NEWS - Indonesia Maritime News (IMN)

TERDAFTAR: IDM000087670
DEPARTEMEN HUKUM DAN HAK ASASI MANUSIA
DIREKTUR JENDERAL HAK KEKAYAAN INTELEKTUAL

Image

Index

Ketua INSA Carmelita Hartoto:" Berikan Pelayaran Equal Treatment"

"Pelayaran lokomotif logistik , efisienkan, bila mogok ekonomi terhenti"

Sinergitas Polairud -Forwami

Upaya Memajukan Maritim

Dani Rusli Utama: Panjang Tahun Ini Dredging

Sisi Teknis Layak Hub Regional

Dani Rusli Utama: Panjang Tahun Ini Dredging

Sisi Teknis Layak Hub Regional

Bank Plat Merah Hadapi Lebaran

Sediakan Likuiditas Tunai Rp 200 T

Bank Plat Merah Hadapi Lebaran

Sediakan Likuiditas Tunai Rp 200 T

Votalitas Logistik Indonesia

Diklaim Tertinggi di ASEAN

Kembangkan Pelabuhan Belawan

Kemenhub Gelontorkan Rp683 Miliar

Seminar STMT Trisakti " Penguatan Transportasi Hadapi AEC"

SDM dan Inovasi kunci memenangkan persaingan

Jalur KA Besitang-Binjai Sumut Diaktifkan Lagi

Peninggalan Belanda Sepanjang 80 Km

Poll

Subscribe Newsletter

Dani Rusli Utama: Panjang Tahun Ini Dredging
Sisi Teknis Layak Hub Regional

Indonesiamaritimenews.com(IMN),JAKARTA: PT. Pelabuhan Indonesia II(Persero)/IPC Cabang Pelabuhan Panjang yang terus menggeliat menjadi Hub regional Intra Asia mendapat dukungan kantor pusat. Direktur Teknik dan Manajemen Risiko Dani Rusli Utama, "Secara teknis Pelabuhan Panjang tidak ada masalah dan siap," jelasnya dalam percakapan dengan IMN, di Jakarta, beberapa saat lalu. Panjang sendiri, jelas Dani lebih jauh, "Dari waktu ke waktu kami lengkapi. Sekarang kita lengkapi alat alatnya." Dermaga Pelabuhan Panjang,menurut Dani lumayan banyak."Sekarang mulai disinggahi kapal besar besar dan membawa kontainer besar.Pada rute baru maka akan dilakukan dredging." "Saat ini kedalaman dermaga Pelabuhan Panjang berkisar kedalam 8,5 M. Berikutnya akan di perdalan menjadi 13 M s/d 14 M .Tahun ini dredging di lakukan," kata Dani menjawab pertanyaan IMN tentang kapan dilakukan pengerukan Dermaga di Pelabuhan Panjang, Lampung. Dani sebagai Dirtek IPC menjelaskan, untuk mengembangkan Pelabuhan Panjang harus terlebih dahulu menunggu kajian bidang komersial."Membutuhkan apa? Misalnya gudang,dermaga atau lapangan penumpukan berdasarkan kajian komersional dan operasional baru kita dari teknik masuk ." Jadi sebelum bidang tehnik melaksakan tugasya, ungkap Dani,pihaknya melihat bagaimana kajian dari sisi komersial."Apakah sebelumnya sudah ada kajian komersial apakah demand sudah ada apa belum?Operasionalnya memungkinkan atau tidak baru masuk teknik." Contohnya, tambah Dani, sekarang mulai datang kapal kapal besar. "Ya sudah alur yang selama ini tidak dikeruk karena kebutuhan ya kita keruk. Rencana tahun ini." Jadi secara teknik rencana Pelabuhan panjang menjadi hub regional intra asia tak masalah. Namun menurut Dani,tinggal hanya dari sisi komersial dan ketentuannya. "Karena alat-alat di sana cukup. Dari sisi fasilitas dan peralatan panjang siap dikembangkan." Arif Suhartono Direktur Komersial IPC,saat ditanya langkah yang dilakukan untuk mengembangkan pelabuhan menjelaskan, pengembangan pelabuhan,"Harus dilakukan visibility study terlebih dahulu, biar bisa melihat bagaimana perkembangan selanjutnya ke depan." Sebelumnya General Manager Pelabuhan Panjang Drajat Sulistyo( Baca:Drajat Sulistyo :Pelabuhan Ini Bernama Integrited Industrial Port) menjelaskan, Integrited Industrial Port menjadi triger lampung. Panjang menjadi hub regional sebelum masuk jakarta. "Inter Asia bisa dari sini.America, Eropa hub-nya ke Jakarta. Inilah runtutan staging kita clear sampai tahun 2024," tandas Drajat tentang pencapaian yang ingin diraih Pelabuhan Panjang. (Arry/MAR/IMN)