NEWS - Indonesia Maritime News (IMN)

TERDAFTAR: IDM000087670
DEPARTEMEN HUKUM DAN HAK ASASI MANUSIA
DIREKTUR JENDERAL HAK KEKAYAAN INTELEKTUAL

Image

Index

Kredit Perbankan Sektor Maritim Rendah

Padahal, banyak peluang bisa dikembangkan

Pelabuhan New Priok Tekan Biaya Logistik

Juli 2016 Siap Dioperasikan

3.500 Kapal Akan Dibagikan Ke Nelayan

Menko Maritim Tinjau Pelabuhan Banyuwangi

Pesawat Intai Asing Tanpa Awak Jatuh di Batam

Dilengkapi 4 Kamera

Inilah Isi Perjanjian Konsesi Kereta Cepat

50 Tahun Aset Dikembalikan ke Negara

10 Kampung Nelayan Ditata

Prioritas Tegal,Bengkuku dan Pontianak

Presiden Jokowi Terimakasih Pada Google

Ikut Perangi Illegal Fishing di Indonesia

Lagi, 31 Kapal Ditenggelamkan

Pelaku Illegal Fishing di Indonesia

KM Marina Karam, 70 Penumpang Hilang

Di Teluk Bone Sulawesi Selatan

SpeedBoat Terbalik, 4 Tewas, 10 Hilang

Di Sungai Kubu Kalimantan Barat

Poll

Subscribe Newsletter

KM Marina Karam, 70 Penumpang Hilang
Di Teluk Bone Sulawesi Selatan

Indonesiamaritimebews.com (IMN),MAKASSAR : Insiden kecelakaan laut terjadi di penghujung Tahun 2015. Kapal Motor (KM) Marina Baru mengangkut 119 penumpang karam di Teluk Bone, Sulawesi Selatan, mengakibatkan 4 orang tewas, 42 lainnya hilang.

Hingga Senin (21/12/2015) petang tim SAR gabungan masih berupaya mencari korban yang hilang, sedangkan puluhan korban lainnya sudah dievakuasi. Direktur Polisi Perairan Polda Sulawesi Selatan, Kombes Hari Sanyoto mengatakan pencarian korban terkendala cuaca ekstrem, ombak tinggi dan hujan deras.

KM Marina Baru 2B mengalami kecelakaan dalam perjalanan dari Pelabuhan Kolaka Utara, Sulsel, menuju Pelabuhan Bansale, Kabupaten Wajo, Sabtu (19/12/2015). Kapal itu membawa 119 orang terdiri dari 91 orang dewasa, 19 anak-anak (termasuk bayi 9 bulan) dan 10 orang ABK.

Sekitar pukul 11:00 kapal berangkat, namun sekitar pukul 16:00 waktu setempat kecelakaan terjadi. Kapal cepat tersebut dihantam ombak besar hingga mengalami kebocoran dan tenggelam. Sampai Senin petang tercatat 42 penumpang ditemukan, tiga di antaranya meninggal dunia. Korban ditemukan terapungapung di perairan Kabupaten Kolaka Utara dan di perairan Siwa, Kabupaten Wajo. Sekitar 70 penumpang lainnya masih dinyatakan hilang.

Daftar nama penumpang yang selamat: 1. Candra (Palopo) 2. Misra (Palopo) 3. Muhlis (Konsel) 4. Suyuti (Kaltim) 5. Anwar (Konsel) 6. Muis (Sandosidaya) 7. Maksiar (Kolaka) 8. Widya (Keera) 9. Riana (Soppeng) 10 Firman (Kolaka) 11. Nando (Palopo) 12. Ruslan (Kaltim) 13. Sukirman (Pinrang) 14. Patola (Bombana) 15. Muhammad Yusliadi (Pomala) 16. Muhammad Amin (Pomala) 17. Suryani (Pinanggosi) 18. Ullang (Polman) 19. Fikri (Kendari) 20. Hadenan (Suli) 21. Umul Ulfa (Kolaka) 22. Ikram (Kolaka) 23. Ruddin (Polman) 24. Rudy (Polman) 25. Basri (Polman) 26. Kuddus (Polman) 27. Salma (Pinrang) 28. Sudirman (Pinrang) 29. Hamsah (Pinrang) 30. Nelsi Pauru (Pinrang) 31. Usman Bambang (Palopo) 32. Ambo Masse (Konsel) 33. Basri (Siwa) 34. Baba L. 35. Usman 36. Muzakkar (Pomala) 37. Abdullah (Sidrap) 38. Berta (Pomala) 39. Rafli (Pomala)

Korban yang meninggal di Kolaka Utara: 1. Firdaus (Penanggo) umur 9 tahun 2. Mutmainnah Zakira (Penanggo) umur 9 bulan 3. Sitti Badriah (Konawe) umur 50 tahun.

(Arry/Yasmin/Mar)