NEWS - Indonesia Maritime News (IMN)

TERDAFTAR: IDM000087670
DEPARTEMEN HUKUM DAN HAK ASASI MANUSIA
DIREKTUR JENDERAL HAK KEKAYAAN INTELEKTUAL

Image

Index

Walkot Tangerang Tarling

Ajak masyarakat solat berjamaah di Masjid

Alhamdulillah,Arab Saudi Memberi 250 Ton Kurma

Bisa dinikmati saat berbuka puasa

Lampung Mengaji 99

Ramadhan 99 Kali Khatam

Lampung Mengaji 99

Ramadhan 99 Kali Khatam

Syaikh Muhammad Ayyub Wafat

Imam Masjid Nabawi

Musa Juara Hafiz Quran di Mesir

Peserta Termuda Harumkan Indonesia

Awas! Narkoba Nyusup ke Pesantren

Sebagai Doping

Bersujudlah Ketika Gerhana

Bulan & Matahari Mahluk Allah

KH Toto Penyemangat Pemuda

Pergi untuk selamanya saat Salat Jenazah

Jamaah RI Wafat di Mina 120 Orang

Tambah 17 orang korban Mina

Poll

Subscribe Newsletter

Musa Juara Hafiz Quran di Mesir
Peserta Termuda Harumkan Indonesia

Indonesiamaritimenews.com (IMN), Hafiz cilik kebanggan Indonesia, Musa La Ode Abu Hanafi meraih juara 3 Musabaqah Hifzil Quran (MHQ) International di Sharm El-Sheikh, Mesir. Musa menjadi peserta termuda dan membuat kagum para juri.

Musa dipilih oleh Kementerian Agama RI mewakili Indonesia atas undangan Kementerian Wakaf Mesir. Didampingi oleh ayahnya, La Ode Abu Hanafi, bocah berusia 7 tahun 8 bulan itu mengikuti MHQ yang digelar pada 10-14 April 2016.

MHQ Internasional Sharm El-Sheikh diikuiti 80 orang dari 60 negara untuk semua cabang. Negara peserta antara lain Mesir, Sudan, Arab Saudi, Kuwait, Maroko, Chad, Aljazair, Mauritania, Yaman, Bahrain, Nigeria, Malaysia, Brunei Darussalam, Filipina, Thailand, Australia, Ukraina, Indonesia serta negara-negara lainnya. Musa merupakan utusan satu-satunya dari Indonesia.

Musa mengikuti lomba cabang Hifz Al-Quran 30 juz untuk golongan anak-anak. Ia peserta termuda berusia di bawah 10 tahun, karena peserta lainnya berusia di atas 10 tahun. Kehadiran Musa menarik perhatian sehingga ia dan orangtuanya diwawancarai jurnalis Kantor Berita MENA.? Wawancara ini dimuat di sejumlah media Mesir dengan judul: Indonesia Berpartisipasi pada MTQ Internasional Sharm El-Sheikh dengan Peserta Paling Kecil.

Dalam siaran pers KBRI Cairo, disebutkan Musa seperti peserta golongan anak-anak lainnya, diminta untuk menuntaskan 6 soal, yang berhasil dilalui Musa dengan tenang, tanpa ada salah maupun lupa. Hal itu berbeda dengan para peserta lomba lainnya yang rata-rata mengalami lupa, bahkan diingatkan dan dibetulkan oleh dewan juri.

Lancarnya bacaan dan ketenangan Musa dalam membawakan ayat-ayat Al-Quran yang ditanyakan membuat Ketua Dewan Juri Sheikh Helmy Gamal, Wakil Ketua Persatuan Quraa Mesir dan sejumlah hadirin meneteskan air mata.

DECAK KAGUM
Decak kagum terhadap penampilan Hafiz Cilik Indonesia tidak hanya ditunjukkan oleh dewan juri dan para hadirin. Para peserta yang menjadi saingan Musa pun menunjukkan decak kagum kepada utusan Indonesia tersebut. Para hadirin berebut berfoto dengan Musa dan mencium kepalanya sebagai bentuk takzim sesuai budaya masyarakat Arab.

Dewan Juri dan panitia dari Kementerian Wakaf Mesir ikut pula meminta Musa berfoto dengan mereka. Hal itu tidak mereka lakukan terhadap peserta MTQ lainnya. Meskipun karena usianya yang masih kecil dan lidahnya yang masih cadel dan belum bisa mengucapkan hurup "R" Musa dinilai telah menjadi juara di hati dewan juri dan hadirin.

Musa memang hanya meraih juara ke tiga. Pasalnya, menurut Syeikh Helmy Gamal, bacaan Al-Quran diatur dengan kaedah dan hukum yang jelas dan tidak bisa dikesampingkan antara lain terkait makharijul huruf.

AKAN DIUNDANG PRESIDEN MESIR
Pada acara penutupan, Menteri Wakaf Mesir Prof. Dr. Mohamed Mochtar Gomaa memanggil Musa dan Abu Hanafi secara khusus. Menteri Gomaa takjub? karena Musa yang berusia paling muda dan tidak bisa berbahasa Arab, namun menghapal Al-Quran dengan sempurna.

Atas nama Pemerintah Mesir, ia mengundang Musa dan orangtuanya pada peringatan Malam Lailatul Qadar pada Ramadan mendatang. Presiden Mesir akan memberikan penghargaan secara langsung kepada Musa.? dan akan menanggung biaya tiket dan akomodasi selama mereka berada di Mesir.

Lauti Nia Sutedja, Kordinator Fungsi Pensosbud KBRI Cairo menuturkan, "Delegasi cilik Indonesia, Musa, telah berhasil meningkatkan kecintaan bangsa lain terhadap Indonesia. Banyak peserta yang menyebutnya sebagai mukjizat. Alhamdulillah, staf kami telah berhasil merekam penampilan Musa secara utuh. Dalam waktu dekat akan kita turunkan pada laman resmi KBRI di situs jejaring Facebook dan Youtube agar dapat disaksikan oleh masyarakat di tanah air."

Sedangkan Meri Binsar Simorangkir, KUAI KBRI Cairo menyatakan bangga Musa telah berhasil mengharumkan nama Indonesia melalui Al-Quran. Menurutnya, KBRI Cairo dalam hal ini sangat mendukung upaya Musa dalam meraih prestasinya, karena ia membawa nama Indonesia. (Arry/Oryza/Mar)