NEWS - Indonesia Maritime News (IMN)

TERDAFTAR: IDM000087670
DEPARTEMEN HUKUM DAN HAK ASASI MANUSIA
DIREKTUR JENDERAL HAK KEKAYAAN INTELEKTUAL

Image

Index

Kredit Perbankan Sektor Maritim Rendah

Padahal, banyak peluang bisa dikembangkan

Pelabuhan New Priok Tekan Biaya Logistik

Juli 2016 Siap Dioperasikan

3.500 Kapal Akan Dibagikan Ke Nelayan

Menko Maritim Tinjau Pelabuhan Banyuwangi

Pesawat Intai Asing Tanpa Awak Jatuh di Batam

Dilengkapi 4 Kamera

Inilah Isi Perjanjian Konsesi Kereta Cepat

50 Tahun Aset Dikembalikan ke Negara

10 Kampung Nelayan Ditata

Prioritas Tegal,Bengkuku dan Pontianak

Presiden Jokowi Terimakasih Pada Google

Ikut Perangi Illegal Fishing di Indonesia

Lagi, 31 Kapal Ditenggelamkan

Pelaku Illegal Fishing di Indonesia

KM Marina Karam, 70 Penumpang Hilang

Di Teluk Bone Sulawesi Selatan

SpeedBoat Terbalik, 4 Tewas, 10 Hilang

Di Sungai Kubu Kalimantan Barat

Poll

Subscribe Newsletter

Pelabuhan New Priok Tekan Biaya Logistik
Juli 2016 Siap Dioperasikan

Indonesiamaritimenews.com(IMN),JAKARTA : Pelabuhan New Priok, megaproyek yang dibangun di era RJ Lino saat menjabat Dirut PT Pelindo II, siap dioperasikan Juli 2016 mendatang. Diharapkan pengembangan pelabuhan ini bisa meningkatkan pertumbuhan ekonomi Indonesia hingga 5%.

Beroperasinya New Priok dengan 3 terminal kontainer dan 2 terminal produk di pelabuhan, bisa menekan biaya logistik serta memangkas dwelling time.

PT New Priok Container Terminal One (NPCT1) sudah melakukan uji coba operasi pelayaran internasional, di Pelabuhan Kalibaru atau New Priok, Jumat (28/5/2016).

Uji coba dilakukan, dengan mendatangkan Kapal Sinar Sumba Voy 400 dengan GRT 18 ribu ton. Sedangkan untuk uji coba pelayaran domestik sudah dilaksanakan 27 Januari 2016 lalu.

Setelah melalui uji coba pelayaran internasional, diharapkan operasional NPCT1 bisa dimulai awal Juli 2016 mendatang.

"Trial operation dilakukan untuk melayani kapal internasional. Direncanakan pelaksanaan full commercial operation sekitar akhir Juli 2016," ujar Direktur Komersial dan Pengembangan Usaha IPC, Saptono R. Irianto, di Pelabuhan New Priok.

Pembangunan Pelabuhan New Priok merupakan pengembangan dari Pelabuhan Tanjung Priok yang saat ini lalu lintas peti kemasnya sudah cukup padat. Dengan beroperasinya Pelabuhan New Priok di Juli mendatang, diharapkan sebagian operasional peti kemas dapat beralih, sehingga mengurangi kepadatan Pelabuhan Tanjung Priok.

"Terminal baru ini merupakan bagian dari New Priok secara keseluruhan. Pada 2010 dikhawatirkan Tanjung Priok mengalami bom volume kontainer, oleh sebab itu kita mengusulkan adanya pengembangan Tanjung Priok," terang Saptono.

Pembangunan Pelabuhan New Priok akan terus dikembangkan. Ke depannya pembangunan akan dilakukan pada tahap kedua dengan menambah kedalaman pelabuhan hingga minus 20 meter.

Pada pembangunan tahap pertama ini Pelabuhan New Priok sudah memiliki 3 terminal peti kemas dan 2 terminal produk. Pembangunan akan terus dikembangkan hingga tersedia 7 terminal peti kemas dan 2 terminal produk.

"Tahun berikutnya kita lihat perkembangan ekonomi kita. Untuk bisa membuat cargo yang meningkat itu, secara maksimum bisa kita upgrade dengan terminal baru ini menjadi minus 20 meter," kata Saptono.

Pembangunan Pelabuhan New Priok dimulai pada awal 2013 saat PT Pelindo II dipimpin oleh RJ Lino, dan diresmikan pembangunannya oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Pelabuhan New Priok membentang sepanjang 850 meter dengan lebar 400 meter di sisi utara Tanjung Priok.

Tiga terminal yang disiapkan masing-masing memiliki kapasitas 1,5 juta unit peti kemas. Proyek yang menghabiskan biaya Rp9 triliun dari pendanaan PT Pelindo II tersebut direncanakan bisa beroperasi penuh awal 2017.
(Arry/Oryza/Mar)