NEWS - Indonesia Maritime News (IMN)

TERDAFTAR: IDM000087670
DEPARTEMEN HUKUM DAN HAK ASASI MANUSIA
DIREKTUR JENDERAL HAK KEKAYAAN INTELEKTUAL

Image

Index

Walkot Tangerang Tarling

Ajak masyarakat solat berjamaah di Masjid

Alhamdulillah,Arab Saudi Memberi 250 Ton Kurma

Bisa dinikmati saat berbuka puasa

Lampung Mengaji 99

Ramadhan 99 Kali Khatam

Lampung Mengaji 99

Ramadhan 99 Kali Khatam

Syaikh Muhammad Ayyub Wafat

Imam Masjid Nabawi

Musa Juara Hafiz Quran di Mesir

Peserta Termuda Harumkan Indonesia

Awas! Narkoba Nyusup ke Pesantren

Sebagai Doping

Bersujudlah Ketika Gerhana

Bulan & Matahari Mahluk Allah

KH Toto Penyemangat Pemuda

Pergi untuk selamanya saat Salat Jenazah

Jamaah RI Wafat di Mina 120 Orang

Tambah 17 orang korban Mina

Poll

Subscribe Newsletter

Lampung Mengaji 99
Ramadhan 99 Kali Khatam

Indonesiamaritimenews.com(lMN),BANDAR LAMPUNG : Program "Lampung Mengaji" yang digagas Kapolda Lampung Brigjen Pol Ike Edwin patut diapresiasi. Selama Ramadhan peserta menyelesaikan 99 kali khatam Alquran.

Sejak hari pertama: 1437 Hijriah, ada nuansa berbeda di kota Tanjung Karang, Bandar Lampung. Tugu Adipura Bandar Lampung jadi pusat kegiatan religi yang diikuti oleh puluhan santri, dan melibatkan unsur dari berbagai agama. Kegiatan ini dimulai pada 7 Juni 2016 dan akan berakhir pada hari terakhir Ramadhan.

"Kegiatan Lampung Mengaji ini selain sebagai kegiatan religi, juga menunjukkan bahwa di Pancasila di Lampung hidup. Pemuka lintas agama ikut terlibat dalam kegiatan ini,"kata Brigjen Ike Edwin saat ditemui IMN beberapa waktu lalu.

Program ini dinamakan Lampung Mengaji 99 karena peserta menyelesaikan 99 kali khatam Alquran, sesuai dengan Asmaul Husna. Dalam sehari diselesaikan 3 kali khatam Alquran, dan dimulai usai Salat Tarawih hingga menjelang sahur.

Kegiatan ini diikuti oleh 90 santri dari 18 Ponpes (Pondok Pesantren) di Lampung. Secara bergantian, santri-santri muda mengaji.

Ketua Forum Komunikasi Pondok Pesantren (FKPP) Bandar Lampung, Ismail Zulkarnain sangat mengapresiasi kegiatan ini. Menurut dia, santri ini dibimbing oleh sembilan orang ustaz yang mengawasi bacaan Alquran.

"Pemilihan pengkhataman sebanyak 99 kali, sebagai simbol dari Asmaul Husna. Ini dalam rangka syiar agama. Kami mengajak masyarakat untuk ikut memperbanyak bacaan Alquran selama Ramadan. Manfaatnya sangat banyak,"kata Ismail.

LIBATKAN BERAGAM AGAMA
Kegiatan "Lampung Mengaji 99"didukung dari umat beragam agama seperti Kristen, Katolik, Hindu dan Budha. Ini menunjukkan toleransi yang tinggi antara umat beragama di Lampung. Mereka ikut terlibat aktif dalam kegiatan ini.

Saat waktu buka puasa tiba, umat non Muslim bertugas membagikan takjil dan melayani peserta serta hadirin lainnya berbuka puasa. Mereka menyambut baik kegiatan postif ini karena sebagi cermin dari kerukunan umat beragama.

Salah satu yang ikut aktif, Biksu Nyana Maitri dari perkumpulan Biksu Sanggah Agung Indonesia (Sagin) Provinsi Lampung, sangat senang dan mengapresiasi kegiatan ini. "Saya sangat mengapresiasi program terobosan Kapolda Lampung ini," kata dia.

Biksu Nyana Maitri menilai, kegiatan "Lampung Mengaji 99" bisa memberi inspirasi dan menumbuhkan semangat kebersamaan bagi umat beragama lainnya, saling mengasihi daan saling menghormati. (Arry/Oryza/Mar)