenderal Sudirman, Lantai 33-34-35 dan gedung SKK Migas di Wisma Mulia, Jakarta Selatan (Arry/Oryza/Mar)

Image

Index

Kapal Meledak, 5 Pekerja Tewas

Sedang Dirakit di Serang

MTI Minta Opini Jaksa

Pengelolaan aset dan dana perusahaan

Istri Kapolri Menyelam Kibarkan Merah Putih

Di Bawah Laut Raja Ampat

6 Kontainer Pupuk Palsu Disita

Di Pelabuhan Tanjung Priok

BC Tangkap CAJMAV Warga Perancis

Selundupan Marijuana dan Hashish di dubur

Nelayan Tetap Tolak

Reklamasi Teluk Jakarta

Dirjen Hubla Kemenhub, Bobby Mamahit Ditahan

Kasus Pembangunan BP2IP di Sorong

Insinyur Perkapalan Tembak Mati Teroris

AKBP Ir. Ahmad Untung Sangaji

Gayus Tambunan Keluyuran Lagi

Kepergok Makan Di Restoran

57 Kg Shabu China Dibawa Pakai Kontener

Diselundupkan di Pelabuhan Panjang

Poll

Subscribe Newsletter