NEWS - Indonesia Maritime News (IMN)

TERDAFTAR: IDM000087670
DEPARTEMEN HUKUM DAN HAK ASASI MANUSIA
DIREKTUR JENDERAL HAK KEKAYAAN INTELEKTUAL

Image

Index

DuaKontaener Minuman Keras Disita Bea Cukai

Di Pelabuhan Tanjung Priok

Solar Turun Rp200, Pertamax Rp250

Avtur internasional turun 5,33 %

Medan Plaza Center Terbakar

Ludes jadi abu

Medan Plaza Center Terbakar

Ludes abu

Hawa Panas Di India

1.100 Orang Tewas

Pemerintah Sebut Ada Upaya Makar

Kasus Beredarnya Beras Plastik

Kapal Pembawa Narkoba Diledakkan BNN

Disewa Mengangkut 862 Kg Shabu

Istri Dubes RI Tewas di Pakistan

Kecelakaan Helikopter

Diduga Menipu, 33 WN Tiongkok Ditangkap

Rumah Digerebek, 1 Tewas Melompat

2 Kapal Asing ditangkap TNI AL

Curi kan di laut Indonesia

Poll

Subscribe Newsletter

DuaKontaener Minuman Keras Disita Bea Cukai
Di Pelabuhan Tanjung Priok

Indonesiamaritimenews.com(IMN),JAKARTA: Dua kontaener minuman mengandung etil alkohol (MMEA) disita oleh petugas BeaCukai Tanjung Priok. Minuman yang dikemas dalam 21.000 botol itu diselundupkandari Singapura.

DirjenBea dan Cukai, Heru Pambudi menjelaskan ada kejanggalan kegiatan importasi yangdilakukan PT. N yang mengimpor kontener nomor HJCU2052351 berukuran 20 feetpada 21 November 2015. Dokumen yang tertera disebutkan isi barang tersebutadalah garmen.

Importirmengajukan permohonan pengeluaran kontaener dengan fasilitas kawasan berikat BC2.3 nomor 050300-108966. Kontaener yang diangkut Kapal Hanjin Indonesia keluardari gate out TPK Koja pada 26 November 2015 dan petugas melakukan surveilance.

Importirmengimpor garmen dari China dan India. Tetapi kali ini kok dariSingapura."Ternyata isinya minuman beralkohol,"ungkap Heru, Selasa(1/12/2015). Menurut Heru, penyelundupan ini merugikan negara sekitar Rp 3miliar.

DitambahkanKepala KPU Bea dan Cukai Tanjung Priok, Fajar Doni, penyalahgunaan fasilitaskawasan berikat biasanya dilakukan oleh importir dengan modus membelokkanlokasi pembongkaran barang. Modus ini juga dilakukan oleh PT. N yang sesuaiprofil perusahaannya berlokasi di Cianjur.

Padapraktiknya barang impor tidak dibawa ke Cianjur, melainkan dibawa ke areapergudangan Kapuk Muara. Ketika barang dibongkar dan siap di angkut menggunakantiga mobil boks dan satu truk, petugas pun menyergap. Barang-barang tersebut dibawa kembali ke Pelabuhan Tanjung Priok. (Arry/Yasmin/Mar)