NEWS - Indonesia Maritime News (IMN)

TERDAFTAR: IDM000087670
DEPARTEMEN HUKUM DAN HAK ASASI MANUSIA
DIREKTUR JENDERAL HAK KEKAYAAN INTELEKTUAL

Image

Index

DuaKontaener Minuman Keras Disita Bea Cukai

Di Pelabuhan Tanjung Priok

Solar Turun Rp200, Pertamax Rp250

Avtur internasional turun 5,33 %

Medan Plaza Center Terbakar

Ludes jadi abu

Medan Plaza Center Terbakar

Ludes abu

Hawa Panas Di India

1.100 Orang Tewas

Pemerintah Sebut Ada Upaya Makar

Kasus Beredarnya Beras Plastik

Kapal Pembawa Narkoba Diledakkan BNN

Disewa Mengangkut 862 Kg Shabu

Istri Dubes RI Tewas di Pakistan

Kecelakaan Helikopter

Diduga Menipu, 33 WN Tiongkok Ditangkap

Rumah Digerebek, 1 Tewas Melompat

2 Kapal Asing ditangkap TNI AL

Curi kan di laut Indonesia

Poll

Subscribe Newsletter

Istri Dubes RI Tewas di Pakistan
Kecelakaan Helikopter

Indonesiamaritimenews.com (IMN),JAKARTA: Helikopter militer yang membawa rombongan diplomat, kecelakaan di Pakistan. Istri Duta Besar RI dan beberapa dubes lainnya tewas.

Ny. Heri Listyawati, istri Burhan Muhammad (Dubes RI untuk Pakistan) ikut dalam rombongan helikopter yang mengalami kecelakaan, sedangkan 3 pesawat lainnya selamat. Burhan sendiri mengalami lluka bakar dan dirawat di rumah sakit di Islamabad, ibukota Pakistan.

Kecelakaan pesawat MI-17 tersebut terjadi Jumat (8/5/2015) di pegunungan Gilgit, Baltistan, wilayah utara Pakistan. Semula beredar isu helikopter tersebut diserang Taliban, namun belakangan isu tersebut dibantah pemerintah Pakistan. Kedutaan Besar RI di Islamabad, Pakistan mengeluarkan pernyataan tentang kronologis peristiwa tersebut.

Burhan dan istrinya, serta sejumlah dubes negara lain memenuhi undangan mengikuti acara Kementerian Luar Negeri Pakistan, yaitu program Visit of Resident Ambassadors/High Commissioners to Gilgit-Baltistan. Acara itu berlangsung dari 8Mei-11 Mei 2015. Jarak antara Islamabad ke Gilgit sekitar 480 kilometer.

Program tersebut diikuti 57 orang yang terdiri dari 30 dubes beserta istri serta keluarga pejabat Pakistan. Rombongan berangkat menggunakan pesawat dari Nur Khan Airbase di Islamabad, pukul 08.30 waktu setempat menuju wilayah Gilgit-Baltistan dan tiba pukul 09.30.

HELIKOPTER KECELAKAAN
Satu jam kemudian setelah rombongan diterima oleh pemerintah Gilgit-Baltistan, sekitar pukul 10.30 rombongan melanjutkan perjalanan? ke Naltar Valley, di wilayah Gilgit-Baltistan menggunakan empat helikopter. Sekitar pukul 12.00 diinformasikan helikopter MI-17 yang membawa penumpang 17 orang mengalami crash landing atau gagal mendarat.

Kementerian Luar Negeri Pakistan, menginformasikan kepada KBRI bahwa helikopter yang mengalami kecelakaan membawa Duta Besar RI beserta istri. Selain Ny. Heri, korban lain yang tewas adalah Dubes Norwegia dan Filipina, dan istri Dubes Malaysia.

Wakil Presiden Jusuf Kalla mengatakan kecelakaan helikopter itu bukan karena ditembak Taliban. "Itu karena kecelakaan saja, bukan disebabkan serangan," jelas JK di sela acara donor darah Palang Merah Indonesia, Sabtu (9/5/2015). Atas nama Pemerintah, JK menyampaikan bela sungkawa atas meninggalnya Ny. Heri.

Pemulangan jenazah ke negara masing-masing akan dikawal sejumlah menteri Pakistan. Jenazah Ny. Hery Listyawati dan jenazah istri Dubes Malaysia akan dikawal Menteri Perencanaan, Pembangunan dan Reformasi Pakistan, Ahsan Iqbal.

Jenazah Dubes Filipina Domingo D Lucenario Jr akan dikawal Menteri Perdagangan Pakistan Khurram Dastagir Khan. Jenazah Dubes Norwegia, Leif H Larsen akan dikawal Menteri Negara Bagian Wilayah Perbatasan Abdul Qadir Baloch. (Arry/Oryza/Mar)