NEWS - Indonesia Maritime News (IMN)

TERDAFTAR: IDM000087670
DEPARTEMEN HUKUM DAN HAK ASASI MANUSIA
DIREKTUR JENDERAL HAK KEKAYAAN INTELEKTUAL

Image

Index

Sekjen DPP INSA Lolok Sudjatmiko:

'Lancarkan Tol Laut, Pelindo jalankan no service no pay

Proyek Pelabuhan Patimban Telan Anggaran Rp43 Triliun

Dikerjakan Selama 10 Tahun

Tonny Budiono Jabat Dirjen Hubla

Menteri Jonan Lantik 3 Pejabat

4 ABK Indonesia Akhirnya Dibebaskan

Ditawan Kelompok Bersenjata di Filipina

Elvyn G. Masassya Bos Baru PT Pelindo II

Mantan Dirut BPJS Ketenagakerjaan

MenjawabTuduhan Ahok

Nelayan Asli Bawa Jaring dan Ikan Teluk Jakarta ke Balaikota DKI

Wika, Gadis Penjelajah Langit Tewas Terjun Payung

Insiden Jogja Air Show 2016

Harmony Of The Seas Kapal Pesiar Raksasa

Dilayani 2.000 ABK

Harris J, Remaja Muslim

Dijuluki Justin Beiber

Atraksi Kapal Perang Pukau Ribuan Warga

HUT ke-70 TNI di Cilegon

Poll

Subscribe Newsletter

MenjawabTuduhan Ahok
Nelayan Asli Bawa Jaring dan Ikan Teluk Jakarta ke Balaikota DKI

Indonesiamaritimenews.com(IMN): Sejumlah nelayan yang tergabung dalam Komunitas Nelayan Tradisional (KNT) datang ke LBH Jakarta dan Balaikota DKI sambil membawa jaring dan ikan hasil tangkapan di Teluk Jakarta untuk menjawab tuduhan Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama(Ahok) bahwa mereka yang demo beberapa waktu lalu di teluk Jakarta nelayan asli bukan palsu seperti yang dituduhkan Gubernur.

Mereka mengaku tersinggung atas pernyataan Gubernur DKI Jakarta, Ahok, yang menyebut tak ada ikan di Teluk Jakarta.Nelayan membawa peralatan menangkap ikan, termasuk jaring yang di dalamnya terdapat ikan hasil tangkapan.

"Pak Gubernur jangan asal ngomong bilang laut tak ada ikannya. Padahal hasilnya sangat besar buat kami. Hasil laut nggak akan habis sampai ke anak cucu,"kata Iwan, Ketua KNT, di kantor Lembaga Bantuan Hukum (LBH), di Jalan Diponegoro, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (19/4/2016).

Iwan menilai reklamasi yang membuat hasil tangkapan nelayan minim. Sebaliknya, reklamasi justru menguntungkan pengembang."Reklamasi mencemari lautan dan merugikan masyarakat di sekitarnya, terutama nelayan,"ucap Iwan.

Nelayan juga tersinggung atas pernyataan Ahok yang menyebut mereka bukan warga Jakarta. Pernyataan Ahok dikeluarkan menyusul aksi demo dan penyegelan proyek reklamasi Teluk Jakarta beberapa hari sebelumnya.

Mereka memamerkan KTP DKI dan kartu anggota kelompoknelayan yang dikeluarkan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. "Ini bukti kami warga Jakarta, nelayan Jakarta,"tukasnya.

Nelayan juga mendatangi Balaikota DKI, tempat Gubernur Ahok berkantor, sambil membawa peralatan melaut berikut ikan hasil tangkapan. (Arry/Oryza/Mar)