NEWS - Indonesia Maritime News (IMN)

TERDAFTAR: IDM000087670
DEPARTEMEN HUKUM DAN HAK ASASI MANUSIA
DIREKTUR JENDERAL HAK KEKAYAAN INTELEKTUAL

Image

Index

Negeri Berlambang Siger Ini

Full Integrasi Logistik 2024

Jokowi Tawarkan Pelabuhan Patimban ke Jepang

Berikut Proyek KA Jakarta-Surabaya

PT AP II Kembangkan Bandara Silangit

Dukung Konektivitas Kawasan Pariwisata

Diluncurkan Mei 2016

Satelit A3 Pantau Pertanian & Maritim

Agus Raharjo Pimpin KPK

Busyro dan Johan Budi Tersisih

Akhirnya, Dirjen Hubla Bobby Mamahit Tersangka

Dugaan Korupsi Pembangunan BPI2IP

IPC WAY

Wadah karyawan berinovasi mengembangkan diri dan perusahaan

Giliran Denny Indrayana Jadi Tersangka

?Bismillah, Haram Menyerah?

Menanti UU Perlindungan Nelayan

DPR & KKP Diminta Mengesahkan

Pungutan Bea cukai Menurun

Dipengaruhi kebijakan impor,Mineral dan harga CPO

Poll

Subscribe Newsletter

Negeri Berlambang Siger Ini
Full Integrasi Logistik 2024

By:Muhammad Arifin Mukendar

Indonesiamaritimenews.com (IMN): Ketika kita naik kapal ferry bersandar di Bakauheni Bandar Lampung, maka terlihat Siger lambang negeri ini berukuran besar. Bila malam terlihat sorot lampu menghiasi Indah.

Siger adalah mahkota pengantin wanita Lampung yang berbentuk segitiga, berwarna emas, biasanya memiliki cabang,lekuk atau jurai berjumlah sembilan atau tujuh. Siger adalah benda yang sangat umum di Lampung dan merupakan simbol khas daerah ini.

Lambang mahkota yang memiliki sifat keagungan dan kehormatan keluarga dibingkai aksara Lampung dan aksara Arab berisi kalimah syahadat yang menunjukan kentalnya negeri ini dengan nuansa Islam. Lambang ini terlihat ketika Anda tiba di Kalianda yang terletak di sisi pantai.

Sembilan jurai atau 'jurai siwo' menunjukkan 9 kesukuan di Lampung.

Bila Anda meneruskan perjalanan maka akan menemui Pelabuhan Panjang.Tahukah Anda? Pelabuhan ini investasi besar Bandar Lampung.

Pelabuhan yang terus berbenah diri menuju hub regional melangkah ke full internasional menjadi tiger peningkatan ekonomi daerah ini. Pelabuhan ini pintu ekonomi dan menjadi integrasi seluruh potensi dan elemen ekonomi yang berprosfektif tinggi.

General Manager Pelabuhan Panjang, Drajat Sulistyo saat ditanya IMN tentang pengembangan pelabuhan ni mengatakan,Pelabuhan Panjang, Bandar Lampung sesuai road map akan menerapkan Full Integrasi Logistik pada tahun 2024.

Untuk mencapai itu Pelabuhan Panjang, lanjutnya, terus melakukan peningkatan pelayanan kepada pengguna jasa dari pola sistemisasi, meningkat ke informasi digitalisasi, terakhir, akan menjadi treat fasilitator muaranya integrasi logistik.

Untuk menggolkan rencana itu Drajat mengakui sudah mendapat dukungan dari beberapa menteri dan pihak terkait.

"Ini akan segera direalisasikan tiga menteri sudah setuju, Menteri Perekonomian, BUMN, BUPR, dan Pak Gubernur melalui suratnya tanggal 3 April 2019 mendukung tentang hal itu. Kantor pusat memberi support,"ungkap Drajat di kantor PT.Pelabuhan Indonesia II (Persero), Cabang Pelabuhan Panjang,Bandar lampung saat ditanya tentang realisasi rencana itu berapa waktu lalu.

Langkah yang akan di lakukan Drajat pada saat ini melibatkan semua stakeholder di Bandar Lampung namun mendahulukan anak perusahaan."Semua stakeholder akan terlibat,salah satunya anak perusahaan yang kami anggap stakeholder dan banyak membantu, ini kami dahulukan," katanya sambil memberikan alasan mengapa anak perusahaan yang didahulukan.(Baca; Drajat Sulistyo: Pelabuhan ini bernama Integrited Industrial Port)

Pelabuhan panjang di Bandar lampung ini adalah pelabuhan yang sangat potensi dengan pelabuhan alamnya dibandingkan pelabuhan lain. Namun untuk mengelola pelabuhan ini agar dapat bersaing dengan pelabuhan lain membutuhkan instrumen," jelas Drajat.

