NEWS - Indonesia Maritime News (IMN)

TERDAFTAR: IDM000087670
DEPARTEMEN HUKUM DAN HAK ASASI MANUSIA
DIREKTUR JENDERAL HAK KEKAYAAN INTELEKTUAL

Image

Index

Sekjen DPP INSA Lolok Sudjatmiko:

'Lancarkan Tol Laut, Pelindo jalankan no service no pay

Proyek Pelabuhan Patimban Telan Anggaran Rp43 Triliun

Dikerjakan Selama 10 Tahun

Tonny Budiono Jabat Dirjen Hubla

Menteri Jonan Lantik 3 Pejabat

4 ABK Indonesia Akhirnya Dibebaskan

Ditawan Kelompok Bersenjata di Filipina

Elvyn G. Masassya Bos Baru PT Pelindo II

Mantan Dirut BPJS Ketenagakerjaan

MenjawabTuduhan Ahok

Nelayan Asli Bawa Jaring dan Ikan Teluk Jakarta ke Balaikota DKI

Wika, Gadis Penjelajah Langit Tewas Terjun Payung

Insiden Jogja Air Show 2016

Harmony Of The Seas Kapal Pesiar Raksasa

Dilayani 2.000 ABK

Harris J, Remaja Muslim

Dijuluki Justin Beiber

Atraksi Kapal Perang Pukau Ribuan Warga

HUT ke-70 TNI di Cilegon

Poll

Subscribe Newsletter

Sekjen DPP INSA Lolok Sudjatmiko:
'Lancarkan Tol Laut, Pelindo jalankan no service no pay

Indonesiamaritimenews.com(IMN): Presiden Jokowi pada lawatan keluar negeri terus memperkenalkan Poros Maritim Indonesia dengan program Tol Laut.

Kalangan pelayaran meminta dukungan pemerintah agar dapat berperan lebih besar dalam Program Tol Laut.Dukungan yang di minta adalah kemudahan sandar dan BBM.

"Kami hanya meminta itu saja kemudahan sandar dan pembelian BBM, terutama kemudahan sandarlah", kata Lolok Sudjatmiko Sekjen DPP INSA menjawab pertanyaan indonesiamaritimenews.com pada acara pelantikan Pengurus DPC INSA Marunda, Tanjung Priok, dan Banten, Rabu (17/5) di Jakarta.

Pemerintah, menurut Lolok, tidak bisa memberikan bantuan kepada perusahaan swasta seperti kepada Pelni sebagai PSO.

Bantuan kepada swasta bisa dilakukan dengan memurahkan rate tambang."Untuk memurahkan rate tambang sebaiknya Pelindo menjalankan Standar Level of Agreement di semua wilayah", ungkap Lolok.

"Bila di suatu tempat", lanjut Sudjatmiko,"kapal tidak perlu dipandu, ya, ngak usah dipandu,"jelasnya, dengan demikian biaya lebih murah.

Sebaliknya ia meminta, bila suatu wilayah butuh kapal pandu Pelindo harus siap menyiapkan.

Jadi, untuk melancarkan tol laut ,"Pelindo Menerapkan no service no pay",kata Sudjatmiko menggaris bawahi.

Ia menekankan,Jangan sampai, tidak ada service tandu tetapi ada pembiayaan".

Sudjatmiko mengharapkan Pelindo tidak memaksakan ke hendak.Saat bongkar muat bila crane kapal lebih baik dan cepat biarkan memakai crane kapal."Jangan dipaksakan dengan crane Pelindo yang lebih lambat,"katanya.

Tol Laut
Soal tol laut,lanjut Sudjatmiko, sebelum pemerintah menjalankannya,mereka sudah lebih dahulu menerapkan.

"Sekarang ini kan tol laut lebih banyak dilakukan Pelni dan itu pun trayeknya terlalu panjang,"katanya mengkritisi.

Rute,"Tol laut sekarangkan Jakarta makasar, surabaya, Bitung", kata Lolok.Menurut dia, seharusnya sampai di situ saja.Tetapi,"Kemudian kebawah ke Kupang hingga ke Papua itu kepanjangan,"ungkap (RYZA/Mar)