NEWS - Indonesia Maritime News (IMN)

TERDAFTAR: IDM000087670
DEPARTEMEN HUKUM DAN HAK ASASI MANUSIA
DIREKTUR JENDERAL HAK KEKAYAAN INTELEKTUAL

Image

Index

DuaKontaener Minuman Keras Disita Bea Cukai

Di Pelabuhan Tanjung Priok

Solar Turun Rp200, Pertamax Rp250

Avtur internasional turun 5,33 %

Medan Plaza Center Terbakar

Ludes jadi abu

Medan Plaza Center Terbakar

Ludes abu

Hawa Panas Di India

1.100 Orang Tewas

Pemerintah Sebut Ada Upaya Makar

Kasus Beredarnya Beras Plastik

Kapal Pembawa Narkoba Diledakkan BNN

Disewa Mengangkut 862 Kg Shabu

Istri Dubes RI Tewas di Pakistan

Kecelakaan Helikopter

Diduga Menipu, 33 WN Tiongkok Ditangkap

Rumah Digerebek, 1 Tewas Melompat

2 Kapal Asing ditangkap TNI AL

Curi kan di laut Indonesia

Poll

Subscribe Newsletter

Hawa Panas Di India
1.100 Orang Tewas

Indonesiamaritimenews.com (IMN),JAKARTA:Gelombang hawa panas di India yang terjadi selama April-Mei 2015 telah menewaskan sedikitnya 1.100 warga. Suhu udara di kawasan negara ini mencapai 47-50 derajat Celcius.

Hawa panas diperkirakan masih terjadi sampai akhir Mei ini. Korban paling banyak berjatuhan berada di wilayah bagian selatan, antara lain di Andhra Pradesh sekitar 900 orang dan di Telangana 200 orang. Sedangkan 11 orang meninggal di negara bagian Orissa dan 13 orang di negara bagian Bangal Barat, 20 orang lainnya di Gujarat, India Barat.

Pemerintah setempat mengimbau warganya tidak keluar rumah, atau menggunakan alat pelindung, misalnya payung. Otoritas setempat dan organisasi sosial juga menyediakan pos-pos sumber air supaya warga tidak mengalami dehidrasi.

SEJAK APRIL
Direktur Departemen Meteorologi India, Brahma Prakash Yadav mengatakan, suhu tertinggi di New Delhi (ibukota India) berkisar sekitar 45 derajat Celcius. Menurutnya, awal Juni suhu akan turun karena akan mulai turun hujan.

Kantor berita AFP, Rabu (27/5/2015) melansir korban kebanyakan pekerja bangunan, gelandangan serta warga lanjut usia. Bahkan aspal jalanan juga meleleh. Gelombang panas melanda kawasan India selatan sejak pertengahan April, sedangkan korban berjatuhan sejak pertengan Mei. Hampir semua rumah sakit di India penuh dengan pasien yang mengalami dehidrasi dan demam panas. Bencana serupa pernah terjadi di India pada 2010 lalu selama beberapa bulan. (Arry/Oryza/Mar)