"Pelabuhan Panjang mempunyai basic yang sangat bagus baik dari sisi infrastruktur maupun hiterland. Infrastruktur, pelabuhan Panjang paling lengkap dan komplek.Ada Tujuh terminal mendukung Bisnis ini."

Pelabuhan Panjang dikelola dengan membagi menjadi tujuh terminal. Terminal Curah Kering, Curah Cair, Roro, Multipurpose,Petikemas, dua terminal bekerja sama dengan swasta atau asing.

"Ini yang menyebabkan Pelabuhan panjang bisa dikembangkan sebagai Pelabuhan Kelas Dunia. Pak Dirut telah menjelaskan, kita akan jadi pelabuhan kelas dunia. Kita memiliki basic itu,"ungkap Drajat bersemangat.

Basic yang kedua, lanjutnya, "Hinterland itu semua ada dilampung manufaktur agriculture,manufaktur bahan baku industri tambang, perikanan. Namun saat ini tidak tersentralisasi,sehingga hasil industri,hasil sumber alam dilampung tercerai-berai.Hasil dari agriculture baru 19 persen.Saat ini kami berupaya mengkolek," kata Drajat seraya menambahkan peluang untuk meningkatkannya sangat besar dan terbuka serta mengintegrasikannya dari seluruh Bandar Lampung.

TRANSFORMASI OPERASI
"Saya lanjutkan dengan apa kita mengkolek?" Tanya Drajat dan menambahkan,"Dengan transformasi operasi yang ada di Pelabuhan Panjang. Inilah yang kami gadang gadang sebagai trigger daya tarik.Cargo owner tidak memakai jalur darat lagi. Kenapa? Dengan adanya sistem operasional transformasi yang bagus kita bisa memangkas logistic cost hingga 30%."

Drajat mengungkapkan beberapa hal yang memudahkan pengguna jasa sehingga menekan cost. Ia menginformasikan sekitar empat bulan lagi di Pelabuhan Panjang dibuat sistem penggunaan air. Sistem ini "Memudahkan pengguna jasa. Tinggal mencet air keluar."

HUB REGIONAL
Saat ini awak Pelabuhan Panjang melangkah dan terus melangkah, membawa pelabuhan di Bandar Lampung ini menjadi hub regional dan terintegrasi sesuai road map di tahun 2024.
Lelaki jebolan UGM ini memberikan komparasi, "Kalau Kuala Tanjung bisa hub regional sumatera tengah dan sumatera utara maka panjang bisa untuk sumatera selatan."

TREAT FASILITATOR
Pelabuhan Panjang akan menjadi treat fasilitator yaitu jembatan antara cargo owner dan pelabuhan sehingga terintegeasi menjadi satu unit logistik bisnis. Bandar lampung terang Drajat adalah bagian dari Sumatera Selatan, "Semua orang bicara tentang lampung, tetapi bila Bapak amati salah. Pelabuhan besar yang natural dan tidak perlu direct call itu hanya Lampung di Sumatera bagian Selatan dan Sumatera Selatan, Palembang itu labuhannya Sungai, misal,Bom Baru. Bicara peti kemas, yang masuk 200s/d 300 TEUs.Kita bisa 4000 TEUs."


"Saya bicara Logistic Center anak perusahaan saya akan terus berkembang, MTI,PPI,ILCS sebagai sistem bisa jalan dan bisa memberi bisnis ke PTPN VII sebagai pemegang konsesi lahan. Akhirnya terintegrasi semua. Makanya Bandar lampung saya namakan Integrited Industrial Port."

Integrited Industrial Port menjadi triger lampung yang menjadi hub regional sebelum masuk Jakarta.Inter Asia bisa dari sini,America, Eropa dsb hub-nya ke Jakarta. Inilah runtutan staging kita clear sampai tahun 2024,"kata Drajat dengan mata berbinar penuh semangat lalu ia menambahkan,"Dan ini, full internasional."

Drajat menguraikan road map yang mereka jalankan,"Bagi saya staging sudah clear. Tahun 2019 digitalisasi, tahun 2020 kita mulai treat fasilitator, dan pada tahun 2024 kita full integrasi logistik."

Bila rencana itu diterapkan sesuai roadmap maka jadilah negeri berlambang Siger ini, seperti dikatakan Drajat Sulistyo, General Manajer Pelabuhan Panjang, Bandar Lampung akan menerapkan , Full Integrasi Logistik pada tahun 2024. (-)